alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Sunday, June 26, 2022

Arhan Sebut Timnas Indonesia Harus Tampil Tajam Kontra Nepal

JAKARTA – Bek kiri tim nasional Indonesia Pratama Arhan mengatakan bahwa dia dan rekan-rekannya harus tampil tajam saat berhadapan kontra Nepal pada laga penutup Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad, Kuwait, Rabu (15/6) dini hari WIB.

“Kami mesti memperbaiki ‘finishing’ dan tampil lebih matang agar bisa mencetak gol,” ujar Arhan, dikutip dari kanal Youtube PSSI TV di Jakarta, Selasa.

Menurut pesepak bola berusia 20 tahun itu, skuad “Garuda” belum bermain efektif pada dua laga Grup A, di mana mereka baru melesakkan dua gol pada dua pertandingan.

Situasi tersebut diharapkannya tak terulang saat bersua Nepal, karena Indonesia membutuhkan kemenangan demi lolos ke Piala Asia 2023.

Akan tetapi, timnas Indonesia tidak dapat pula terlalu fokus dalam menyerang lantaran Nepal dianggap Arhan mempunyai serangan balik yang berbahaya.

Baca Juga :  Lolos Piala Asia, Timnas Indonesia Langsung Diguyur Bonus Rp 2 Miliar

“Kami harus mewaspadai serangan balik Nepal. Mereka juga memiliki ‘compact defense’ yang bagus. Permainan mereka cukup baik,” tutur pemain klub Liga 2 Jepang, Tokyo Verdy itu.

Timnas Indonesia saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi tiga poin dari dua laga dengan selisih gol nol.

Di puncak klasemen ada Yordania dengan enam poin dari dua laga (selisih gol tiga), sementara Kuwait bertengger di peringkat ketiga karena kalah “head to head” dari Indonesia meski juga mempunyai tiga poin dari dua laga (selisih gol dua). Adapun Nepal berada di peringkat keempat atau juru kunci.

Dengan catatan menang atas Nepal, secara “head to head” Indonesia berpeluang ke Piala Asia 2023 sebagai juara grup andai Kuwait menang dengan skor 1-0 atas Yordania pada laga Selasa (14/6) malam.

Baca Juga :  Hemat Energi dengan Banyak Istirahat, Kedatangan Atlet Handball di Jember

Namun, skuad “Garuda” bisa gagal ke turnamen tersebut jika Kuwait menang dengan jarak satu gol dari Yordania yang juga melesakkan gol, misalnya dengan skor 2-1, 3-2 dan seterusnya.

Skenario lain, kalau Kuwait menundukkan Yordania dengan jarak dua gol, Indonesia mengisi posisi kedua Grup A dan akan bertarung untuk lima peringkat kedua terbaik yang berhak ke Piala Asia 2023.

Posisi kedua Grup A juga akan diraih Indonesia kalau mengalahkan Nepal dan Yordania menang atau seri kontra Kuwait.

Andai mengandaskan Nepal dan mengisi posisi kedua Grup A, Indonesia yang berpoin enam di grup otomatis akan mengambil alih posisi Filipina, yang sudah menuntaskan tiga laga di Grup B dan meraup empat poin dengan selisih gol minus 3 (-3), di peringkat kelima “runner up” terbaik sebagai slot terakhir untuk melaju ke Piala Asia 2023. (*)

JAKARTA – Bek kiri tim nasional Indonesia Pratama Arhan mengatakan bahwa dia dan rekan-rekannya harus tampil tajam saat berhadapan kontra Nepal pada laga penutup Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad, Kuwait, Rabu (15/6) dini hari WIB.

“Kami mesti memperbaiki ‘finishing’ dan tampil lebih matang agar bisa mencetak gol,” ujar Arhan, dikutip dari kanal Youtube PSSI TV di Jakarta, Selasa.

Menurut pesepak bola berusia 20 tahun itu, skuad “Garuda” belum bermain efektif pada dua laga Grup A, di mana mereka baru melesakkan dua gol pada dua pertandingan.

Situasi tersebut diharapkannya tak terulang saat bersua Nepal, karena Indonesia membutuhkan kemenangan demi lolos ke Piala Asia 2023.

Akan tetapi, timnas Indonesia tidak dapat pula terlalu fokus dalam menyerang lantaran Nepal dianggap Arhan mempunyai serangan balik yang berbahaya.

Baca Juga :  Tetap Diminta Pantau Pertandingan

“Kami harus mewaspadai serangan balik Nepal. Mereka juga memiliki ‘compact defense’ yang bagus. Permainan mereka cukup baik,” tutur pemain klub Liga 2 Jepang, Tokyo Verdy itu.

- Advertisement -

Timnas Indonesia saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi tiga poin dari dua laga dengan selisih gol nol.

Di puncak klasemen ada Yordania dengan enam poin dari dua laga (selisih gol tiga), sementara Kuwait bertengger di peringkat ketiga karena kalah “head to head” dari Indonesia meski juga mempunyai tiga poin dari dua laga (selisih gol dua). Adapun Nepal berada di peringkat keempat atau juru kunci.

Dengan catatan menang atas Nepal, secara “head to head” Indonesia berpeluang ke Piala Asia 2023 sebagai juara grup andai Kuwait menang dengan skor 1-0 atas Yordania pada laga Selasa (14/6) malam.

Baca Juga :  Di Atas Kertas Pasti Lolos

Namun, skuad “Garuda” bisa gagal ke turnamen tersebut jika Kuwait menang dengan jarak satu gol dari Yordania yang juga melesakkan gol, misalnya dengan skor 2-1, 3-2 dan seterusnya.

Skenario lain, kalau Kuwait menundukkan Yordania dengan jarak dua gol, Indonesia mengisi posisi kedua Grup A dan akan bertarung untuk lima peringkat kedua terbaik yang berhak ke Piala Asia 2023.

Posisi kedua Grup A juga akan diraih Indonesia kalau mengalahkan Nepal dan Yordania menang atau seri kontra Kuwait.

Andai mengandaskan Nepal dan mengisi posisi kedua Grup A, Indonesia yang berpoin enam di grup otomatis akan mengambil alih posisi Filipina, yang sudah menuntaskan tiga laga di Grup B dan meraup empat poin dengan selisih gol minus 3 (-3), di peringkat kelima “runner up” terbaik sebagai slot terakhir untuk melaju ke Piala Asia 2023. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Rusunawa Urung Dihuni

Remaja Mentikan Tewas Tenggelam

Artikel Terbaru


/