alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Monday, May 23, 2022

Dua Tim Diterjunkan di Kejurda Open

Baru Bentuk, Cabor Arung Jeram Ditarget Naik Podium

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dua bulan terbentuk, dua tim arung jeram Kabupaten Mojokerto sudah dihadapkan pada persaingan sengit di kejuaraan. Kejurda Open yang berlangsung sejak kemarin di Surabaya, menjadi tantangan pertama tim putra U-18 dalam menunjukkan tajinya di level Jawa Timur.

Tim Cobra dan Hantu Sungai ditarget bisa naik podium meski minim pengalaman. Ajang ini sekaligus menambah jam terbang 10 pedayung sebelum diterjunkan di eksebisi Porprov Juni nanti.

Ketua Harian Pengkab FAJI Mojokerto Arif Kustanto mengatakan, target perolehan prestasi yang dibebankan bukan tanpa alasan. Di mana, kualitas skill 10 pedayung selama latihan menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan selama sebulan terakhir. Khususnya di kategori slalom dan sprint yang menuntut 10 pedayung mengayuh dengan kecepatan untuk bisa finis dengan catatan waktu terbaik. ’’Kami tak muluk-muluk. Yang penting bisa naik podium karena tantangan di kejuaraan ini juga berat. Karena animo peserta juga lumayan tinggi, ada yang dari Jawa Barat sampai Sumatra,’’ terangnya.

Baca Juga :  11 Pesilat Berebut Tiket

Arif mengaku, 10 atletnya tergolong atlet kategori pemula. Mereka baru dua bulan menjalani pembinaan mulai dari pengenalan, teknik dasar, hingga diterjunkan dan dikompetisikan di medan sungai yang deras. Meski begitu, kualitas skill mereka tak bisa diremehkan.

Hal ini tak lepas dari kekuatan fisik mereka yang sudah tersedia. Mulai dari postur tubuh dan stamina di atas rata-rata. Nah, kejurda kali ini juga untuk persiapan 10 pedayung agar tampil prima dalam bersaing di Porprov Juni nanti.

Di mana, mereka bisa merasakan betapa sengitnya pertandingan yang dijalani. Dari situ, jam tanding dan pengalaman mereka juga turut bertambah. ’’Saya percaya mereka sudah bisa memetakan kekuatan tim peserta yang lain,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Dua Pesilat Paling Konsisten

10 pedayung terpilih dari hasil seleksi dan rekrutmen Januari lalu. Mereka adalah pelajar tingkat SMA/SMK hasil sosialisasi akhir 2021. Mereka terbagi menjadi dua tim dengan komposisi setiap tim terdiri dari 4 pedayung utama ditambah 1 pedayung cadangan. (far/ron)

Baru Bentuk, Cabor Arung Jeram Ditarget Naik Podium

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dua bulan terbentuk, dua tim arung jeram Kabupaten Mojokerto sudah dihadapkan pada persaingan sengit di kejuaraan. Kejurda Open yang berlangsung sejak kemarin di Surabaya, menjadi tantangan pertama tim putra U-18 dalam menunjukkan tajinya di level Jawa Timur.

Tim Cobra dan Hantu Sungai ditarget bisa naik podium meski minim pengalaman. Ajang ini sekaligus menambah jam terbang 10 pedayung sebelum diterjunkan di eksebisi Porprov Juni nanti.

Ketua Harian Pengkab FAJI Mojokerto Arif Kustanto mengatakan, target perolehan prestasi yang dibebankan bukan tanpa alasan. Di mana, kualitas skill 10 pedayung selama latihan menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan selama sebulan terakhir. Khususnya di kategori slalom dan sprint yang menuntut 10 pedayung mengayuh dengan kecepatan untuk bisa finis dengan catatan waktu terbaik. ’’Kami tak muluk-muluk. Yang penting bisa naik podium karena tantangan di kejuaraan ini juga berat. Karena animo peserta juga lumayan tinggi, ada yang dari Jawa Barat sampai Sumatra,’’ terangnya.

Baca Juga :  11 Pesilat Berebut Tiket

Arif mengaku, 10 atletnya tergolong atlet kategori pemula. Mereka baru dua bulan menjalani pembinaan mulai dari pengenalan, teknik dasar, hingga diterjunkan dan dikompetisikan di medan sungai yang deras. Meski begitu, kualitas skill mereka tak bisa diremehkan.

Hal ini tak lepas dari kekuatan fisik mereka yang sudah tersedia. Mulai dari postur tubuh dan stamina di atas rata-rata. Nah, kejurda kali ini juga untuk persiapan 10 pedayung agar tampil prima dalam bersaing di Porprov Juni nanti.

- Advertisement -

Di mana, mereka bisa merasakan betapa sengitnya pertandingan yang dijalani. Dari situ, jam tanding dan pengalaman mereka juga turut bertambah. ’’Saya percaya mereka sudah bisa memetakan kekuatan tim peserta yang lain,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Tetap Diminta Pantau Pertandingan

10 pedayung terpilih dari hasil seleksi dan rekrutmen Januari lalu. Mereka adalah pelajar tingkat SMA/SMK hasil sosialisasi akhir 2021. Mereka terbagi menjadi dua tim dengan komposisi setiap tim terdiri dari 4 pedayung utama ditambah 1 pedayung cadangan. (far/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/