alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Sunday, July 3, 2022

Turunkan Intensitas Turnamen

12 Atlet Catur Jelang Turun di Porprov

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebulan jelang turun di porprov, cabor catur Kabupaten Mojokerto justru menurunkan intensitas pertandingan bagi 12 atletnya. Uji coba dan open turnamen yang biasa digelar setiap bulan tak lagi dijadwalkan rutin setiap akhir pekan. Selain untuk menjaga mental tanding, penurunan ini juga untuk menjaga ritme permainan agar tak mudah dibaca lawan.

Ketua Umum Pengkab Percasi Mojokerto, Winarno mengatakan, penurunan intensitas pertandingan disebabkan minimnya kejuaraan yang digelar di level Jatim. Beberapa turnamen yang sempat dijadwalkan berlangsung Mei lalu, justru dicancel dengan beberapa alasan. Penundaan ini pun turut berdampak pada program training center (TC) yang harus dirombak hingga beberapa kali. Sehingga turut mempengaruhi stabilitas mental dan kualitas permainan 12 pecatur putra/putrinya.

Baca Juga :  Tak Ditanggapi, POBSI Bakal Ajukan Banding

’’Ya, sementara yang ada di bulan Mei ini hanya di Lamongan. Untuk yang di Kediri, akhir pekan kemarin ditunda oleh panitia pelaksanaan. Akhirnya kami memutuskan lebih baik tidak banyak ikut turnamen agar mental main anak-anak stabil,’’ ujarnya.

Tak hanya open turnamen. Winarno juga tidak banyak menggelar atau mengikuti latih tanding dengan daerah lain. Tujuannya, tak lain untuk menjaga ritme dan cara bermain anak asuhnya agar tidak mudah dibaca lawan.

Sehingga, saat turun di porprov nanti, Triwulan Agustin dkk bisa dengan leluasa dan tenang bermain untuk mengalahkan setiap lawannya. ’’Kami juga tidak ada agenda sparring sesama tim yang lolos porprov. Takutnya saat opening nanti langkah-langkah kami mudah dipelajari lawan,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Cabor Arung Jeram di Laga Eksebisi Porprov Patok Tiga Emas

Meski demikian, Winarno tetap memberikan pressure kepada anak asuhnya dengan tetap bertanding dengan lawan nonatlet porprov. Salah satunya dengan menggelar sirkuit internal yang digelar setiap akhir pekan.

Sirkuit ini diikuti pecatur senior yang tersebar di 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto. ’’Untuk sirkuit, tetap rutin setiap minggu. Kami undang pecatur-pecatur terbaik yang ada di kota dan kabupaten Mojokerto, khususnya senior yang sudah punya nama,’’ pungkasnya. (far/ron)

12 Atlet Catur Jelang Turun di Porprov

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebulan jelang turun di porprov, cabor catur Kabupaten Mojokerto justru menurunkan intensitas pertandingan bagi 12 atletnya. Uji coba dan open turnamen yang biasa digelar setiap bulan tak lagi dijadwalkan rutin setiap akhir pekan. Selain untuk menjaga mental tanding, penurunan ini juga untuk menjaga ritme permainan agar tak mudah dibaca lawan.

Ketua Umum Pengkab Percasi Mojokerto, Winarno mengatakan, penurunan intensitas pertandingan disebabkan minimnya kejuaraan yang digelar di level Jatim. Beberapa turnamen yang sempat dijadwalkan berlangsung Mei lalu, justru dicancel dengan beberapa alasan. Penundaan ini pun turut berdampak pada program training center (TC) yang harus dirombak hingga beberapa kali. Sehingga turut mempengaruhi stabilitas mental dan kualitas permainan 12 pecatur putra/putrinya.

Baca Juga :  Sempurnakan Skill 12 Pecatur

’’Ya, sementara yang ada di bulan Mei ini hanya di Lamongan. Untuk yang di Kediri, akhir pekan kemarin ditunda oleh panitia pelaksanaan. Akhirnya kami memutuskan lebih baik tidak banyak ikut turnamen agar mental main anak-anak stabil,’’ ujarnya.

Tak hanya open turnamen. Winarno juga tidak banyak menggelar atau mengikuti latih tanding dengan daerah lain. Tujuannya, tak lain untuk menjaga ritme dan cara bermain anak asuhnya agar tidak mudah dibaca lawan.

Sehingga, saat turun di porprov nanti, Triwulan Agustin dkk bisa dengan leluasa dan tenang bermain untuk mengalahkan setiap lawannya. ’’Kami juga tidak ada agenda sparring sesama tim yang lolos porprov. Takutnya saat opening nanti langkah-langkah kami mudah dipelajari lawan,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Jelang Porprov, Durasi Latihan Pecatur Kabupaten Mojokerto Digenjot
- Advertisement -

Meski demikian, Winarno tetap memberikan pressure kepada anak asuhnya dengan tetap bertanding dengan lawan nonatlet porprov. Salah satunya dengan menggelar sirkuit internal yang digelar setiap akhir pekan.

Sirkuit ini diikuti pecatur senior yang tersebar di 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto. ’’Untuk sirkuit, tetap rutin setiap minggu. Kami undang pecatur-pecatur terbaik yang ada di kota dan kabupaten Mojokerto, khususnya senior yang sudah punya nama,’’ pungkasnya. (far/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Stok Darah PMI Menipis

Sentuh 95 Persen, Warga Terima Kompor Gas

Kejar Sisa Program Training Center

Artikel Terbaru

/