alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Monday, August 15, 2022

Kota Mojokerto Butuh Empat Pejudo Baru

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Meraih sekeping medali emas, dua perak dan sekeping perunggu di Porprov VII belum cukup memuaskan tim pelatih judo Kota Mojokerto. Meski target yang dicanangkan KONI sudah terpenuhi, namun Pengkot PJSI Mojokerto masih berhasrat menambah lebih banyak lagi raihan medali di Porprov VIII tahun depan.

Salah satu ikhtiar dalam merealisasikannya adalah dengan menambah jumlah atlet lebih banyak lagi di ajang olahraga multievent level provinsi itu. Empat pejudo baru dibutuhkan Pengkot PJSI guna merealisasikan target medali minimal dua kali lipat dari perolehan Porprov VII kemarin.

’’Minimal kami bisa menambah empat atlet lagi. Sebenarnya kami sudah melebihi dari target KONI, yakni tiga medali tanpa menyebut emas, perak atau perunggu. Namun secara target pribadi, kami dan tim masih gagal,’’ ujar pelatih tim judo Kota Mojokerto, Mochammad Syaiful Raharjo kemarin. Syaiful mengakui, performa enam anak asuhnya di Porprov pekan lalu belum maksimal.

Baca Juga :  Habiskan Waktu di Gym

Khususnya di nomor-nomor andalan putra seperti yang diikuti dua pejudo kakak beradik, Hendra-Hendri Aditya. Dua emas yang mereka targetkan justru gagal direbut lantaran beberapa faktor. Yang paling besar adalah minimnya waktu persiapan fisik mulai ketika seleksi, TC, hingga pelaksanaan pertandingan.

’’Karena pejudo andalan kami cedera saat mendekati pertandingan Meskipun bisa melaju ke final saja sudah luar biasa bagi kami. Kedepan, kami tetap akan berusaha lebih hati-hati lagi dan lebih prepare dalam menghadapi setiap pertandingan Porprov,’’ tegasnya.

Untuk menambah kekuatan tim, Syaiful akan memasukkan beberapa atlet baru dengan kualitas lebih kompleks. Khususnya di nomor putri, mulai dari 40 kilogram (kg), 45 kg, 48 kg, 52 kg, 57 kg dan 63 kg. Termasuk juga kategori putra di kelas 50 kg dan 100 kg. Dari beberapa kelas itu, nantinya akan diseleksi kembali untuk diambil empat pejudo yang siap bersaing di level atas.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan Enam Tersangka Holywings atas Kasus Berbau SARA

Sehingga target perolehan medali naik dua kali lipat dari Porprov kemarin bisa tercapai. ’’Minimal 60 persen dari nomor dan kelas yang dipertandingkan. Kami gembleng dulu sampai tiga bulan menjelang Porprov, lalu kami pilih mereka yang pantas,’’ pungkasnya. (far/ron)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Meraih sekeping medali emas, dua perak dan sekeping perunggu di Porprov VII belum cukup memuaskan tim pelatih judo Kota Mojokerto. Meski target yang dicanangkan KONI sudah terpenuhi, namun Pengkot PJSI Mojokerto masih berhasrat menambah lebih banyak lagi raihan medali di Porprov VIII tahun depan.

Salah satu ikhtiar dalam merealisasikannya adalah dengan menambah jumlah atlet lebih banyak lagi di ajang olahraga multievent level provinsi itu. Empat pejudo baru dibutuhkan Pengkot PJSI guna merealisasikan target medali minimal dua kali lipat dari perolehan Porprov VII kemarin.

’’Minimal kami bisa menambah empat atlet lagi. Sebenarnya kami sudah melebihi dari target KONI, yakni tiga medali tanpa menyebut emas, perak atau perunggu. Namun secara target pribadi, kami dan tim masih gagal,’’ ujar pelatih tim judo Kota Mojokerto, Mochammad Syaiful Raharjo kemarin. Syaiful mengakui, performa enam anak asuhnya di Porprov pekan lalu belum maksimal.

Baca Juga :  Fokus Evaluasi Performa

Khususnya di nomor-nomor andalan putra seperti yang diikuti dua pejudo kakak beradik, Hendra-Hendri Aditya. Dua emas yang mereka targetkan justru gagal direbut lantaran beberapa faktor. Yang paling besar adalah minimnya waktu persiapan fisik mulai ketika seleksi, TC, hingga pelaksanaan pertandingan.

’’Karena pejudo andalan kami cedera saat mendekati pertandingan Meskipun bisa melaju ke final saja sudah luar biasa bagi kami. Kedepan, kami tetap akan berusaha lebih hati-hati lagi dan lebih prepare dalam menghadapi setiap pertandingan Porprov,’’ tegasnya.

Untuk menambah kekuatan tim, Syaiful akan memasukkan beberapa atlet baru dengan kualitas lebih kompleks. Khususnya di nomor putri, mulai dari 40 kilogram (kg), 45 kg, 48 kg, 52 kg, 57 kg dan 63 kg. Termasuk juga kategori putra di kelas 50 kg dan 100 kg. Dari beberapa kelas itu, nantinya akan diseleksi kembali untuk diambil empat pejudo yang siap bersaing di level atas.

Baca Juga :  Gubernur Jatim: Potensi Desainer dari Kalangan NU Harus Berkembang
- Advertisement -

Sehingga target perolehan medali naik dua kali lipat dari Porprov kemarin bisa tercapai. ’’Minimal 60 persen dari nomor dan kelas yang dipertandingkan. Kami gembleng dulu sampai tiga bulan menjelang Porprov, lalu kami pilih mereka yang pantas,’’ pungkasnya. (far/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/