Kamis, 20 Jan 2022
Radar Mojokerto
Home / Sportainment
icon featured
Sportainment

Ngotot Bergulir Meski Minim Peserta

Kompetisi Perdana Futsal Antarklub Kota

15 Oktober 2021, 06: 05: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Ngotot Bergulir Meski Minim Peserta

SEDIKIT: Para Pemain futsal junior saat mengikuti seleksi tim Porprov Kota Mojokerto di lapangan futsal Indoor Benteng Pancasila, Januari lalu. (Mukid for jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Tertunda dua bulan akibat pandemi Covid-19, Asosiasi Futsal Kota (AFKOT) Mojokerto kembali menggaungkan kompetisi futsal antarklub sebagai event paling bergengsi tahun ini. Meski jumlah pesertanya minim, AFKOT bersikukuh menggelar ajang perdananya itu mulai 24 Oktober mendatang.

Selain untuk mengejar waktu persiapan kompetisi tingkat provinsi, ajang tersebut juga untuk pilot project program pembinaan rutin yang akan diputar setiap musim nantinya. Ketua AFKOT Mojokerto, Cornelius Candra mengakui, kompetisi pertama ini hanya akan diikuti empat klub.

Mereka sudah terdaftar resmi dan berbadan hukum layaknya wadah pembinaan pemain futsal profesional. Milanisti Mojokerto, FS Gajahmada, Yuriko Indonesia dan Bintang Majapahit masuk dalam daftar resmi anggota internal AFKOT yang mewadahi pembinaan pemain terukur selama setahun terakhir.

Baca juga: Puluhan Door Prize Siap Diundi

’’Karena ini adalah agenda rutin dan wajib, jadi harus diputar secepatnya. tinggal diatur saja kualitas kompetisinya,’’ tegasnya. Diakui Candra, keberadaan empat tim memang tidak ideal untuk memutar kompetisi. Akan tetapi, keterbatasan itu tetap bisa diatasi dengan beberapa cara. Bahkan, kualitas persaingan bisa berjalan kompetitif.

Salah satu dengan menambah pertandingan menjadi dua putaran atau series yang dibagi dalam tiga pekan berturut-turut. Sehingga, nantinya setiap tim bakal menjalani 6 dari 12 laga yang sudah terjadwal. Candra juga menegaskan, kompetisi tersebut bisa dijadikan percontohan untuk kompetisi di musim-musim berikutnya.

Hal ini tak lepas dari tuntutan AFKOT dalam menggulirkan kompetisi secara terukur dengan sistem dan regulasi yang sudah ditentukan Federasi Futsal Indonesia (FFI). Sehingga dengan kompetisi tersebut diharapkan nantinya bisa muncul bibit-bibit pemain berkualitas.

’’Ke depan semua kompetisi resmi AFKOT maupun open turnament kami arahkan memakai regulasi futsal Indonesia. Karena pemain yang berkualitas lahir dari kompetisi yang sehat. Wasitnya juga wajib berlisensi. Kami ingin ajang ini sebagai percontohan ke depannya,’’ tegasnya.

Candra juga menegaskan, pemenang di kompetisi antarklub ini nanti akan otomatis mewakili Kota Mojokerto di turnamen yang lebih tinggi lagi, yakni Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Cup Jawa Timur. Hanya saja, ajang tersebut belum bisa diprediksi bisa digulirkan sesuai rencana atau tidak.

Mengingat AFKOT juga belum mendapat konformasi resmi jadwal pelaksanaan dari AFP Jatim. ’’Awalnya diputar pada bulan Desember, tapi sampai saat ini belum ada info lanjutan. Kami akan berangkatkan tim yang menjadi juara liga antarklub AFKOT ini nanti,’’ pungkasnya. (far/fen)

(mj/far/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia