Kamis, 20 Jan 2022
Radar Mojokerto
Home / Sportainment
icon featured
Sportainment

Terjunkan 10 Peselam Junior

30 November 2021, 17: 05: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Terjunkan 10 Peselam Junior

KEJAR TARGET: Peselam junior berlatih serius untuk menghadapi Kejurnas Gubernur Cup di kolam renang kawasan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto akhir pekan kemarin. (benny for jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kejurnas selam Gubernur Cup di Surabaya yang digelar Desember nanti, menjadi momentum pertama 10 peselam junior turun pasca absen akibat pandemi Covid-19. Tak sekadar eksis, turunnya mereka di kejurnas juga dijadikan tolok ukur kemampuan di ajang Porprov tahun depan.

10 atlet tersebut terdiri dari 9 putra dan 1 putri. Di antaranya, Fahreza Difva Billah Pambudi, Galih Andika Anggoro, Muhammad Fairuz, Surya Dwi Septiawan, Surya Sahal Aksanu, Yudistira Bintang, Brilian Pratama, Farrel Tangguh, dan Viona Putri Damasya. Masing-masing akan turun di 37 nomor dan gaya. Mulai 50 meter hingga 400 meter baik gaya bifins, apnea, maupun surface.

Ketua Umum Pengkab POSSI Mojokerto, Benny Pinartoyo menegaskan, keikutsertaan anak asuhnya di kejurnas kali ini bukan sekadar mengejar prestasi. Ia mengaku, untuk bisa merebut peringkat 3 besar di kejurnas kali ini tidak mudah. Selain karena lawan-lawannya yang tangguh, absennya cabor selam di kejuaraan selama dua tahun akibat pandemi juga menjadi faktor beratnya persaingan. ’’Ya kami berharap ada medali yang disumbangkan. Namun dua tahun tidak ada kejuaraan karena PPKM, kami belum bisa diprediksi sejauh mana persaingan dan target medalinya,’’ tegasnya.

Baca juga: Mojosari Borong Juara

Meski begitu, bukan berarti tidak ada target lain yang disematkan kepada 10 peselam. Pihaknya meminta seluruh atlet tetap serius dalam berlaga sesuai spesialisasi nomor dan gaya yang dimiliki.

Keseriusan ini untuk mengejar target masuk dalam daftar kontingen Kabupaten Mojokerto yang akan diterjunkan di Porprov tahun depan. Di mana, atlet diwajibkan memenuhi catatan waktu dan jarak tempuh minimal yang sudah ditetapkan KONI Kabupaten Mojokerto. Catatan waktu dan tempuh kejurnas inilah yang menjadi tolak ukur utama atlet bisa lolos ke babak utama Porprov tahun depan.

Benny mengaku, anak asuhnya sudah berlatih cukup lama untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan. Dan dua bulan terakhir menjadi waktu efektif persiapan menuju kejurnas. ’’Karena KONI memakai sistem Promosi-degradasi (promdeg) atlet, maka dari itu kejurnas kali ini harus bisa melampui catatan waktu dan tempuh yang sudah distandarkan di Porprov,’’ pungkasnya. (far/ron)

(mj/far/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia