alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, June 26, 2022

Klaim 90 Persen Ditunjuk

Usulan Tuan Rumah Bersama Porprov VIII 2024
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Usulan Kabupaten Mojokerto sebagai tuan rumah Porprov VIII bersama Sidoarjo, Kota Mojokerto dan Jombang menuai sinyalemen positif. Dari hasil rapat kerja KONI se-Jawa Timur (Jatim), Selasa (31/5), empat daerah yang mengajukan diri diklaim mendapat dukungan dari semua perwakilan KONI dan dispora daerah se-Jatim.

Klaim tersebut berdasarkan hasil voting usai memaparkan kesiapan venue yang akan menampung ribuan atlet guna berlaga di ajang olahraga multievent tingkat provinsi Jatim tersebut. Ketua Umum KONI Kabupaten Mojokerto, Suher Didieanto mengatakan, 90 persen empat daerah yang mengajukan diri sebagai pelaksana Porprov bakal ditunjuk resmi sebagai tuan rumah.

Selain mendapatkan dukungan sebagian besar daerah lain, dua calon tuan rumah pesaing juga tidak menunjukkan kesiapannya. Yakni gabungan daerah Malang Raya (Kota/Kabupaten Malang dan Kota Batu) serta daerah gabungan Pulau Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep). Keduanya daerah gabungan itu bahkan tidak satu pun yang mendapat dukungan dari KONI dan dispora daerah lain.

Baca Juga :  10 Pemain Berpotensi Dipertahankan

’’Insyallah 90 persen ditunjuk sebagai tuan rumah Porprov VIII. Hasil voting, semua KONI se-Jatim sepakat kami yang dianggap siap. Dua calon tuan rumah lain justru tidak ada yang mendukung,’’ ujarnya. Meski 90 persen positif, namun Suher mengaku belum bisa memastikan waktu pelaksanaan Porprov VIII nanti sesuai kalender atau tidak. Sebab, tahun 2024 nanti dipastikan bertepatan dengan tahun politik.

Yang mana, dikawatirkan antara olahraga dengan politik akan saling bersinggungan. Sehingga dimungkinkan bakal ada opsi perubahan waktu pelaksanaan, yakni antara dimajukan atau diundur setahun. ’’Kami anggap masih 90 persen karena tinggal memutuskan waktu pelaksanaannya saja. Ada kemungkinan diajukan di tahun 2023 atau diundur di tahun 2025. Tapi keputusan itu ada di tangan KONI dan Gubernur Jatim,’’ tambahnya.

Baca Juga :  KONI Minta Cabor Turunkan Tensi TC

Meski demikian, Suher mengaku tak gentar meski ada perubahan waktu. Dirinya bersama Disbudporapar Kabupaten Mojokerto menyatakan siap menghelat hajatan olahraga multievent tersebut. Di mana, empat kawasan sudah diajukan sebagai venue pertandingan, mulai dari GOR dan Stadion Gajah Mada Mojosari, kawasan Pegunungan Pacet dan Trawas, serta Mahavihara Majapahit Trowulan.

Empat venue tersebut diusulkan siap menggelar pertandingan untuk 10 cabor. Mulai dari balap sepeda, catur, karate, judo, kempo, jiujitsu, bulutangkis, taekwondo, bola tangan hingga hoki. ’’Yang jelas kami sudah mengusulkan empat venue di empat kawasan. Untuk cabornya, nanti terserah hasil kesepakatan internal empat KONI, baik Sidoarjo, Jombang, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Mojokerto sendiri,’’ pungkasnya. (far/fen)

Usulan Tuan Rumah Bersama Porprov VIII 2024
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Usulan Kabupaten Mojokerto sebagai tuan rumah Porprov VIII bersama Sidoarjo, Kota Mojokerto dan Jombang menuai sinyalemen positif. Dari hasil rapat kerja KONI se-Jawa Timur (Jatim), Selasa (31/5), empat daerah yang mengajukan diri diklaim mendapat dukungan dari semua perwakilan KONI dan dispora daerah se-Jatim.

Klaim tersebut berdasarkan hasil voting usai memaparkan kesiapan venue yang akan menampung ribuan atlet guna berlaga di ajang olahraga multievent tingkat provinsi Jatim tersebut. Ketua Umum KONI Kabupaten Mojokerto, Suher Didieanto mengatakan, 90 persen empat daerah yang mengajukan diri sebagai pelaksana Porprov bakal ditunjuk resmi sebagai tuan rumah.

Selain mendapatkan dukungan sebagian besar daerah lain, dua calon tuan rumah pesaing juga tidak menunjukkan kesiapannya. Yakni gabungan daerah Malang Raya (Kota/Kabupaten Malang dan Kota Batu) serta daerah gabungan Pulau Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep). Keduanya daerah gabungan itu bahkan tidak satu pun yang mendapat dukungan dari KONI dan dispora daerah lain.

Baca Juga :  Perubahan Periodisasi Porprov Berimbas pada Pola Regenerasi Atlet

’’Insyallah 90 persen ditunjuk sebagai tuan rumah Porprov VIII. Hasil voting, semua KONI se-Jatim sepakat kami yang dianggap siap. Dua calon tuan rumah lain justru tidak ada yang mendukung,’’ ujarnya. Meski 90 persen positif, namun Suher mengaku belum bisa memastikan waktu pelaksanaan Porprov VIII nanti sesuai kalender atau tidak. Sebab, tahun 2024 nanti dipastikan bertepatan dengan tahun politik.

Yang mana, dikawatirkan antara olahraga dengan politik akan saling bersinggungan. Sehingga dimungkinkan bakal ada opsi perubahan waktu pelaksanaan, yakni antara dimajukan atau diundur setahun. ’’Kami anggap masih 90 persen karena tinggal memutuskan waktu pelaksanaannya saja. Ada kemungkinan diajukan di tahun 2023 atau diundur di tahun 2025. Tapi keputusan itu ada di tangan KONI dan Gubernur Jatim,’’ tambahnya.

Baca Juga :  10 Pemain Berpotensi Dipertahankan

Meski demikian, Suher mengaku tak gentar meski ada perubahan waktu. Dirinya bersama Disbudporapar Kabupaten Mojokerto menyatakan siap menghelat hajatan olahraga multievent tersebut. Di mana, empat kawasan sudah diajukan sebagai venue pertandingan, mulai dari GOR dan Stadion Gajah Mada Mojosari, kawasan Pegunungan Pacet dan Trawas, serta Mahavihara Majapahit Trowulan.

- Advertisement -

Empat venue tersebut diusulkan siap menggelar pertandingan untuk 10 cabor. Mulai dari balap sepeda, catur, karate, judo, kempo, jiujitsu, bulutangkis, taekwondo, bola tangan hingga hoki. ’’Yang jelas kami sudah mengusulkan empat venue di empat kawasan. Untuk cabornya, nanti terserah hasil kesepakatan internal empat KONI, baik Sidoarjo, Jombang, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Mojokerto sendiri,’’ pungkasnya. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Debut Perdana, Rebut Emas Kejurnas

Truk Muatan Terop Terguling

Nasib CJH Lansia Tunggu Regulasi

Artikel Terbaru


/