alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Hanya Punya Waktu Tiga Bulan

Jika PSMP Ikut Liga 2

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Menyongsong musim kompetisi 2022, Skuad PS Mojokerto Putra (PSMP) ternyata hanya memiliki tiga bulan waktu persiapan tim. Jumlah tersebut setelah PSSI mengumumkan kick off Liga 1 mulai Juli nanti.

Presiden Klub PSMP Firman Efendi mengatakan, jika mengacu pada pengumuman PSSI, maka PSMP sudah harus menyiapkan tim mulai Mei ini. Keharusan itu sebagai syarat ideal jika menginginkan komposisi tim yang ideal dan siap bersaing di papan atas klasemen liga. ’’Kalau mengacu pada kabar kick off Liga 1 di bulan Juli, maka masih ada waktu tiga bulan dihitung dari sekarang. Jumlah tersebut sudah sangat pas untuk menyiapkan tim mulai dari seleksi pemain, latihan reguler, uji coba, hingga finishing,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Menanti Respons PSSI

Hanya saja, sampai saat ini Firman belum bisa bekerja efektif dalam menyiapkan tim. Pasalnya, belum ada kabar mengenai status timnya. Apakah sanksi larangan bermain selama tiga tahun sudah selesai atau justru masih berlaku. Pun demikian pula dengan status keanggotaannya, apakah tetap di Liga 2 atau justru terdegradasi ke Liga 3.

Pihaknya masih berupaya mencari informasi ke Komisi Disiplin (komdis) atau anggota exco PSSI yang dikenal dan belum mendapat keterangan pasti. ’’Belum ada informasi yang menerangkan status tim. jika mengacu dari hitungan kalender, sanksi seharusnya sudah berakhir akhir musim 2021 kemarin,’’ tandasnya.

Firman sejatinya tak mempersoalkan jika status Laskar Majapahit harus turun kasta ke Liga 3 Nasional. Dengan begitu, maka masa persiapan PSMP justru lebib panjang. Di mana, kick off pertandingan Liga 3 diperkirakan berjalan Agustus. Itupun juga dimulai dari level provinsi dulu sampai tuntas. Hingga pada pada akhirnya kick off liga 3 nasional bergulir dua bulan setelahnya atau diperkirakan Oktober.

Baca Juga :  Didera Penyakit Lama, PSMP Kalah di Kandang Lawan

Artinya, masih ada perpanjangan waktu hingga lima bulan bagi manajemen untuk menyiapkan tim agar tampil lebih baik lagi. ’’Kalaupun di Liga 3, kami juga harus mengukur waktu persiapannya sebelum merancang training center (TC),’’ pungkasnya.

Seperti diketahui, PSMP dihukum sanksi larangan berkompetisi oleh komdis PSSI selama tiga tahun. Hukuman tersebut setelah The Lasmojo terbukti terlihat match fixing dalam pertandingan babak 8 besar Liga 2 musim 2018. (far/fen)

Jika PSMP Ikut Liga 2

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Menyongsong musim kompetisi 2022, Skuad PS Mojokerto Putra (PSMP) ternyata hanya memiliki tiga bulan waktu persiapan tim. Jumlah tersebut setelah PSSI mengumumkan kick off Liga 1 mulai Juli nanti.

Presiden Klub PSMP Firman Efendi mengatakan, jika mengacu pada pengumuman PSSI, maka PSMP sudah harus menyiapkan tim mulai Mei ini. Keharusan itu sebagai syarat ideal jika menginginkan komposisi tim yang ideal dan siap bersaing di papan atas klasemen liga. ’’Kalau mengacu pada kabar kick off Liga 1 di bulan Juli, maka masih ada waktu tiga bulan dihitung dari sekarang. Jumlah tersebut sudah sangat pas untuk menyiapkan tim mulai dari seleksi pemain, latihan reguler, uji coba, hingga finishing,’’ tandasnya.

Baca Juga :  The Lasmojo Tak Mampu Petik Poin

Hanya saja, sampai saat ini Firman belum bisa bekerja efektif dalam menyiapkan tim. Pasalnya, belum ada kabar mengenai status timnya. Apakah sanksi larangan bermain selama tiga tahun sudah selesai atau justru masih berlaku. Pun demikian pula dengan status keanggotaannya, apakah tetap di Liga 2 atau justru terdegradasi ke Liga 3.

Pihaknya masih berupaya mencari informasi ke Komisi Disiplin (komdis) atau anggota exco PSSI yang dikenal dan belum mendapat keterangan pasti. ’’Belum ada informasi yang menerangkan status tim. jika mengacu dari hitungan kalender, sanksi seharusnya sudah berakhir akhir musim 2021 kemarin,’’ tandasnya.

Firman sejatinya tak mempersoalkan jika status Laskar Majapahit harus turun kasta ke Liga 3 Nasional. Dengan begitu, maka masa persiapan PSMP justru lebib panjang. Di mana, kick off pertandingan Liga 3 diperkirakan berjalan Agustus. Itupun juga dimulai dari level provinsi dulu sampai tuntas. Hingga pada pada akhirnya kick off liga 3 nasional bergulir dua bulan setelahnya atau diperkirakan Oktober.

Baca Juga :  Kans Ikut Liga Kian Terbuka
- Advertisement -

Artinya, masih ada perpanjangan waktu hingga lima bulan bagi manajemen untuk menyiapkan tim agar tampil lebih baik lagi. ’’Kalaupun di Liga 3, kami juga harus mengukur waktu persiapannya sebelum merancang training center (TC),’’ pungkasnya.

Seperti diketahui, PSMP dihukum sanksi larangan berkompetisi oleh komdis PSSI selama tiga tahun. Hukuman tersebut setelah The Lasmojo terbukti terlihat match fixing dalam pertandingan babak 8 besar Liga 2 musim 2018. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Pemuda Tewas Usai Santap Truk Parkir

Siagakan Isoter Covid-19

Polisi Bakal Panggil Pemohon

Artikel Terbaru


/