24.8 C
Mojokerto
Wednesday, March 22, 2023

Seleksi Atlet Futsal Kabupaten Mojokerto Kembali Tertunda

Minimnya Lapangan yang Standar

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Penjaringan pemain futsal proyeksi Porprov VIII Jatim yang dilakukan Askab PSSI Mojokerto harus tertunda. Pasalnya, Askab PSSI terkendala minimnya ketersediaan lapangan futsal sesuai standar. Mengoptimalkan waktu yang tersisa, Askab mengupayakan seleksi ulang dengan kompetisi tertutup tersebut digelar akhir pekan nanti.

Sedianya, seleksi ulang dari 16 klub futsalse-Kabupaten Mojokerto tersebut direncanakan digelar dua pekan lalu. Itu karena ada perubahan batasan usia maksimal pemain cabor futsal Porprov VIII Jatim yang ditetapkan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jatim. Yang sebelumnya berusia 21 tahun menjadi 18 tahun. Sehingga, dari 24 pemain yang terjaring sejak Desember lalu, hanya tersisa 12 pemain yang sesuai batasan usia.

Baca Juga :  Tim Porprov Kabupaten Mojokerto Maksimalkan Finishing hingga Set Piece

Hanya saja, seleksi ulang tersebut harus tertunda. Faktornya, Askab terkendala minimnya ketersediaan lapangan futsal dengan ukuran standar. ’’Rencana seleksi beberapa pekan lalu harus tertunda karena kita masih belum dapat lapangan yang ukurannya standar,’’ ungkap Anggota Komite Eksekutif (exco) Bidang FutsalAskab PSSI Mojokerto Sigit Eko Pramono.

Menurutnya, ukuran standar lapangan futsal adalah sekitar 40×20 meter. Sejauh ini belum ada lapangan futsal berukuran standar di Mojokerto selain GOR Indoor Mojosari. Luas lapangan di sana dinilai sesuai standar meski garis lapangan mepet dengan dinding. Sedangkan belakangan, GOR Indoor Mojosari bergiliran digunakan kegiatan sejumlah pihak berikut adanya pembenahan jelang porprov. ’’Karena di sana jadwal pemakaian lapangannya padat, jadi untuk sementara (seleksi) ditunda dulu,’’ paparnya.

Baca Juga :  Polisi Kota Mojokerto Buru Komplotan Emak-Bocah

Penundaan seleksi dengan sistem trofeo itu dilakukan bukan tanpa sebab. Sigit menjelaskan, potensi maupun skill atlet bakal terlihat gamblang ketika mereka berlaga di lapangan standar. ’’Kalau mereka bermain di lapangan kecil, tactical-nya akan berbeda,’’ terang Sigit.

Meski begitu pihaknya bakal mengupayakan semaksimal mungkin seleksi ulang tersebut bisa digelar sesegera mungkin. Dalam waktu dekat pihaknya bakal berkoordinasi intens dengan Disbudporapar Kabupaten Mojokerto untuk meminjam venue GOR Indoor Mojosari. ’’Kalau bisa akhir pekan ini, nanti kita komunikasikan dengan dispora. Untuk persiapan, kalau memang nanti porprov jadi dilaksanakan September, ya masih ada waktu yang cukup,’’ tandasnya. (vad/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/