alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Jangan Mudah Terpancing Emosi

Tim Porprov Kabupaten Waspadai Faktor Nonteknis Lawan Kota Malang

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ujian kedua sekaligus penentuan kecil nasib tim menuju babak utama Porprov bakal dijalani skuad Porprov Kabupaten Mojokerto hari ini. Melawan Kota Malang di laga kedua praporprov grup D, Mochammad Firman dkk bakal meladeni panasnya pertandingan.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan terjadi duel-duel fisik antarpemain kedua tim selama laga berjalan di lapangan Universitas Muhammadiyah Malang. Faktor nonteknis bahkan sangat diwaspadai anak asuh Sigit Ari Pramono ini. Khususnya soal mental mereka agar jangan mudah terpancing emosi hingga membuyarkan strategi bermain yang sudah diterapkan.

Prediksi ini pun bukannya tanpa analisa matang. Selain karena kualitas permainannya yang lebih matang, para pemain Kota Malang juga memiliki mental yang tangguh. Bisa dibilang, mereka sudah terlatih dengan tempaan keras dan persaingan sengit di internal tim sendiri. Di mulai dari proses seleksi, training center (TC) hingga uji coba.

Baca Juga :  Kecolongan Set Piece Tim Kota Malang

Hal itu dibuktikan dari hasil pertandingan perdana saat melawan Trenggalek, Senin (9/5). Di mana, tim asuhan Edy Sudiarto ini mampu mengantongi poin penuh dengan skor telak, 5-0. ’’Kami kudu lebih sabar dalam meladeni permainan mereka (Kota Malang, Red). Kami mewaspadai faktor nonteknis seperti teror yang dialami pemain agar terpancing emosinya, dan mungkin juga dari wasit,’’ terang Sigit.

Nah, agar lebih efektif dalam bermain, Sigit sudah mewanti-wanti Mochammad Firman dkk agar lebih sabar dan tenang dalam bermain. Tujuannya tak lain agar emosinya tidak mudah terpancing tim lawan. Termasuk mempertahankan tiga perempat lapangan sebagai wilayah pertahanan terbaik. Hal ini ditujukan agar pemain lawan kedodoran baik secara fisik maupun mental.

Baca Juga :  Kejar Catatan Waktu

Dan saat mereka lengah, bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan serangan agresif. ’’Kami ambil defence di 3/4 lapangan dengan hanya menekankan untuk lebih bersabar dan tidak terburu menyerang. Sejujurnya lebih ke mengkondisikan fisik maupun mental anak-anak,’’ ujarnya. Saat ini, kedua tim sama-sama mengantongi poin 3 dari sekali laga yang dijalani.

Dengan skuad Kabupaten Mojokerto berada di peringkat kedua klasemen sementara grup D dibawah Kota Malang. Poin tersebut didapat setelah mereka berhasil mengalahkan Kabupaten Blitar dengan skor 2-1 di laga perdana, Senin (9/5). (far/fen)

Tim Porprov Kabupaten Waspadai Faktor Nonteknis Lawan Kota Malang

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ujian kedua sekaligus penentuan kecil nasib tim menuju babak utama Porprov bakal dijalani skuad Porprov Kabupaten Mojokerto hari ini. Melawan Kota Malang di laga kedua praporprov grup D, Mochammad Firman dkk bakal meladeni panasnya pertandingan.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan terjadi duel-duel fisik antarpemain kedua tim selama laga berjalan di lapangan Universitas Muhammadiyah Malang. Faktor nonteknis bahkan sangat diwaspadai anak asuh Sigit Ari Pramono ini. Khususnya soal mental mereka agar jangan mudah terpancing emosi hingga membuyarkan strategi bermain yang sudah diterapkan.

Prediksi ini pun bukannya tanpa analisa matang. Selain karena kualitas permainannya yang lebih matang, para pemain Kota Malang juga memiliki mental yang tangguh. Bisa dibilang, mereka sudah terlatih dengan tempaan keras dan persaingan sengit di internal tim sendiri. Di mulai dari proses seleksi, training center (TC) hingga uji coba.

Baca Juga :  Hanya Diisi Perawatan Fisik

Hal itu dibuktikan dari hasil pertandingan perdana saat melawan Trenggalek, Senin (9/5). Di mana, tim asuhan Edy Sudiarto ini mampu mengantongi poin penuh dengan skor telak, 5-0. ’’Kami kudu lebih sabar dalam meladeni permainan mereka (Kota Malang, Red). Kami mewaspadai faktor nonteknis seperti teror yang dialami pemain agar terpancing emosinya, dan mungkin juga dari wasit,’’ terang Sigit.

Nah, agar lebih efektif dalam bermain, Sigit sudah mewanti-wanti Mochammad Firman dkk agar lebih sabar dan tenang dalam bermain. Tujuannya tak lain agar emosinya tidak mudah terpancing tim lawan. Termasuk mempertahankan tiga perempat lapangan sebagai wilayah pertahanan terbaik. Hal ini ditujukan agar pemain lawan kedodoran baik secara fisik maupun mental.

Baca Juga :  Hadapi Porprov, 3 Atlet Paralayang Digembleng
- Advertisement -

Dan saat mereka lengah, bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan serangan agresif. ’’Kami ambil defence di 3/4 lapangan dengan hanya menekankan untuk lebih bersabar dan tidak terburu menyerang. Sejujurnya lebih ke mengkondisikan fisik maupun mental anak-anak,’’ ujarnya. Saat ini, kedua tim sama-sama mengantongi poin 3 dari sekali laga yang dijalani.

Dengan skuad Kabupaten Mojokerto berada di peringkat kedua klasemen sementara grup D dibawah Kota Malang. Poin tersebut didapat setelah mereka berhasil mengalahkan Kabupaten Blitar dengan skor 2-1 di laga perdana, Senin (9/5). (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/