Rabu, 01 Dec 2021
Radar Mojokerto
Home / Sportainment
icon featured
Sportainment

Debut Perdana, Rebut Emas Kejurnas

24 November 2021, 12: 10: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Debut Perdana, Rebut Emas Kejurnas

USIA DINI: Zahro, pecatur cilik peraih emas kejurnas (winarno for jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Satu lagi atlet Kabupaten Mojokerto mampu berbicara banyak di kejuaraan tingkat nasional. Zahro, pecatur cilik asal Kecamatan Ngoro ini sukses menyabet medali emas kejurnas di Belitung, kemarin.

Bocah 6 tahun ini menjadi yang terbaik di kelas G putri setelah mengalahkan lima lawannya berturut-turut. Bahkan, pencapaian Zahro kali ini mampu direbut tanpa ada pengalaman turun di kejurnas sebelumnya. Alias, performa dan prestasinya kemarin adalah debut sekaligus raihan pertamanya turun di level nasional.

Ketua Pengkab Percasi Mojokerto Winarno mengatakan, potensi dan bakat permainan Zahro terhitung cukup pesat. Betapa tidak, baru bergabung dan menjalani pembinaan di Percasi setahun, Zahro langsung terpilih sebagai atlet Jatim saat mengikuti seleksi 6 November lalu di Kediri. ’’Zahro berangkat ke Kejurnas setelah di seleksi 6 dua pekan lalu juga tamapil sebagai juara di kelas G putri, atau kelas dengan usia paling dini,’’ terangnya.

Baca juga: Duet Gelandang Terbaik

Sejatinya, potensi medali masih bisa ditambah atlet Kabupaten Mojokerto andai saja Triwulan Agustin turut terbang ke Belitung. Akan tetapi, kondisi fisiknya yang masih lemah dan sakit memaksanya harus ditinggal dan absen di ajang tahunan tersebut. Padahal, potensi Triwulan menambah medali cukup besar setelah ia dinyatakan lolos seleksi di kelas C putri.

Termasuk mampu mengalahkan pecatur PON Jatim saat sparing bersama September lalu di Kediri. ’’Sebetulnya ada 2 atlet Kabupaten yang ikut kejurnas. Selain Zahro ada Triwulan, namun tidak bisa berangkat karena sakit. Triwulan sejatinya akan turun di kelompok C putri atau kelompok usia kelahiran tahun 2007,’’ tandasnya.

Keberhasilan Zahro tak lepas dari performa menjanjikan di awal-awal babak yang mampu dominan. Bahkan, di lima kali pertandingan, ia sudah mampu mengalahkan lawan-lawan berat. Seperti dari Jabar, DKI Jakarta, Bali, Jateng, dan tuan rumah sendiri. Sehingga berhak mendapatkan 5 poin. Atas hasil itu, Zahro tak perlu melakoni laga keenam dan ketujuh.

Mengingatnya poinnya yang tak mungkin terkejar oleh pecatur lain. ’’Bisa jadi sejarah bagi Kabupaten Mojokerto. Karena baru kali ini bisa membawa medali emas kejurnas. Semoga di bisa memberikan motivasi bagi kakak-kakaknya untuk bisa menyumbangkan medali di Porprov tahun depan,’’ pungkasnya. (far/fen)

(mj/far/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia