alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Angkat Berat Kota Target Dua Emas

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Target mendominasi prestasi saat Porprov terus dikejar cabor angkat berat Kota Mojokerto. Raihan minimal dua medali emas kian diupayakan Pengkot Pabersi Mojokerto dengan peningkatan intensitas latihan hingga dua kali lipat. Bahkan target tersebut diklaim bisa bertambah setelah capaian angkatan lifter menunjukkan peningkatan signifikan sebulan terakhir.

Pelatih angkat berat Kota Mojokerto, Nanang Andhiyan mengatakan, target dua emas sejatinya sudah bisa digapai salah satu lifter andalannya, Febriansyah yang turun di nomor 59 kg. Di mana, total capaian beban angkatan pemuda 19 tahun ini sudah lebih dari 450 kilogram dari tiga jenis angkatan, deadlift, squat, dan benchpress. Bahkan, di angkatan deadlift, Febri sudah mampu mengangkat beban hingga 180 kg.

Jumlah tersebut yang dirasa sangat sulit digapai atau disaingi lifter daerah lain di Provinsi Jatim. ’’Target angkatan untuk mendapatkan 2 emas sebenarnya telah tercapai dari kelas 59 kg. Febri sudah menggapai, dan tinggal konsisten untuk terus meningkatkannya,’’ terangnya. Tak hanya itu, Nanang juga berharap medali tambahan baik perak atau perunuggu yang bisa disumbang tiga lifter lain.

Baca Juga :  Cari Tempat Training Center Luar Kota

Khususnya di kelas 93 kg yang diikuti Singgi Pramudya Ananta. Kemampuan Singgi dinilai sudah 80 persen dari target capaian perebuatn medali emas. Pun demikian pula Alferiano dan Dhavva yang difokuskan mampu menembus 4 besar di kelas 66 kg dan 74 kg. ’’Alferiano dan Dhavva ini masuk dalam program jangka panjang untuk Porprov periode tahun 2024 dan 2026 karena usianya masih 15 tahun. Tapi tahun ini kami usahakan dia sudah bisa menggapai medali,’’ tandasnya.

Kendati begitu, Nanang mengaku upaya meningkatkan performa bukannya tanpa kendala. Khususnya soal anggaran operasional latihan yang sampai saat ini belum juga cair. Padahal, masa Training Center (TC) masih menyisakan tiga bulan kedepan. Alhasil, Pengkot Pabersi terpaksa menalangi sementara kebutuhan atlet dengan anggaran pribadi. Khususnya asupan nutrisi dan suplemen yang wajib dipenuhi setiap kali latihan.

Baca Juga :  Dapat Wildcard, Tetap Pantau Pertandingan

Nutrisi dan suplemen wajib dipenuhi mengingat angkat berat mengandalkan energi tenaga lebih besar ketimbang cabor lain. Sehingga asupan kalori dalam tubuh wajib dicukupi agar capaian angkatan terus meningkat. ’’Sebelum dan sesudah latihan, pengurus dan pelatih selalu bergantian memberikan asupan nutrisi seperti ayam agar kebutuhan kalori tercukupi,’’ pungkasnya. (far/fen)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Target mendominasi prestasi saat Porprov terus dikejar cabor angkat berat Kota Mojokerto. Raihan minimal dua medali emas kian diupayakan Pengkot Pabersi Mojokerto dengan peningkatan intensitas latihan hingga dua kali lipat. Bahkan target tersebut diklaim bisa bertambah setelah capaian angkatan lifter menunjukkan peningkatan signifikan sebulan terakhir.

Pelatih angkat berat Kota Mojokerto, Nanang Andhiyan mengatakan, target dua emas sejatinya sudah bisa digapai salah satu lifter andalannya, Febriansyah yang turun di nomor 59 kg. Di mana, total capaian beban angkatan pemuda 19 tahun ini sudah lebih dari 450 kilogram dari tiga jenis angkatan, deadlift, squat, dan benchpress. Bahkan, di angkatan deadlift, Febri sudah mampu mengangkat beban hingga 180 kg.

Jumlah tersebut yang dirasa sangat sulit digapai atau disaingi lifter daerah lain di Provinsi Jatim. ’’Target angkatan untuk mendapatkan 2 emas sebenarnya telah tercapai dari kelas 59 kg. Febri sudah menggapai, dan tinggal konsisten untuk terus meningkatkannya,’’ terangnya. Tak hanya itu, Nanang juga berharap medali tambahan baik perak atau perunuggu yang bisa disumbang tiga lifter lain.

Baca Juga :  Empat Gol Tanpa Balas

Khususnya di kelas 93 kg yang diikuti Singgi Pramudya Ananta. Kemampuan Singgi dinilai sudah 80 persen dari target capaian perebuatn medali emas. Pun demikian pula Alferiano dan Dhavva yang difokuskan mampu menembus 4 besar di kelas 66 kg dan 74 kg. ’’Alferiano dan Dhavva ini masuk dalam program jangka panjang untuk Porprov periode tahun 2024 dan 2026 karena usianya masih 15 tahun. Tapi tahun ini kami usahakan dia sudah bisa menggapai medali,’’ tandasnya.

Kendati begitu, Nanang mengaku upaya meningkatkan performa bukannya tanpa kendala. Khususnya soal anggaran operasional latihan yang sampai saat ini belum juga cair. Padahal, masa Training Center (TC) masih menyisakan tiga bulan kedepan. Alhasil, Pengkot Pabersi terpaksa menalangi sementara kebutuhan atlet dengan anggaran pribadi. Khususnya asupan nutrisi dan suplemen yang wajib dipenuhi setiap kali latihan.

Baca Juga :  Arena Biliar Dibuka Untuk Atlet

Nutrisi dan suplemen wajib dipenuhi mengingat angkat berat mengandalkan energi tenaga lebih besar ketimbang cabor lain. Sehingga asupan kalori dalam tubuh wajib dicukupi agar capaian angkatan terus meningkat. ’’Sebelum dan sesudah latihan, pengurus dan pelatih selalu bergantian memberikan asupan nutrisi seperti ayam agar kebutuhan kalori tercukupi,’’ pungkasnya. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/