alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Optimistis Lampaui Angkatan Tertinggi

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Target dominan di Porprov Juni nanti terus dikejar cabor angkat berat Kota Mojokerto. Selain perolehan minimal dua medali emas, rekor angkatan tertinggi juga coba direalisasikan satu lifter andalannya, Febriansyah Saputra.

Lifter 21 tahun ini bahkan diupayakan mampu mengangkat beban hingga mencapai 600 kilogram (kg) di kelas 59 kg. Sehingga menjadi angkatan tertinggi dan mencatatkan sejarah baru bagi olahraga Kota Mojokerto di level provinsi.

Ambisi tersebut bahkan diakui Pengkot Pabersi Mojokerto sangat berpeluang besar tergapai. Sebab, catatan angkatan Febri selama latihan sebulan terakhir terus mengalami peningkatan pesat. ABG asal kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon ini bahkan sudah mampu
mencatatkan total angkatan 575 kg di latihan terakhirnya kemarin. Atau, kurang 25 kg lagi untuk bisa mencapai total angkatan 600 kg.

Baca Juga :  KONI Ajukan Empat Lokasi

’’Latihan terakhir angkatan squat sudah di angka 190 kg, benchpress 155 kg, ditambah deadlift 230 kg atau total 575 kg. Ini nanti ketika tanding di porprov bisa mencapai 600 kg,’’ ujar Ketua Umum Pengkot Pabersi Mojokerto, Indro Tjahyono kemarin. Namun optimisme itu dengan catatan Febri tetap menjalankan program latihan teratur dan ketat. Yakni latihan tiga kali dalam sepekan ditambah dengan asupan nutrisi dengan kalori yang sudah diatur oleh tim pelatih.

Bahkan, Febri saat ini mulai dilarang mengangkat beban sampai tiga kali angkatan. Tujuannya tak lain untuk menjaga fisiknya dan tenaganya agar tidak terlalu banyak terforsir, sehingga bisa terhindar dari ancaman cedera. ’’Untuk mengangkat yang ketiga, Febri saya larang melakukannya karena lawan-lawannya tidak mungkin bisa menungguli angkatannya,’’ tandasnya. dengan catatan itu, Indro juga sudah meyakini minimal 2 keping medali emas sudah bisa mereka kantongi.

Baca Juga :  Besok, Sekolah Kota PTM Terbatas

Sebab, catatan tersebut juga sudah melebihi catatan terbaik di kejurprov tahun lalu. Yakni, total 460 kg juga atas nama Febri sebagai peraih medali emas kejurprov. ’’Di kejurprov Desember 2021 lalu, Febri mendapat 2 emas dengan total angkatan hanya 460 kg. Di Porprov nanti, kami menekankan kepada anak-anak harus all out. karena ini membawa gengsi daerah,’’ ujar Indro.

Di Porprov nanti, cabor angkat berat rencananya akan menurunkan empat lifter dengan turun di empat nomor dan kelas yang berbeda. Selain Febri, ada Singgi Pramudya Ananta yang turun di kelas 93 kg. Kemudian Alferiano dan Dhavva yang masing-masing difokuskan di kelas 66 kg dan 74 kg. (far/fen)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Target dominan di Porprov Juni nanti terus dikejar cabor angkat berat Kota Mojokerto. Selain perolehan minimal dua medali emas, rekor angkatan tertinggi juga coba direalisasikan satu lifter andalannya, Febriansyah Saputra.

Lifter 21 tahun ini bahkan diupayakan mampu mengangkat beban hingga mencapai 600 kilogram (kg) di kelas 59 kg. Sehingga menjadi angkatan tertinggi dan mencatatkan sejarah baru bagi olahraga Kota Mojokerto di level provinsi.

Ambisi tersebut bahkan diakui Pengkot Pabersi Mojokerto sangat berpeluang besar tergapai. Sebab, catatan angkatan Febri selama latihan sebulan terakhir terus mengalami peningkatan pesat. ABG asal kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon ini bahkan sudah mampu
mencatatkan total angkatan 575 kg di latihan terakhirnya kemarin. Atau, kurang 25 kg lagi untuk bisa mencapai total angkatan 600 kg.

Baca Juga :  Pekan Depan, Mulai PTM 100 Persen

’’Latihan terakhir angkatan squat sudah di angka 190 kg, benchpress 155 kg, ditambah deadlift 230 kg atau total 575 kg. Ini nanti ketika tanding di porprov bisa mencapai 600 kg,’’ ujar Ketua Umum Pengkot Pabersi Mojokerto, Indro Tjahyono kemarin. Namun optimisme itu dengan catatan Febri tetap menjalankan program latihan teratur dan ketat. Yakni latihan tiga kali dalam sepekan ditambah dengan asupan nutrisi dengan kalori yang sudah diatur oleh tim pelatih.

Bahkan, Febri saat ini mulai dilarang mengangkat beban sampai tiga kali angkatan. Tujuannya tak lain untuk menjaga fisiknya dan tenaganya agar tidak terlalu banyak terforsir, sehingga bisa terhindar dari ancaman cedera. ’’Untuk mengangkat yang ketiga, Febri saya larang melakukannya karena lawan-lawannya tidak mungkin bisa menungguli angkatannya,’’ tandasnya. dengan catatan itu, Indro juga sudah meyakini minimal 2 keping medali emas sudah bisa mereka kantongi.

Baca Juga :  Empat Pebiliar Disiapkan Turun di Kejurda Open

Sebab, catatan tersebut juga sudah melebihi catatan terbaik di kejurprov tahun lalu. Yakni, total 460 kg juga atas nama Febri sebagai peraih medali emas kejurprov. ’’Di kejurprov Desember 2021 lalu, Febri mendapat 2 emas dengan total angkatan hanya 460 kg. Di Porprov nanti, kami menekankan kepada anak-anak harus all out. karena ini membawa gengsi daerah,’’ ujar Indro.

- Advertisement -

Di Porprov nanti, cabor angkat berat rencananya akan menurunkan empat lifter dengan turun di empat nomor dan kelas yang berbeda. Selain Febri, ada Singgi Pramudya Ananta yang turun di kelas 93 kg. Kemudian Alferiano dan Dhavva yang masing-masing difokuskan di kelas 66 kg dan 74 kg. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/