alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Awal Mei Ditarget Tuntas

Penentuan Komposisi Kontingen Porprov

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Meski telah menjaring ratusan atlet potensial, KONI Kabupaten Mojokerto masih membuka kran seleksi untuk mengisi komposisi kontingen Porprov Juni nanti. Awal Mei menjadi tenggat akhir proses penjaringan atlet yang siap berlaga di ajang empat tahunan tersebut.

Ketua umum KONI Kabupaten Mojokerto, Suher Didieanto mengatakan, meski KONI sudah memberi kuota atlet setiap cabor, namun proses seleksi masih terus berjalan. Monitoring dan evaluasi (monev) oleh KONI di 25 cabor tak akan berhenti hingga berlangsungnya pertandingan Porprov Juni nanti. Bahkan, monev semakin rutin digelar KONI agar 173 atlet yang sudah terjaring semakin giat menempa diri.

Sehingga kualitasnya semakin meningkat dan tidak tercoret dari komposisi TC di masing-masing cabor. ’’Sekarang ini sudah ada 173 atlet dari 25 cabor yang sudah kami data. Kuota ini masih berpeluang bertambah dan berkurang sesuai dengan kebutuhan. Karena proses TC juga kami berjalan terus sampai nanti Porprov bergulir Juni 2022,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Di Atas Kertas Pasti Lolos

Suher menegaskan, penentuan awal Mei sebagai penetapan akhir komposisi kontingen juga tak lepas dari babak praporprov yang masih dijalani sejumlah cabor. Di mana, terdapat lima cabor yang tengah berjuang sengit untuk bisa masuk di persaingan babak utama Porprov selama Maret hingga Mei nanti. Mulai dari sepak bola, voli, futsal, basket, dan silat. Jika semua cabor atau salah satu dari lima ada yang lolos, bisa dipastikan komposisi kontingen akan bertambah.

Akan tetapi, tidak menutup potensi pengurangan jika lima cabor tidak lolos semua dan 173 atlet dari 25 cabor terjadi penurunan kualitas skill. KONI siap mencoret atlet jika memang dirasa tidak siap bersaing. ’’Yang pasti komposisinya berubah. Kalaupun memang capaian prestasinya dirasa kurang bersaing, kami tidak akan memberangkatkan,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Intensitas Latihan Pecatur Ditambah

KONI sendiri sudah memasang target adanya perbaikan prestasi di Porprov yang digelar kali ketujuh tersebut. Yakni, tembus di peringkat 20 besar menjadi harapan yang harus siap diwujudkan.

Target tersebut cukup realistis jika melihat perkembangan TC setahun terakhir. Karena terdapat beberapa cabor dan atlet potensial yang siap menyumbangkan medali, dengan asumsi minimal meraih lima emas dan beberapa medali lainnya. ’’Pandangan umum sementara, ada lima cabor yang minimal bisa merebut satu medali emas,’’ pungkasnya. (far/ron)

Penentuan Komposisi Kontingen Porprov

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Meski telah menjaring ratusan atlet potensial, KONI Kabupaten Mojokerto masih membuka kran seleksi untuk mengisi komposisi kontingen Porprov Juni nanti. Awal Mei menjadi tenggat akhir proses penjaringan atlet yang siap berlaga di ajang empat tahunan tersebut.

Ketua umum KONI Kabupaten Mojokerto, Suher Didieanto mengatakan, meski KONI sudah memberi kuota atlet setiap cabor, namun proses seleksi masih terus berjalan. Monitoring dan evaluasi (monev) oleh KONI di 25 cabor tak akan berhenti hingga berlangsungnya pertandingan Porprov Juni nanti. Bahkan, monev semakin rutin digelar KONI agar 173 atlet yang sudah terjaring semakin giat menempa diri.

Sehingga kualitasnya semakin meningkat dan tidak tercoret dari komposisi TC di masing-masing cabor. ’’Sekarang ini sudah ada 173 atlet dari 25 cabor yang sudah kami data. Kuota ini masih berpeluang bertambah dan berkurang sesuai dengan kebutuhan. Karena proses TC juga kami berjalan terus sampai nanti Porprov bergulir Juni 2022,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Perubahan Periodisasi Porprov Berimbas pada Pola Regenerasi Atlet

Suher menegaskan, penentuan awal Mei sebagai penetapan akhir komposisi kontingen juga tak lepas dari babak praporprov yang masih dijalani sejumlah cabor. Di mana, terdapat lima cabor yang tengah berjuang sengit untuk bisa masuk di persaingan babak utama Porprov selama Maret hingga Mei nanti. Mulai dari sepak bola, voli, futsal, basket, dan silat. Jika semua cabor atau salah satu dari lima ada yang lolos, bisa dipastikan komposisi kontingen akan bertambah.

Akan tetapi, tidak menutup potensi pengurangan jika lima cabor tidak lolos semua dan 173 atlet dari 25 cabor terjadi penurunan kualitas skill. KONI siap mencoret atlet jika memang dirasa tidak siap bersaing. ’’Yang pasti komposisinya berubah. Kalaupun memang capaian prestasinya dirasa kurang bersaing, kami tidak akan memberangkatkan,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Turunkan Intensitas Turnamen
- Advertisement -

KONI sendiri sudah memasang target adanya perbaikan prestasi di Porprov yang digelar kali ketujuh tersebut. Yakni, tembus di peringkat 20 besar menjadi harapan yang harus siap diwujudkan.

Target tersebut cukup realistis jika melihat perkembangan TC setahun terakhir. Karena terdapat beberapa cabor dan atlet potensial yang siap menyumbangkan medali, dengan asumsi minimal meraih lima emas dan beberapa medali lainnya. ’’Pandangan umum sementara, ada lima cabor yang minimal bisa merebut satu medali emas,’’ pungkasnya. (far/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/