alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Saturday, June 25, 2022

Atlet Judo Intensifkan Latih Tanding

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Jam terbang masih menjadi persoalan serius cabor judo Kabupaten Mojokerto dalam persiapannya menuju Porprov Juni nanti. Waktu kurang sebulan terus diburu Pengkab PJSI Mojokerto dengan menjalin latih tanding dengan daerah lain. Termasuk dengan SMANOR Sidoarjo sebagai tempat pelatihan atlet paling efektif di Jatim.

Sparing tersebut yang kian diintensifkan demi menambah jam tanding sebelum bertarung di sengitnya persaingan antar atlet daerah se-Jatim nanti. Ketua Umum Pengkab PJSI Mojokerto, Kurniawan mengatakan, sparing dengan SMANOR menjadi pilihan paling jitu di tengah sempitnya waktu persiapan. Pilihan sekolah khusus atlet tersebut juga tak lepas dari banyaknya atlet yang berlatih di sana.

Baca Juga :  Rintis Dojo Baru Saat Pandemi

Bahkan, sparing tidak hanya diikuti siswa, tapi juga diikuti beberapa atlet porprov dari daerah lain seperti Sidoarjo, Madiun dan Ponorogo. ’’Selain siswa SMANOR, juga ada atlet daerah lain yakni Ponorogo, Sidoarjo, Madiun. Karena di sana memang tempat pelatihan Judo terbaik di Jatim,’’ tandasnya.

Dalam uji tandingnya, 13 pejudo tidak hanya ditarungkan satu sama lain. Tapi juga dievaluasi langsung oleh tim pelatih, baik kelebihan dan kekurangannya. Evaluasi ini menjadi nilai plus mengingat di Mojokerto tidak banyak tersedia pelatih berkualitas dengan lisensi tinggi. ’’Kami langsung dievaluasi dan dinilai permainannya. Kami jadi punya banyak referensi bagaimana bertanding yang efektif,’’ ujarnya.

Tim judo Kabupaten Mojokerto sendiri akan memberangkatkan 13 pejudo dengan 7 putra dan 6 putri. Mereka akan turun di tiga kelas berbeda, mulai dari fighter, seni nage no kata dan Juno kata. (far/ron)

Baca Juga :  Futsal Putri Kota Dibantai Sidoarjo

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Jam terbang masih menjadi persoalan serius cabor judo Kabupaten Mojokerto dalam persiapannya menuju Porprov Juni nanti. Waktu kurang sebulan terus diburu Pengkab PJSI Mojokerto dengan menjalin latih tanding dengan daerah lain. Termasuk dengan SMANOR Sidoarjo sebagai tempat pelatihan atlet paling efektif di Jatim.

Sparing tersebut yang kian diintensifkan demi menambah jam tanding sebelum bertarung di sengitnya persaingan antar atlet daerah se-Jatim nanti. Ketua Umum Pengkab PJSI Mojokerto, Kurniawan mengatakan, sparing dengan SMANOR menjadi pilihan paling jitu di tengah sempitnya waktu persiapan. Pilihan sekolah khusus atlet tersebut juga tak lepas dari banyaknya atlet yang berlatih di sana.

Baca Juga :  KONI Imbau Cabor Berangkat Lebih Awal

Bahkan, sparing tidak hanya diikuti siswa, tapi juga diikuti beberapa atlet porprov dari daerah lain seperti Sidoarjo, Madiun dan Ponorogo. ’’Selain siswa SMANOR, juga ada atlet daerah lain yakni Ponorogo, Sidoarjo, Madiun. Karena di sana memang tempat pelatihan Judo terbaik di Jatim,’’ tandasnya.

Dalam uji tandingnya, 13 pejudo tidak hanya ditarungkan satu sama lain. Tapi juga dievaluasi langsung oleh tim pelatih, baik kelebihan dan kekurangannya. Evaluasi ini menjadi nilai plus mengingat di Mojokerto tidak banyak tersedia pelatih berkualitas dengan lisensi tinggi. ’’Kami langsung dievaluasi dan dinilai permainannya. Kami jadi punya banyak referensi bagaimana bertanding yang efektif,’’ ujarnya.

Tim judo Kabupaten Mojokerto sendiri akan memberangkatkan 13 pejudo dengan 7 putra dan 6 putri. Mereka akan turun di tiga kelas berbeda, mulai dari fighter, seni nage no kata dan Juno kata. (far/ron)

Baca Juga :  Misi Amankan Tiket Semifinal

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/