alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Jelang Praporprov, Benahi Sektor Pertahanan

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Cabor futsal Kota Mojokerto mulai bersiap diri menghadapi sengitnya persaingan praporprov yang dimulai Sabtu (19/3) besok di Sidoarjo. Melawan Lamongan di laga pertama, anak asuh Rizal Afrianto dan M. Iksan ini dituntut mampu memberikan pressure tinggi demi membuka peluang lolos ke babak utama Porprov.

Selain serangan sporadis, pertahanan yang kokoh juga menjadi kunci utama kemenangan. Bahkan, tiga hari waktu persiapan tersisa kedepan terus dimanfaatkan tim dengan memperbaiki sistem defensif agar tidak banyak kebobolan. Perbaikan ini sebagai evaluasi terakhir sebelum mereka bertolak menyambut tensi tinggi persaingan grup B.

Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFKOT) Mojokerto, Cornelius Candra menegaskan, secara umum kualitas permainan timnya sudah maksimal. Setahun lebih waktu persiapan tim dinilai sudah cukup efektif dalam menyempurnakan kualitas permainan. Bahkan, dari uji coba terakhir melawan klub lokal, FS Gajahmada, tim putra yang diisi 12 pemain mampu dominan hingga memenangi laga dengan skor telak 10-6. ’’Uji coba terakhir melawan tim Runner up Liga Futsal Kota Mojokerto, akhir pekan kemarin, kami bisa menang dengan hasil akhir 10-6,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Jombang Tantangan Terakhir Tim Sepak Bola Porprov

Meski begitu, hasil tersebut masih memunculkan koreksi kecil dari tim pelatih. Khususnya di sektor pertahanan yang masih cukup lemah dari segi transisi, khususnya dari menyerang ke bertahan.

Di mana, tim lawan masih sering leluasa membobol gawang anak asuh Rizal Afrianto dan M. Iksan tersebut. Nah, perbaikan inilah yang terus dikebut di tiga hari waktu persiapan tersisa. ’’Evaluasi akhir di sektor pertahanan, karena produktivitas gol belum diimbangi dengan rapatnya sektor pertahanan,’’ tandasnya.

Meski demikian, Candra mengaku cukup optimis anak asuhnya mampu berbicara banyak di babak kualifikasi nanti. Target lolos menjadi harga mati yang harus diwujudkan tim putra selama bertarung di persaingan grup B.

Baca Juga :  Dua Tim Diterjunkan di Kejurda Open

Artinya, menjadi juara grup atau runner up harus diwujudkan dengan pundi-pundi poin yang didapat selama lima pertandingan yang dijalani. ’’Peluang lolos masih terbuka, akan diambil 11 tim untuk menemani 5 tim wildcard. Meskipun kami tim debutan, namun kami yakin bisa menjadi kejutan di praporprov nanti,’’ pungkasnya. (far/fen)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Cabor futsal Kota Mojokerto mulai bersiap diri menghadapi sengitnya persaingan praporprov yang dimulai Sabtu (19/3) besok di Sidoarjo. Melawan Lamongan di laga pertama, anak asuh Rizal Afrianto dan M. Iksan ini dituntut mampu memberikan pressure tinggi demi membuka peluang lolos ke babak utama Porprov.

Selain serangan sporadis, pertahanan yang kokoh juga menjadi kunci utama kemenangan. Bahkan, tiga hari waktu persiapan tersisa kedepan terus dimanfaatkan tim dengan memperbaiki sistem defensif agar tidak banyak kebobolan. Perbaikan ini sebagai evaluasi terakhir sebelum mereka bertolak menyambut tensi tinggi persaingan grup B.

Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFKOT) Mojokerto, Cornelius Candra menegaskan, secara umum kualitas permainan timnya sudah maksimal. Setahun lebih waktu persiapan tim dinilai sudah cukup efektif dalam menyempurnakan kualitas permainan. Bahkan, dari uji coba terakhir melawan klub lokal, FS Gajahmada, tim putra yang diisi 12 pemain mampu dominan hingga memenangi laga dengan skor telak 10-6. ’’Uji coba terakhir melawan tim Runner up Liga Futsal Kota Mojokerto, akhir pekan kemarin, kami bisa menang dengan hasil akhir 10-6,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Biar Irit, Usahakan Main di Kandang

Meski begitu, hasil tersebut masih memunculkan koreksi kecil dari tim pelatih. Khususnya di sektor pertahanan yang masih cukup lemah dari segi transisi, khususnya dari menyerang ke bertahan.

Di mana, tim lawan masih sering leluasa membobol gawang anak asuh Rizal Afrianto dan M. Iksan tersebut. Nah, perbaikan inilah yang terus dikebut di tiga hari waktu persiapan tersisa. ’’Evaluasi akhir di sektor pertahanan, karena produktivitas gol belum diimbangi dengan rapatnya sektor pertahanan,’’ tandasnya.

Meski demikian, Candra mengaku cukup optimis anak asuhnya mampu berbicara banyak di babak kualifikasi nanti. Target lolos menjadi harga mati yang harus diwujudkan tim putra selama bertarung di persaingan grup B.

Baca Juga :  Askab PSSI Hanya Rekomendasi Tujuh Pemain
- Advertisement -

Artinya, menjadi juara grup atau runner up harus diwujudkan dengan pundi-pundi poin yang didapat selama lima pertandingan yang dijalani. ’’Peluang lolos masih terbuka, akan diambil 11 tim untuk menemani 5 tim wildcard. Meskipun kami tim debutan, namun kami yakin bisa menjadi kejutan di praporprov nanti,’’ pungkasnya. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/