alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Saturday, May 21, 2022

Kecolongan Set Piece Tim Kota Malang

Kalah, Tim Porprov Kabupaten Nangkring Di Posisi Tiga Klasemen
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Optimisme tim Porprov Kabupaten Mojokerto melenggang ke babak utama porprov lebih awal harus tertunda untuk sementara waktu. Tiga poin yang seharusnya bisa digenggam dalam laga kedua praporprov grup D kemarin justru luput.

Melawan tuan rumah Kota Malang, Mochammad Firman dkk malah dihajar dengan skor telak 0-3. Kurang antisipasinya pemain terhadap set piece lawan menjadi kelemahan yang tak mampu ditutupi.

Hal itu terbukti dari dua gol pertama yang bersarang ke gawang M. Anas Nurfadilah. Di mana, semuanya berasal dari tendangan bebas lawan yang terjadi di babak pertama. ’’Babak pertama kami sudah tertinggal 2-0. Dua gol itu pun semuanya berasal dari set piece yang tidak bisa kami cegah sebelumnya,’’ ujar pelatih kepala tim Porprov Kabupaten Mojokerto, Sigit Ari Pramono kemarin.

Baca Juga :  Kejar Catatan Waktu

Pun demikian di babak kedua, Mochammad Firman dkk sejatinya sudah bisa mengendalikan permainan. Hanya saja, karena sudah kalah skor di babak pertama, tenaga mereka harus terforsir untuk bisa mengejar. Namun upaya tersebut justru membuat pertahanan mereka semakin terbuka. Sehingga harus kembali kebobolan di menit-menit akhir jelang berakhirnya laga lewat serangan balik yang dibangun tim lawan.

’’Babak kedua sudah kami kendalikan. Tapi akhirnya pertahanan sedikit terbuka, sehingga dimanfaatkan lawan dengan tambahan satu gol,’’ ujarnya. Dengan hasil itu, Sigit mengakui jika strateginya ternyata kurang memperhatikan semua peluang. Meski teknik menyerang, bertahan dan transisi sudah bisa dikuasai, namun set peice nyatanya juga bisa dimanfaatkan sebagai peluang. Namun juga bisa menjadi kelemahan jika tidak diantisipasi sejak awal.

Baca Juga :  Perintahkan 25 Cabor Tetap Latihan

’’Set piece di luar perhitungan kami. Dalam sepak bola, memang ada tiga momen plus satu. Yakni menyerang, bertahan dan transisi yang sudah kami kuasai. Justru kami kurang perhatian di sisi service bola mati,’’ pungkasnya. Atas hasil itu, Mochammad Firman dkk kini harus nangkring di posisi tiga klasemen sementara grup D. Mereka tergeser Kabupaten Blitar yang di laga kemarin juga sukses menumbangkan Trenggalek dengan skor 3-2. Sehingga sama-sama mengantongi poin 3 namun kalah selisih gol. (far/fen)

Kalah, Tim Porprov Kabupaten Nangkring Di Posisi Tiga Klasemen
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Optimisme tim Porprov Kabupaten Mojokerto melenggang ke babak utama porprov lebih awal harus tertunda untuk sementara waktu. Tiga poin yang seharusnya bisa digenggam dalam laga kedua praporprov grup D kemarin justru luput.

Melawan tuan rumah Kota Malang, Mochammad Firman dkk malah dihajar dengan skor telak 0-3. Kurang antisipasinya pemain terhadap set piece lawan menjadi kelemahan yang tak mampu ditutupi.

Hal itu terbukti dari dua gol pertama yang bersarang ke gawang M. Anas Nurfadilah. Di mana, semuanya berasal dari tendangan bebas lawan yang terjadi di babak pertama. ’’Babak pertama kami sudah tertinggal 2-0. Dua gol itu pun semuanya berasal dari set piece yang tidak bisa kami cegah sebelumnya,’’ ujar pelatih kepala tim Porprov Kabupaten Mojokerto, Sigit Ari Pramono kemarin.

Baca Juga :  Pengkot POBSI Minta Dispensasi

Pun demikian di babak kedua, Mochammad Firman dkk sejatinya sudah bisa mengendalikan permainan. Hanya saja, karena sudah kalah skor di babak pertama, tenaga mereka harus terforsir untuk bisa mengejar. Namun upaya tersebut justru membuat pertahanan mereka semakin terbuka. Sehingga harus kembali kebobolan di menit-menit akhir jelang berakhirnya laga lewat serangan balik yang dibangun tim lawan.

’’Babak kedua sudah kami kendalikan. Tapi akhirnya pertahanan sedikit terbuka, sehingga dimanfaatkan lawan dengan tambahan satu gol,’’ ujarnya. Dengan hasil itu, Sigit mengakui jika strateginya ternyata kurang memperhatikan semua peluang. Meski teknik menyerang, bertahan dan transisi sudah bisa dikuasai, namun set peice nyatanya juga bisa dimanfaatkan sebagai peluang. Namun juga bisa menjadi kelemahan jika tidak diantisipasi sejak awal.

Baca Juga :  Kejar Catatan Waktu

’’Set piece di luar perhitungan kami. Dalam sepak bola, memang ada tiga momen plus satu. Yakni menyerang, bertahan dan transisi yang sudah kami kuasai. Justru kami kurang perhatian di sisi service bola mati,’’ pungkasnya. Atas hasil itu, Mochammad Firman dkk kini harus nangkring di posisi tiga klasemen sementara grup D. Mereka tergeser Kabupaten Blitar yang di laga kemarin juga sukses menumbangkan Trenggalek dengan skor 3-2. Sehingga sama-sama mengantongi poin 3 namun kalah selisih gol. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/