alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Wednesday, August 10, 2022

Jadi Ajang Tahunan, Piala Bergilir Radar Mojokerto Cup Diraih Klub Moneto

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Turnamen tenis meja memperebutkan Piala IPNU Mojokerto dan Jawa Pos Radar Mojokerto (JRPM) resmi berakhir, Minggu (3/7). Ajang hasil kerja bareng Persatuan Tenis Meja (PTM) Daleman, IPNU Mojokerto, JPRM, dan Bank Jatim Mojokerto ini pun mencetak juara baru.

Yakni klub Moneto asal Sidoarjo. Di final, klub ini mempertemukan dua petenismeja binaannya, antara Agus Alladin dengan Susilo. Dari hasil itu, Piala bergilir Radar Mojokerto akhirnya jatuh di tangan Moneto.

Dengan Agus sebagai juara pertama dan Susilo sebagai juara kedua. Disusul juara ketiga diraih dua petenismeja yang juga berasal dari satu klub, yakni Kabib Susai dan Ari Vianto asal PTM Tunas Gemilang. Meski hanya berjalan dua hari, namun ajang tersebut mampu menjadi ajang penyaluran bakat para penghobi tenis meja.

Baca Juga :  Laos Incar Semifinal Piala AFF U-16 Seusai Tahan Imbang Thailand

Termasuk ajang pencarian atlet muda bertalenta yang siap diterjunkan di kejuaraan level provinsi hingga nasional. Sehingga turnamen yang baru pertama digelar tersebut bisa menjadi ajang tahunan.

’’Kami dari PTM Daleman akan senantiasa berupaya agar turnamen ini berjalan rutin setiap tahun demi melahirkan bakat-bakat petenismeja andal,’’ ujar ketua PTM Daleman, Abdul Muin kemarin.

Meski hanya berjalan dua hari, namun ratusan atlet mampu hadir dan turut serta bertanding. Hari pertama diawali dengan mempertandingkan 165 peserta kategori pelajar. Mereka terbagi menjadi tiga nomor berdasarkan kelompok usia, yakni U-10 putri dan U-15 putra/putri.

Tidak hanya dari Mojokerto, sejumlah peserta juga datang dari luar daerah seperti Pamekasan, Sidoarjo, Gresik, Jombang, Malang, Trenggalek, Kediri, Madiun, Tuban dan Bojonegoro. Sedangkan di hari kedua, diikuti 152 petenismeja kawakan. Mereka merupakan penghobi olahraga pingpong yang sengaja datang untuk memeriahkan turnamen.

Baca Juga :  Kompetisi Internal Kota Mojokerto Terkendala Aplikasi SIAPSSI

Meski sekadar hobi, namun skill dan kualitas main mereka tidak bisa diremehkan. Sebagian besar peserta adalah peserta dengan status divisi 6 dan 7. Di mana, level tersebut diperuntukkan bagi para mantan atlet dan pemula.

’’Kalau pertandingannya sudah ada batasan divisi, berarti bukan atlet Porprov, Porda, ataupun yang digelar PTMSI, namun sudah kategori profesional. Meskipun dimulai dari divisi terendah,’’ pungkas M. Ghofir, koordinator pelaksana turnamen. (far/ron)

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Turnamen tenis meja memperebutkan Piala IPNU Mojokerto dan Jawa Pos Radar Mojokerto (JRPM) resmi berakhir, Minggu (3/7). Ajang hasil kerja bareng Persatuan Tenis Meja (PTM) Daleman, IPNU Mojokerto, JPRM, dan Bank Jatim Mojokerto ini pun mencetak juara baru.

Yakni klub Moneto asal Sidoarjo. Di final, klub ini mempertemukan dua petenismeja binaannya, antara Agus Alladin dengan Susilo. Dari hasil itu, Piala bergilir Radar Mojokerto akhirnya jatuh di tangan Moneto.

Dengan Agus sebagai juara pertama dan Susilo sebagai juara kedua. Disusul juara ketiga diraih dua petenismeja yang juga berasal dari satu klub, yakni Kabib Susai dan Ari Vianto asal PTM Tunas Gemilang. Meski hanya berjalan dua hari, namun ajang tersebut mampu menjadi ajang penyaluran bakat para penghobi tenis meja.

Baca Juga :  Inilah Identitas Lengkap Korban Laka Kerja di PT HAN Ngoro

Termasuk ajang pencarian atlet muda bertalenta yang siap diterjunkan di kejuaraan level provinsi hingga nasional. Sehingga turnamen yang baru pertama digelar tersebut bisa menjadi ajang tahunan.

’’Kami dari PTM Daleman akan senantiasa berupaya agar turnamen ini berjalan rutin setiap tahun demi melahirkan bakat-bakat petenismeja andal,’’ ujar ketua PTM Daleman, Abdul Muin kemarin.

Meski hanya berjalan dua hari, namun ratusan atlet mampu hadir dan turut serta bertanding. Hari pertama diawali dengan mempertandingkan 165 peserta kategori pelajar. Mereka terbagi menjadi tiga nomor berdasarkan kelompok usia, yakni U-10 putri dan U-15 putra/putri.

- Advertisement -

Tidak hanya dari Mojokerto, sejumlah peserta juga datang dari luar daerah seperti Pamekasan, Sidoarjo, Gresik, Jombang, Malang, Trenggalek, Kediri, Madiun, Tuban dan Bojonegoro. Sedangkan di hari kedua, diikuti 152 petenismeja kawakan. Mereka merupakan penghobi olahraga pingpong yang sengaja datang untuk memeriahkan turnamen.

Baca Juga :  Pria Asal Kota Mojokerto Tempuh 149 Kilometer dengan Minitrek

Meski sekadar hobi, namun skill dan kualitas main mereka tidak bisa diremehkan. Sebagian besar peserta adalah peserta dengan status divisi 6 dan 7. Di mana, level tersebut diperuntukkan bagi para mantan atlet dan pemula.

’’Kalau pertandingannya sudah ada batasan divisi, berarti bukan atlet Porprov, Porda, ataupun yang digelar PTMSI, namun sudah kategori profesional. Meskipun dimulai dari divisi terendah,’’ pungkas M. Ghofir, koordinator pelaksana turnamen. (far/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/