Kamis, 20 Jan 2022
Radar Mojokerto
Home / Sportainment
icon featured
Sportainment
BENCH

Jajal Seleksi Pelatnas

12 Januari 2022, 09: 45: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Jajal Seleksi Pelatnas

BIDIK PELATNAS: Elvira Jovita bersama pelatih, beberapa waktu lalu. (Farisma Romawan/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

SATU lagi talenta muda asal Mojokerto mencoba peruntungan menjadi atlet nasional. Rahma Elvira Jowitasari, pebulutangkis dari klub Bendo Sport turut serta dalam seleksi nasional pelatnas mulai Senin (10/1) di Cipayung, Jakarta Timur. Ia akan bersaing merebut satu tiket penghuni pelatnas di kategori tunggal taruna putri atau tunggal putri usia di bawah 17 tahun.

Di babak penyisihan, Jovita yang mewakili Jawa Timur tergabung grup L bersama Gusti Ayu Resi asal Sulawesi Tenggara dan Rabelvrili Cantika Asmara asal Kalimantan Timur. Ketiganya saling bertemu untuk merebut satu tiket lolos ke babak selanjutnya. Hari pertama melawan Rabelvrili Cantika Asmara, Senin (10/1), Jovita sukses meraih kemenangan dengan dua set langsung, yakni 21-15 dan 21-16.

Akan tetapi, keadaan berubah ketika di hari kedua melawan Gusti Ayu Resi kemarin. ABG berusia 17 tahun kandas dengan skor 24-22 dan 21-8. Meski kalah, namun peluang Jovita lolos ke babak 16 besar masih terbuka. Di mana, akan perolehan poinnya akan diadu dengan pebulutangkis dari grup lain.

Baca juga: Turun di Liga Pelajar U-15

Jika dirasa yang terbaik, maka pebulutangkis asal Bangsal ini bisa menggenggam tiket lolos. ’’Masih ada peluang dan sangat terbuka. Karena pertandingan belum berakhir seluruhnya,’’ ujar Sekretaris Umum Pengkab PBSI Mojokerto, Nur Wakhid kemarin.

Nur Wakhid menegaskan, keikutsertaan Jovita tak lepas dari prestasi tiga kali juara pertama berturut-turut selama dua tahun terakhir. Mulai dari Sony Dwi Kuncoro Open 2020, Banyumas Open 2019, dan USM Semarang 2021 yang semuanya masuk dalam kalender pembinaan PB PBSI.

Dengan prestasi itu, maka otomatis diperbolehkan bersaing sebagai pebulutangkis nasional untuk turnamen atau kejuaraan internasional. ’’Dia pernah juara di level Jawa timur dan Nasional. Artinya, berhak berlatih menjadi yang terbaik untuk di level internasional. Namun harus melewati seleksi dan dilatih dulu agar bisa selevel internasional,’’ pungkasnya. (far/fen)

(mj/far/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia