alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Siapkan Dua Turnamen

Pengkab Percasi Ukur Kemampuan 12 Pecatur Junior

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sepekan latihan aktif kembali, 12 pecatur Kabupaten Mojokerto langsung diuji di dua kejuaraan. Yakni open turnamen di Kediri dan turnamen bebas dengan club BBC Sidoarjo yang dimulai akhir pekan ini hingga pekan depan. Dua ajang ini untuk mengukur kemampuan 12 pecatur junior mereka sebelum turun di Porprov yang kurang sebulan lagi.

’’Tanggal 14 Mei kami ikut turnamen di Kediri, sementara tanggal 21 Mei kami sparing dan turnamen persahabatan dengan klub senior BBC dari Sidoarjo. Kami ingin anak-anak harus siap secara skill maupun mental di sisa waktu sebelum ,’’ ujar Ketua Umum Pengkab Percasi Mojokerto, Winarno kemarin.

Dalam uji coba nanti, Winarno memang tidak mematok target juara. Sebab, 12 pecatur diyakini sudah mampu membuktikan dominasinya tanpa harus dituntut dengan perolehan prestasi.

Baca Juga :  Dicoret karena Minim Prestasi

Ia hanya ingin menegaskan kepada 6 pecatur putra dan putri agar lebih siap bertanding dalam situasi dan kondisi apa pun. Termasuk dalam jadwal bertanding yang padat. Penegasan ini agar mereka bisa mengatur ritme dan mental tandingnya, khususnya saat bertarung di Porprov nanti. ’’Kejuaraan ini untuk menguji mereka apakah bisa beradaptasi dengan jadwal padat atau tidak. Sebab, di porprov nanti jadwalnya sangat sempit dan padat,’’ imbuhnya.

Selain dua kejuaraan, Pengkab Percasi juga mengaktifkan sirkuit sebagai ajang rutin di lingkup Kabupaten Mojokerto. 12 pecatur juga diminta aktif bersaing dengan pecatur-pecatur senior. Bahkan, intensitas turnamen internal ini diperbanyak. Dari yang semula sebulan sekali, menjadi sepekan sekali atau setiap akhir pekan.

Baca Juga :  Kalah Hoki dengan Tuan Rumah

Penambahan kali ini diakui Winarno agar performa 12 pecatur bisa meningkat tajam selama sisa sebulan waktu persiapan menuju Porprov. ’’Karena atlet butuh kecepatan berpikir. Dengan sirkuit diperbanyak, maka skill-nya juga semakin meningkat,’’ imbuhnya.

Sebelumnya, intensitas TC sempat diturunkan selama Ramadan. Dari tiga kali sepekan, menjadi hanya dua kali. Meski turun, namun latihan berjalan secara normal dengan metode door to door ke rumah atlet. Tujuannya agar chemistry antarpecatur bisa lebih dekat. Khususnya pecatur yang disiapkan di kelas beregu putra dan putri. ’’Selama puasa, tetap latihan biasa disambung dengan buka bersama setiap hari sabtu dan minggu dengan door to door ke rumah atlet,’’ pungkasnya. (far/ron)

Pengkab Percasi Ukur Kemampuan 12 Pecatur Junior

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sepekan latihan aktif kembali, 12 pecatur Kabupaten Mojokerto langsung diuji di dua kejuaraan. Yakni open turnamen di Kediri dan turnamen bebas dengan club BBC Sidoarjo yang dimulai akhir pekan ini hingga pekan depan. Dua ajang ini untuk mengukur kemampuan 12 pecatur junior mereka sebelum turun di Porprov yang kurang sebulan lagi.

’’Tanggal 14 Mei kami ikut turnamen di Kediri, sementara tanggal 21 Mei kami sparing dan turnamen persahabatan dengan klub senior BBC dari Sidoarjo. Kami ingin anak-anak harus siap secara skill maupun mental di sisa waktu sebelum ,’’ ujar Ketua Umum Pengkab Percasi Mojokerto, Winarno kemarin.

Dalam uji coba nanti, Winarno memang tidak mematok target juara. Sebab, 12 pecatur diyakini sudah mampu membuktikan dominasinya tanpa harus dituntut dengan perolehan prestasi.

Baca Juga :  Dicoret karena Minim Prestasi

Ia hanya ingin menegaskan kepada 6 pecatur putra dan putri agar lebih siap bertanding dalam situasi dan kondisi apa pun. Termasuk dalam jadwal bertanding yang padat. Penegasan ini agar mereka bisa mengatur ritme dan mental tandingnya, khususnya saat bertarung di Porprov nanti. ’’Kejuaraan ini untuk menguji mereka apakah bisa beradaptasi dengan jadwal padat atau tidak. Sebab, di porprov nanti jadwalnya sangat sempit dan padat,’’ imbuhnya.

Selain dua kejuaraan, Pengkab Percasi juga mengaktifkan sirkuit sebagai ajang rutin di lingkup Kabupaten Mojokerto. 12 pecatur juga diminta aktif bersaing dengan pecatur-pecatur senior. Bahkan, intensitas turnamen internal ini diperbanyak. Dari yang semula sebulan sekali, menjadi sepekan sekali atau setiap akhir pekan.

Baca Juga :  Empat Gol Tanpa Balas
- Advertisement -

Penambahan kali ini diakui Winarno agar performa 12 pecatur bisa meningkat tajam selama sisa sebulan waktu persiapan menuju Porprov. ’’Karena atlet butuh kecepatan berpikir. Dengan sirkuit diperbanyak, maka skill-nya juga semakin meningkat,’’ imbuhnya.

Sebelumnya, intensitas TC sempat diturunkan selama Ramadan. Dari tiga kali sepekan, menjadi hanya dua kali. Meski turun, namun latihan berjalan secara normal dengan metode door to door ke rumah atlet. Tujuannya agar chemistry antarpecatur bisa lebih dekat. Khususnya pecatur yang disiapkan di kelas beregu putra dan putri. ’’Selama puasa, tetap latihan biasa disambung dengan buka bersama setiap hari sabtu dan minggu dengan door to door ke rumah atlet,’’ pungkasnya. (far/ron)

Artikel Terkait

Most Read

ESI Gelar Seleksi Gamer

Boikot Ujian, Dipendik Turun Tangan

Dominan Korban Eks Karyawan PT Tjiwi Kimia

Artikel Terbaru


/