alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Wednesday, August 10, 2022

Terpuruk Porprov, Tim Porprov Sepak Bola Kabupaten Mojokerto Dipertahankan

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Terpuruk di babak penyisihan Porprov VII menjadi tanggung jawab besar manajemen tim sepak bola Kabupaten Mojokerto. Tidak sekadar mengembalikan tim ke Askab PSSI Mojokerto, manajemen juga memberikan evaluasi agar performa tim di Porprov tahun depan bisa lebih baik lagi.

Bahkan, manajemen juga merekomendasikan agar sebagian besar pemain yang tergabung di skuad tim dipertahankan untuk persiapan Porprov VIII nanti. Selain faktor usia pemain yang masih mumpuni, efektivitas waktu juga menjadi suplemen pendukung tim dalam persiapannya menuju ajang olahraga multievent level provinsi Jawa Timur tersebut.

’’Saya kira 70 persen komposisi pemain punya kualitas. Harapan kami pemain dipertahankan masih bisa dipakai untuk Porprov berikutnya, siapapun nanti pelatih yang memegangnya,’’ ujar pelatih kepala tim Porprov, Sigit Eko Pramono kemarin.

Baca Juga :  Galang Dukungan Daerah Lain, Protes Perpindahan Atlet Pebiliar asal Ngawi

Sigit menjelaskan, dari 24 pemain yang ia asuh, 17 di antaranya dinilai memiliki skill yang mumpuni. Hal itu terbukti dari beberapa kali uji coba yang menunjukkan hasil memuaskan. Selain itu, juga usia mereka yang terhitung masih muda, yakni 19 tahun. Sehingga saat diturunkan di Porprov VIII tahun depan, performa mereka sudah siap seratus persen. ’’Saya yakin mereka akan lebih matang nantinya jika tim ini dipertahankan,’’ tegasnya.

Meski demikian, Sigit juga berpesan kepada Askab PSSI agar pemain yang dipertahankan nanti tetap diberikan program latihan kontinyu. Bahkan, tidak dipungkiri mereka bisa langsung menatap Porprov dengan program latihan efektif. Hal ini tak lepas dari keputusan Gubernur Jawa Timur yang memajukan setahun pelaksanaan Porprov VIII, yakni di tahun 2023 nanti. ’’Pesan dari Ketua KONI kemarin juga minta untuk dipertahankan, karena pelaksanaan Porprov bisa jadi dimajukan dari tahun 2024 menjadi 2023,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Atlet Gantole Sumbang Tiga Medali

Seperti diketahui, tim sepak bola Kabupaten Mojokerto terlempar lebih dulu dari babak penyisihan grup D Porprov VII usai menelan tiga kali kekalahan. Bahkan, tidak satupun poin mampu diraih Mochammad Firman dkk usai dibantai Kota Pasuruan 0-4, 1-2 saat melawan Sidoarjo, dan 0-1 saat melawan Banyuwangi. (far/ron)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Terpuruk di babak penyisihan Porprov VII menjadi tanggung jawab besar manajemen tim sepak bola Kabupaten Mojokerto. Tidak sekadar mengembalikan tim ke Askab PSSI Mojokerto, manajemen juga memberikan evaluasi agar performa tim di Porprov tahun depan bisa lebih baik lagi.

Bahkan, manajemen juga merekomendasikan agar sebagian besar pemain yang tergabung di skuad tim dipertahankan untuk persiapan Porprov VIII nanti. Selain faktor usia pemain yang masih mumpuni, efektivitas waktu juga menjadi suplemen pendukung tim dalam persiapannya menuju ajang olahraga multievent level provinsi Jawa Timur tersebut.

’’Saya kira 70 persen komposisi pemain punya kualitas. Harapan kami pemain dipertahankan masih bisa dipakai untuk Porprov berikutnya, siapapun nanti pelatih yang memegangnya,’’ ujar pelatih kepala tim Porprov, Sigit Eko Pramono kemarin.

Baca Juga :  Urung Kirim Empat Pecatur

Sigit menjelaskan, dari 24 pemain yang ia asuh, 17 di antaranya dinilai memiliki skill yang mumpuni. Hal itu terbukti dari beberapa kali uji coba yang menunjukkan hasil memuaskan. Selain itu, juga usia mereka yang terhitung masih muda, yakni 19 tahun. Sehingga saat diturunkan di Porprov VIII tahun depan, performa mereka sudah siap seratus persen. ’’Saya yakin mereka akan lebih matang nantinya jika tim ini dipertahankan,’’ tegasnya.

Meski demikian, Sigit juga berpesan kepada Askab PSSI agar pemain yang dipertahankan nanti tetap diberikan program latihan kontinyu. Bahkan, tidak dipungkiri mereka bisa langsung menatap Porprov dengan program latihan efektif. Hal ini tak lepas dari keputusan Gubernur Jawa Timur yang memajukan setahun pelaksanaan Porprov VIII, yakni di tahun 2023 nanti. ’’Pesan dari Ketua KONI kemarin juga minta untuk dipertahankan, karena pelaksanaan Porprov bisa jadi dimajukan dari tahun 2024 menjadi 2023,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Galang Dukungan Daerah Lain, Protes Perpindahan Atlet Pebiliar asal Ngawi

Seperti diketahui, tim sepak bola Kabupaten Mojokerto terlempar lebih dulu dari babak penyisihan grup D Porprov VII usai menelan tiga kali kekalahan. Bahkan, tidak satupun poin mampu diraih Mochammad Firman dkk usai dibantai Kota Pasuruan 0-4, 1-2 saat melawan Sidoarjo, dan 0-1 saat melawan Banyuwangi. (far/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/