alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Monday, August 15, 2022

Agenda Askot PSSI Wajib Gelar Empat Kompetisi Internal Kelompok Umur

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Memasuki semester kedua tahun 2022, Askot PSSI Mojokerto mulai dihadapkan dengan padatnya agenda. Empat kompetisi internal dan membentuk tiga tim sudah menanti Askot PSSI untuk segera direalisasikan hingga akhir tahun 2022 nanti. Kewajiban ini untuk sebagai wujud pengembangan pembinaan dan regenerasi pemain menuju jenjang profesional.

Ketua umum Askot PSSI Mojokerto, Joko Rustianto mengatakan, sesuai hasil kongres tahunan Askot PSSI awal 2022 lalu, empat kompetisi kelompok umur (KU) berjenjang wajib digelar selama kurun tahun 2022. Terdiri dari KU-8, KU-10, KU-13, dan KU-15 yang semuanya dihelat secara bergiliran. Nah, dari empat kompetisi itu, Askot PSSI mulai merealisasikan dua kompetisi paling muda lebih dulu.

Yakni KU-8 dan KU-10 yang mulai dihelat 11 Juli nanti di Gelora A. Yani Kota Mojokerto. Kemudian disusul dua KU lain, yakni KU-13 dan KU-15 yang jadwalnya masih dalam koordinasi dengan Asprov PSSI Jatim. ’’Sesuai program Askot mengacu program Asprov dan PSSI pusat, utk KU-8 dan KU-10 mulai 11 Juli nanti. Sedangkan KU-13 dan KU-15 menunggu hasil Kongres Asprov PSSI karena ada regulasi yang perlu sinkronisasi,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Jangan Terlewat! Tiket Motorcross Grand Prix Indonesia Samota Mulai Diborong

Nah, untuk lebih memuluskan kompetisi, dalam waktu dekat Askot PSSI akan mengundang beberapa klub calon peserta untuk melaksanakan drawing. Setidaknya ada 9 klub/SSB yang siap mengikuti ajang tahunan ini. Dengan tiga di antaranya adalah klub/SSB baru yang sudah terafilisasi legalitasnya. Sehingga berhak mengikuti kompetisi sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan.

Tiga klub tersebut adalah Saka Star, Putra Prajurit, dan Bintang Majapahit. ’’Ada tambahan tiga klub yang sudah terafiliasi. Sehingga sudah memenuhi syarat menggelar kompetisi yakni minimal 8 tim,’’ tambahnya. Setelah menggelar kompetisi, Askot PSSI tidak langsung istirahat. Mereka harus dihadapkan pada keikutsertaan wakil tim di tiga kompetisi level provinsi hingga nasional, mulai dari Piala Soeratin, Liga 3 dan Porprov 2023.

Baca Juga :  MPLS SMP Islam Plus Al-Azhar, Tanamkan Budi Pekerti, Bangun Karakter Santri

Untuk Piala Soeratin, Askot PSSI tinggal menunjuk tim pemenang dari KU-13 dan KU-15. Sementara Liga 3 dan Porprov 2023, Askot PSSI masih harus membentuk tim lagi untuk skuad Persem dan tim Porprov Kota Mojokerto. Nah, pembentukan dua tim ini yang masih belum teragendakan mengingat jadwal pelaksanaan yang masih belum diterbitkan Aprov PSSI Jatim. ’’Kami masih terus koordinasi. Juga dibantu beberapa pihak sponsor dan Pemkot Mojokerto untuk memperlancar urusan,’’ pungkasnya. (far/ron)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Memasuki semester kedua tahun 2022, Askot PSSI Mojokerto mulai dihadapkan dengan padatnya agenda. Empat kompetisi internal dan membentuk tiga tim sudah menanti Askot PSSI untuk segera direalisasikan hingga akhir tahun 2022 nanti. Kewajiban ini untuk sebagai wujud pengembangan pembinaan dan regenerasi pemain menuju jenjang profesional.

Ketua umum Askot PSSI Mojokerto, Joko Rustianto mengatakan, sesuai hasil kongres tahunan Askot PSSI awal 2022 lalu, empat kompetisi kelompok umur (KU) berjenjang wajib digelar selama kurun tahun 2022. Terdiri dari KU-8, KU-10, KU-13, dan KU-15 yang semuanya dihelat secara bergiliran. Nah, dari empat kompetisi itu, Askot PSSI mulai merealisasikan dua kompetisi paling muda lebih dulu.

Yakni KU-8 dan KU-10 yang mulai dihelat 11 Juli nanti di Gelora A. Yani Kota Mojokerto. Kemudian disusul dua KU lain, yakni KU-13 dan KU-15 yang jadwalnya masih dalam koordinasi dengan Asprov PSSI Jatim. ’’Sesuai program Askot mengacu program Asprov dan PSSI pusat, utk KU-8 dan KU-10 mulai 11 Juli nanti. Sedangkan KU-13 dan KU-15 menunggu hasil Kongres Asprov PSSI karena ada regulasi yang perlu sinkronisasi,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Pimpinan Polres Mojokerto Berganti, Dari Reserse kini Dinakhodai Lalu Lintas

Nah, untuk lebih memuluskan kompetisi, dalam waktu dekat Askot PSSI akan mengundang beberapa klub calon peserta untuk melaksanakan drawing. Setidaknya ada 9 klub/SSB yang siap mengikuti ajang tahunan ini. Dengan tiga di antaranya adalah klub/SSB baru yang sudah terafilisasi legalitasnya. Sehingga berhak mengikuti kompetisi sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan.

Tiga klub tersebut adalah Saka Star, Putra Prajurit, dan Bintang Majapahit. ’’Ada tambahan tiga klub yang sudah terafiliasi. Sehingga sudah memenuhi syarat menggelar kompetisi yakni minimal 8 tim,’’ tambahnya. Setelah menggelar kompetisi, Askot PSSI tidak langsung istirahat. Mereka harus dihadapkan pada keikutsertaan wakil tim di tiga kompetisi level provinsi hingga nasional, mulai dari Piala Soeratin, Liga 3 dan Porprov 2023.

Baca Juga :  Instrusikan Cabor Blusukan, Buru Atlet Potensial Persiapan Porprov VIII

Untuk Piala Soeratin, Askot PSSI tinggal menunjuk tim pemenang dari KU-13 dan KU-15. Sementara Liga 3 dan Porprov 2023, Askot PSSI masih harus membentuk tim lagi untuk skuad Persem dan tim Porprov Kota Mojokerto. Nah, pembentukan dua tim ini yang masih belum teragendakan mengingat jadwal pelaksanaan yang masih belum diterbitkan Aprov PSSI Jatim. ’’Kami masih terus koordinasi. Juga dibantu beberapa pihak sponsor dan Pemkot Mojokerto untuk memperlancar urusan,’’ pungkasnya. (far/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/