Kamis, 20 Jan 2022
Radar Mojokerto
Home / Sportainment
icon featured
Sportainment

Uji Parameter Cabor Atletik Belum Memuaskan

14 Januari 2022, 13: 00: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Uji Parameter Cabor Atletik Belum Memuaskan

BELUM MEMUASKAN: Sprinter Kabupaten Mojokerto melakoni stretching sebelum diuji skill dan ketahanan fisiknya di Stadion Gajah Mada Mojosari, Sabtu (8/1). (Farisma Romawan/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Cabor atletik Kabupaten Mojokerto harus lebih serius lagi dalam menggembleng sprinter-nya jelang menghadapi Porprov yang kurang enam bulan lagi. Betapa tidak, kualitas skill 20 sprinter yang dibina dinilai belum terlalu istimewa selama pemusatan latihan berjalan.

Penilaian ini berdasarkan hasil uji paramater yang sudah berjalan sepekan lalu di stadion Gajah Mada Mojosari, Sabtu (8/1). Hasil standar masih mendominasi capaian waktu dan jarak tempuh yang digapai sprinter di nomor dan kelas spesialisasinya. ’’Secara umum, hasilnya masih sesuai standar Porprov tapi ya masih harus lebih ditingkatkan lagi,’’ ujar Wakil Sekretaris Pengkab PASI Mojokerto, Bambang Risdianto kemarin.

Bambang lantas mencontohkan capaian terbaik yang digapai salah satu nomor saat uji paramater, yakni sprint jarak dekat 50 meter yang mampu digapai lebih dari 8 detik. Meski sedikit di atas ambang batas normal 10 detik, namun hasil itu dianggap belum bisa bersaing di papan atas perebutan medali.

Baca juga: KONI Khawatir Terdiskualifikasi

Pun demikian pula di nomor dan kategori lain seperti lompat jauh, lompat tinggi, lempar cakram, tolak peluru, hingga lempar lembing. Nilainya masih terpaut jauh dari hasil capaian tertinggi yang seharusnya digapai untuk bisa merebut medali emas Porprov. Sehingga perlu ada pembenahan intensif lagi agar capaian waktu bisa lebih cepat dan tepat. ’’Setelah ini (tes parameter, Red) kami akan masuk ke program latihan khusus sesuai nomor dan kelas masing-masing atlet. Jadi semua sudah fokus pada peningkatan kualitas capaian waktu mereka masing-masing,’’ tegasnya.

Sebelumnya, uji parameter skill telah dilalui 20 sprinter yang terbina lewat training center (TC) Porprov, Sabtu (8/1). Tes ini untuk mencocokkan program latihan khusus yang akan dijalani masing-masing atlet selama enam bulan ke depan. Uji parameter lebih diarahkan pada peningkatan ketahanan atau kebugaran fisik (endurance) setiap atlet. Salah satunya dengan lari selama 12 menit tanpa jeda, sprint jarak pendek, beep test, hingga catatan terbaik di nomor dan kelas masing-masing. (far/fen)

(mj/far/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia