alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Butuh Jajal Tim Luar Mojokerto

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Jelang turun di Praporprov 21-25 Maret nanti, skuad tim futsal Kabupaten Mojokerto masih disibukkan dengan program training center (TC) yang belum diselesaikan. Salah satunya program uji coba yang masih kurang 3 kali pertandingan lagi.
Kebutuhan itu untuk menyempurnakan performa pemain baik secara teknik, fisik, hingga mental tandingnya. Sehingga saat turun di babak kualifikasi porprov nanti, permainan Ghulam Zakiy Ismail dkk sudah matang sebagai modal mengalahkan lawan-lawannya.
Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Mojokerto, Hendro Widodo mengatakan, kebutuhan tiga uji coba tersbeut sebagai penyempurna program TC yang sudah berjalan hampir dua bulan terakhir. Di mana, anak asuh Hero Dimas Reddy Renado ini baru tiga kali menjalani sparing. Yakni melawan dua klub anggota internal AFK Mojokerto dan tim Porprov Kota Mojokerto. Jumlah tersebut dirasa masih sangat kurang baik secara intensitas maupun tensi permainan.
Sehingga, tantangan dan hambatan yang dijalani kurang bisa dilihat sebagai indikator dalam mengukur capaian performa tim. ’’Tinggal butuh melaksanakan uji coba tiga kali lagi. Selama ini, cuma tiga kali uji coba dengan klub anggota AFK dan tim dari Kota Mojokerto sendiri. Tantangannya masih sangat kurang,’’ ungkapnya.
Atas kekurangan itu, dua pekan waktu persiapan tersisa dimanfaatkan AFK dengan sparing melawan tim luar kota. Tim Porprov Lamongan dan Sidoarjo bahkan sudah dibidik sebagai calon lawan uji coba yang akan dihadapi Ghulam Zakiy Ismail dkk. Termasuk dengan satu klub internal AFK sebagai evaluasi akhir sebelum berangkat ke Malang.
’’Kami upayakan lawan mainnya dari luar kota sebanyak dua tim, dan satu lagi dari Mojokerto,’’ tambahnya. Saat ini, Hendro mengaku komposisi dan kualitas permainan tim telah meningkat tajam. Hal ini tak lepas dari percepatan program latihan yang dijalani anak asuh Hero Dimas Reddy Renado selama dua bulan terakhir.
Keberadaan Pria asal Pare Kediri sebagai juru racik ini juga menjadi faktor pendukung meningkatnya performa tim. Di mana, Dimas memiliki kompetensi yang tak bisa diremehkan dengan lisensi AFC nasional yang sudah dikantongi. (far/fen)

Baca Juga :  Kejurda Ditunda, Diganti Tryout

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Jelang turun di Praporprov 21-25 Maret nanti, skuad tim futsal Kabupaten Mojokerto masih disibukkan dengan program training center (TC) yang belum diselesaikan. Salah satunya program uji coba yang masih kurang 3 kali pertandingan lagi.
Kebutuhan itu untuk menyempurnakan performa pemain baik secara teknik, fisik, hingga mental tandingnya. Sehingga saat turun di babak kualifikasi porprov nanti, permainan Ghulam Zakiy Ismail dkk sudah matang sebagai modal mengalahkan lawan-lawannya.
Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Mojokerto, Hendro Widodo mengatakan, kebutuhan tiga uji coba tersbeut sebagai penyempurna program TC yang sudah berjalan hampir dua bulan terakhir. Di mana, anak asuh Hero Dimas Reddy Renado ini baru tiga kali menjalani sparing. Yakni melawan dua klub anggota internal AFK Mojokerto dan tim Porprov Kota Mojokerto. Jumlah tersebut dirasa masih sangat kurang baik secara intensitas maupun tensi permainan.
Sehingga, tantangan dan hambatan yang dijalani kurang bisa dilihat sebagai indikator dalam mengukur capaian performa tim. ’’Tinggal butuh melaksanakan uji coba tiga kali lagi. Selama ini, cuma tiga kali uji coba dengan klub anggota AFK dan tim dari Kota Mojokerto sendiri. Tantangannya masih sangat kurang,’’ ungkapnya.
Atas kekurangan itu, dua pekan waktu persiapan tersisa dimanfaatkan AFK dengan sparing melawan tim luar kota. Tim Porprov Lamongan dan Sidoarjo bahkan sudah dibidik sebagai calon lawan uji coba yang akan dihadapi Ghulam Zakiy Ismail dkk. Termasuk dengan satu klub internal AFK sebagai evaluasi akhir sebelum berangkat ke Malang.
’’Kami upayakan lawan mainnya dari luar kota sebanyak dua tim, dan satu lagi dari Mojokerto,’’ tambahnya. Saat ini, Hendro mengaku komposisi dan kualitas permainan tim telah meningkat tajam. Hal ini tak lepas dari percepatan program latihan yang dijalani anak asuh Hero Dimas Reddy Renado selama dua bulan terakhir.
Keberadaan Pria asal Pare Kediri sebagai juru racik ini juga menjadi faktor pendukung meningkatnya performa tim. Di mana, Dimas memiliki kompetensi yang tak bisa diremehkan dengan lisensi AFC nasional yang sudah dikantongi. (far/fen)

Baca Juga :  Siapkan Dua Turnamen

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/