Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DANCESPORT

Y

 

Photo
Photo


Advertisement

SENI dan olahraga adalah kata kunci dari dancesport. Perpaduan gerakan dengan irama musik menjadi intisari cabang olahraga yang kini sedang berkembang pesat di banyak daerah. Tak hanya menunjukkan keterampilan berdansa. Sebagai sebuah cabang olahraga, dancesport juga mengandalkan kekuatan fisik.

 Dikutip dari berbagai sumber, dancesport dikenal lebih dulu secara global sebagai olahraga dansa. Dancesport diakui di Indonesia setelah resmi menjadi cabor pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat. Sebelumnya, dancesport menjadi cabor eksibisi PON 2008 dan batal digelar saat PON 2012 karena menuai polemik.

 Saat itu, keberadaan dancesport masih bernama olahraga dansa mengundang pro dan kontra. Banyak pihak menaruh stigma negatif karena menganggap dansa tidak mencerminkan budaya ketimuran. Salah satunya karena pakaian yang dikenakan terlalu seksi dan gerakan dansa dinilai vulgar.

Advertisement

 Dansa yang kemudian berganti nama menjadi dancesport akhirnya mulai diterima sebagai sebuah olahraga. Katagori yang dipertandingkan di cabor dancespot pun disesuaikan dengan budaya masyarakat Indonesia. Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) yang sebelumnya masih memakai nama dansa pun bermunculan di berbagai daerah.

 Di Jawa Timur, dancesport mulai dipertandingkan di ajang Porprov Jatim 2019 sebagai olahraga eksibisi. Sejak saat itu IODI Kota Mojokerto dibentuk dan rutin mengikuti porprov hingga edisi Porprov Jatim 2023 lalu berhasil meraih 2 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Sementara itu, IODI Kabupaten Mojokerto baru terbentuk tahun lalu dan langsung turun di porprov dengan raihan 1 medali perak dan 1 perunggu.

 Dancesport memiliki sejumlah kategori perlombaan. Di antara yang populer adalah kategori hiphop. Yakni, memiliki katakter gerakan kuat dan energik. Penari hiphop akan menunjukkan koreografi yang selaras dengan ritme musik. Selain itu, masih banyak kategori lain, seperti dansa ballroom, cha-cha, jazz, hingga traditional sport.

Advertisement

 Sebagai olahraga yang berpadu dengan seni tari, tak jarang kompetisi dancesport dihadiri banyak penonton. Sebab dancesport sejatinya juga sebuah petunjukan seni. Apalagi, selain berlenggak-lenggok mengikuti irama musik, kostum dan tata rias atlet juga memiliki daya tarik tersendiri. (adi/ris)

 

Advertisement
Editor : Hendra Junaedi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer