Kamis, 20 Jan 2022
Radar Mojokerto
Home / Sportainment
icon featured
Sportainment

Ajang Uji Mental Pebiliar

30 November 2021, 14: 10: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Ajang Uji Mental Pebiliar

SERIUS: Pebiliar Brilian Vadiansyah berlatih di pusat permainan dan hiburan biliar di komplek ruko jalan Majapahit Kota Mojokerto awal November lalu. (bagus majoki for jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Tujuh pebiliar andalan Kota Mojokerto mulai dihadapkan dengan persaingan sengit antaratlet daerah. Kejurda Open Kota Mojokerto 18-19 Desember nanti menjadi ajang yang sangat mendebarkan bagi I Gede Arya dkk dalam membuktikan eksistensinya di level Jatim. Ujian mental menjadi hal yang paling menguras energi bagi ketujuh pebiliar pasca dua tahun absen di ajang tahunan tersebut.

’’Setelah menerima Sertifikat Layak Operasi (SLO) pekan kemarin, kami langsung agendakan menggelar kejurda. Meskipun waktu persiapannya sempit, kami upayakan anak-anak bisa merasakan persaingan dengan pebiliar senior,’’ terang Ketua Umum Pengkot POBSI Mojokerto, Bagus Majoki kemarin.

Bagus mengakui, sebagai tuan rumah, tuntutan bisa merebut gelar juara tak bisa dielakkan bagi tujuh anak asuhnya. Apalagi, mereka juga digadang-gadang sebagai atlet andalan Kota onde-onde yang siap merebut medali emas Porprov tahun depan. Artinya, target merebut juara menjadi harga pastas yang harus mereka bayar.

Baca juga: Wasit Wanita Indonesia Pertama di Olimpiade

Target inilah yang dirasa beban bagi I Gede Arya dkk dalam merealisasikannya. Mengingat kekuatan mereka juga belum bisa diukur sejauh mana. Untuk bisa meringankan beban tersebut, Bagus sudah merancang strategi khusus.

Di antaranya dengan menantang mereka mengenalkan diri sebagai atlet di ruang publik secara langsung. Cara ini dimaksudkan untuk mengukur sekaligus mempertebal mental dan keberanian mereka dalam menghadapi sebuaah tantangan. ’’Kadang kami minta mereka mengenalkan sekaligus meminta dukungan ke warga di sejumlah tempat umum seperti mal atau taman bermain. Tujuannya untuk melihat keberanian mereka, apakah kuat atau tidak,’’ tandas pria yang akrab disapa Bejo ini.

Rencananya, tujuh pebiliar itu akan diterjunkan sesuai spesialisasi nomor dan kelas masing-masing. I Gede Arya, Brilian, Muchamad Ifani, Nurma Ulifatul, Shinta Praditina, Mochamad Taufik, serta Bona dan Rendy diproyeksikan turun mulai dari tunggal putra/putri bola 9 dan 10 serta ganda putra/putri bola 9 dan 10. Mereka akan menghadapi ratusan pebiliar dari berbagai daerah dengan kategori pemula pratama.

Kejurda akan dilangsungkan di pusat permainan biliar di komplek ruko Jalan Majapahit setelah mendapat SLO dari Pemkot Mojokerto. (far/ron)

(mj/far/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia