25.8 C
Mojokerto
Thursday, February 2, 2023

April, KONI Kabupaten Mojokerto Boyong Atlet Mutasi

Strategi Buru Prestasi di Porprov VIII Jatim

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – KONI Kabupaten Mojokerto tak hanya menerjunkan atlet lokal dalam perburuan prestasi di ajang Porprov VIII Jawa Timur Tahun 2023 nanti. Setidaknya, KONI sudah mengunci lima atlet mutasi asal luar daerah untuk membela Kabupaten Mojokerto di tiga cabor berbeda. Meski proses mutasi rampung Desember lalu, para atlet dari luar daerah tersebut baru bisa diboyong KONI bulan April mendatang.

Ketua KONI Kabupaten Mojokerto Suher Didieanto mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan persiapan agar daerah dengan 18 kecamatan ini bisa optimal memburu prestasi di ajang multievent tingkat Provinsi Jatim nanti. Salah satunya, dengan melakukan mutasi atlet potensial dari luar daerah. Sejauh ini, ada lima atlet mutasi yang proses kepindahannya kelar dilakukan KONI sejak Desember lalu. Lima atlet untuk cabor selam, tinju, dan jujitsu tersebut berasal dari Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat; Surabaya, Jawa Timur; dan Kota Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Baca Juga :  Polda Jatim Sebut Dua pemeran "Kebaya Merah" Telah Buat 92 Video Porno

Meski proses kepindahan rampung dilakukan akhir tahun lalu, para atlet yang memiliki track record prestasi tingkat provinsi tersebut belum bisa bergabung dengan masing-masing cabor. Rencananya, mereka bakal diboyong KONI selepas triwulan pertama tahun 2023. ”Kemungkinan nanti bulan April kami tarik ke sini. Itu setelah mereka ujian, karena status mereka ini masih pelajar semua ya,” ungkapnya. Rata-rata, usia atlet mutasi dari luar daerah tersebut sekitar 16-18 tahun, atau mereka masih duduk di bangku SMA.

Sejak awal Januari lalu, lanjut Suher, para atlet tersebut berlatih rutin dengan masing-masing klub di daerahnya. Meski tak berada di Mojoketo, KONI intens berkoordinasi dengan pelatih masing-masing atlet terkait porsi latihan dan perkembangan kondisinya. Sejauh ini, tiga atlet tinju, satu atlet selam, dan satu atlet jujitsu tersebut diberikan porsi latihan minimal tiga kali sepekan. ”Sementara ini atlet-atlet (mutasi) tersebut latihan bersama pelatih di klub dan daerahnya masing-masing. Mungkin sampai bulan tiga (Maret) saja,” paparnya.

Baca Juga :  Kalah Hoki dengan Tuan Rumah

Selepas diboyong ke Kabupaten Mojokerto April nanti, keberadaan para atlet potensial tersebut diharapkan memberi dampak positif bagi atlet lokal lainnya di cabor yang sama. Khususnya untuk mendongkrak prestasi individu atlet maupun Kabupaten Mojokerto di kancang Porprov VIII Jatim nanti. Nantinya, mereka langsung digembleng dengan sejumlah materi latihan di masing-masing cabor.

”Setelah mereka ujian sekolah di bulan April, langsung kami tarik untuk dikasih program pelatihan dari tim konsultan,” tandas Suher. Hal itu agar atlet asal luar daerah tersebut segera nyetel dengan tim dan pola latihan di masing-masing cabor. Sekaligus mengoptimalkan waktu yang tersisa untuk melakoni program persiapan menjelang Porprov VIII Jatim 2023 yang diprediksi berlangsung tengah tahun nanti. (vad/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/