alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Monday, August 15, 2022

Diikuti Ratusan Atlet Muda Tenis Meja di Jawa Timur

– Turnamen Tenis Meja Tingkat Remaja dan Umum
– Besutan PTM Daleman, IPNU Mojokerto, dan JPRM

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Turnamen tenis meja Mojokerto Raya memperebutkan Piala IPNU Mojokerto dan Jawa Pos Radar Mojokerto (JRPM) resmi dibuka tadi pagi di gedung pertemuan MAN 2 Sooko, Kabupaten Mojokerto. Turnamen tersebut hasil kerja bareng Persatuan Tenis Meja (PTM) Daleman, IPNU Mojokerto, dan JPRM.

Mulai hari ini hingga besok, turnamen mempertemukan 297 atlet peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk saling beradu menjadi yang terbaik. Selain sebagai media silaturahim, ajang ini juga untuk mencari bibit petenis meja unggul yang siap mewakili Kabupaten Mojokerto di berbagai kejuaraan baik level provinsi hingga nasional.

Baca Juga :  Meledak saat Petasan Dirakit, Pelajar 16 Tahun Asal Sampangagung Tewas

Dibukanya turnamen yang pertama kali digelar ini ditandai dengan sambutan dari Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa. Wabup turut hadir guna menyaksikan langsung aksi para atlet dalam menunjukkan skill terbaiknya.

Khususnya di kategori pelajar yang banyak diikuti talenta-talenta muda. Setelah itu, babak penyisihan pun diputar dengan mempertandingan kategori usia di bawah 10 tahun atau U-10 putri.

“Dengan turnamen ini, saya berharap muncul bibit tenis meja potensial yang siap mengharumkan nama Kabupaten Mojokerto di tingkat nasional ataupun internasional,” Ujar pria yang akrab disapa Gus Barra tersebut.

Untuk kategori pelajar, terdata 165 peserta yang dibagi tiga nomor berdasarkan kelompok usia, yakni U-10 putri dan U-15 putra/putri. Sedangkan untuk kategori umum, diikuti 132 peserta yang dibatasi dengan klasifikasi level skill, yakni khusus petenis meja devisi 6 dan 7.

Baca Juga :  Curang! Kurangi Takaran 1 Liter, SPBU di Serang Ditutup Pertamina

Tidak hanya dari Mojokerto saja, sejumlah peserta juga berasal dari luar Mojokerto. Seperti Pamekasan, Sidoarjo, Gresik, Jombang, Malang, Trenggalek, Kediri, Madiun, Tuban dan Bojonegoro.

Untuk mendorong munculnya bibit muda potensial, panitia tidak memperkenankan atlet porprov turut dalam pertandingan. Tujuannya agar proses turnamen berlangsung dinamis tanpa ada dominasi atlet tertentu. Dengan begitu maka, kualitas atlet terbentuk dan tertempa secara alami

“Kami ingin semua atlet punya kesempatan yang sama untuk menang. Sehingga pertandingan dan turnamen berjalan fair,” Pungkasnya. (far/fen)

– Turnamen Tenis Meja Tingkat Remaja dan Umum
– Besutan PTM Daleman, IPNU Mojokerto, dan JPRM

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Turnamen tenis meja Mojokerto Raya memperebutkan Piala IPNU Mojokerto dan Jawa Pos Radar Mojokerto (JRPM) resmi dibuka tadi pagi di gedung pertemuan MAN 2 Sooko, Kabupaten Mojokerto. Turnamen tersebut hasil kerja bareng Persatuan Tenis Meja (PTM) Daleman, IPNU Mojokerto, dan JPRM.

Mulai hari ini hingga besok, turnamen mempertemukan 297 atlet peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk saling beradu menjadi yang terbaik. Selain sebagai media silaturahim, ajang ini juga untuk mencari bibit petenis meja unggul yang siap mewakili Kabupaten Mojokerto di berbagai kejuaraan baik level provinsi hingga nasional.

Baca Juga :  Pengadaan Proyek Perumahan Pegawai Bandara Yogyakarta Rugikan Rp 23 miliar

Dibukanya turnamen yang pertama kali digelar ini ditandai dengan sambutan dari Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa. Wabup turut hadir guna menyaksikan langsung aksi para atlet dalam menunjukkan skill terbaiknya.

Khususnya di kategori pelajar yang banyak diikuti talenta-talenta muda. Setelah itu, babak penyisihan pun diputar dengan mempertandingan kategori usia di bawah 10 tahun atau U-10 putri.

“Dengan turnamen ini, saya berharap muncul bibit tenis meja potensial yang siap mengharumkan nama Kabupaten Mojokerto di tingkat nasional ataupun internasional,” Ujar pria yang akrab disapa Gus Barra tersebut.

Untuk kategori pelajar, terdata 165 peserta yang dibagi tiga nomor berdasarkan kelompok usia, yakni U-10 putri dan U-15 putra/putri. Sedangkan untuk kategori umum, diikuti 132 peserta yang dibatasi dengan klasifikasi level skill, yakni khusus petenis meja devisi 6 dan 7.

Baca Juga :  MPLS SMPN 1 Kota Mojokerto, Pamerkan Program Ekstrakurikuler Sekolah
- Advertisement -

Tidak hanya dari Mojokerto saja, sejumlah peserta juga berasal dari luar Mojokerto. Seperti Pamekasan, Sidoarjo, Gresik, Jombang, Malang, Trenggalek, Kediri, Madiun, Tuban dan Bojonegoro.

Untuk mendorong munculnya bibit muda potensial, panitia tidak memperkenankan atlet porprov turut dalam pertandingan. Tujuannya agar proses turnamen berlangsung dinamis tanpa ada dominasi atlet tertentu. Dengan begitu maka, kualitas atlet terbentuk dan tertempa secara alami

“Kami ingin semua atlet punya kesempatan yang sama untuk menang. Sehingga pertandingan dan turnamen berjalan fair,” Pungkasnya. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Tetap Diminta Pantau Pertandingan

Plengsengan Ambrol Semakin Lebar

Diwarnai Jaringan Internet Ngadat

Artikel Terbaru

/