alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Thursday, August 11, 2022

Cabor Peraih Emas Porprov Jadi Atensi Koni Kabupaten Mojokerto

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Gelaran Porprov VII belum usai, KONI Kabupaten Mojokerto sudah mengevaluasi kinerja kontingennya. Tak sekedar mengkritisi, KONI juga mengapresiasi sejumlah cabor peraih medali. Khususnya tiga cabor yang sukses menggapai emas pada kali pertama keikutsertaan pada porprov, yakni kick boxing, menembak, dan woodball.

KONI bahkan siap memprioritaskan pembinaan mereka untuk persiapan menyongsong Porprov VIII. Prioritas ini untuk menaikkan gengsi Kabupaten Mojokerto yang juga menjadi tuan rumah di ajang olahraga multievent level Jatim kali kedelapan 2024 nanti.

’’Yang pasti kami punya sikap dan pandangan tersendiri terhadap cabor yang memiliki prestasi. Karena kontribusi mereka, kami berikan support besar untuk pembinaan di Kabupaten Mojokerto,’’ tegas Ketua Umum KONI Kabupaten Mojokerto Suher Didieanto kemarin. Diakui Suher, pembinaan tiga cabor tersebut sebelumnya memang tidak masuk dalam list prioritas.

Baca Juga :  Galang Dukungan Daerah Lain, Protes Perpindahan Atlet Pebiliar asal Ngawi

Selain baru eksis, sumbangsih prestasinya juga belum terlihat. Akan tetapi setelah melihat hasil Porprov, Suher justru meyakini bahwa pembinaan dan prestasi ketiga cabor bisa lebih baik ke depannya. Bahkan dirinya siap membantu eksistensi mereka baik secara materiil maupun nonmateriil. Khususnya dua tahun ke depan atau persiapan menuju gelaran Porprov VIII, 2024 nanti.

Bantuan ini untuk menaikkan gengsi Kabupaten Mojokerto yang dijadwalkan bakal menjadi salah satu dari empat kabupaten/kota tuan rumah bersama Porprov VIII. ’’Kami juga ingin menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Sehingga medali juga bisa kami rebut sebanyak-banyaknya di Porprov VIII nanti,’’ ungkapnya.

Saat ini, peringkat Kabupaten Mojokerto masih terpuruk di posisi 21 dari 38 daerah se-Jatim. Dengan raihan medali sebanyak 6 emas, 5 perak, dan 21 perunggu atau terkumpul 55 poin. Tiga medali emas terakhir disumbangkan cabor menembak dan woodball yang didapat saat bertanding di hari Rabu (29/6) dan Kamis (30/6). Yang masing-masing diraih petembak putri, Nasya Salsabilla saat turun di nomor air rifle multi range putri.

Baca Juga :  Mabes Polri Sebut JNE Timbun Beras Bantuan Presiden 5 November 2021

Lalu, kuartet Achmad Fawwas Muizzuddin, Febri Tri Dana, dan Fadhil Muhammad, dan Ziddan Alvi Sahri yang turun cabor woodball nomor men team fairway. Serta kuartet Arninda Bellcasya, Ayu Putri Febriana Ningrum, Fadhluna Hibbani, dan Magfiro Al Kholika Wati yang turun di nomor women team stroke. Meskipun terseok-seok, namun raihan itu dianggap sudah lebih baik dari Porprov tahun 2019 lalu yang hanya bertengger diurutan 31. (far/fen)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Gelaran Porprov VII belum usai, KONI Kabupaten Mojokerto sudah mengevaluasi kinerja kontingennya. Tak sekedar mengkritisi, KONI juga mengapresiasi sejumlah cabor peraih medali. Khususnya tiga cabor yang sukses menggapai emas pada kali pertama keikutsertaan pada porprov, yakni kick boxing, menembak, dan woodball.

KONI bahkan siap memprioritaskan pembinaan mereka untuk persiapan menyongsong Porprov VIII. Prioritas ini untuk menaikkan gengsi Kabupaten Mojokerto yang juga menjadi tuan rumah di ajang olahraga multievent level Jatim kali kedelapan 2024 nanti.

’’Yang pasti kami punya sikap dan pandangan tersendiri terhadap cabor yang memiliki prestasi. Karena kontribusi mereka, kami berikan support besar untuk pembinaan di Kabupaten Mojokerto,’’ tegas Ketua Umum KONI Kabupaten Mojokerto Suher Didieanto kemarin. Diakui Suher, pembinaan tiga cabor tersebut sebelumnya memang tidak masuk dalam list prioritas.

Baca Juga :  Krisis Tim Sparing

Selain baru eksis, sumbangsih prestasinya juga belum terlihat. Akan tetapi setelah melihat hasil Porprov, Suher justru meyakini bahwa pembinaan dan prestasi ketiga cabor bisa lebih baik ke depannya. Bahkan dirinya siap membantu eksistensi mereka baik secara materiil maupun nonmateriil. Khususnya dua tahun ke depan atau persiapan menuju gelaran Porprov VIII, 2024 nanti.

Bantuan ini untuk menaikkan gengsi Kabupaten Mojokerto yang dijadwalkan bakal menjadi salah satu dari empat kabupaten/kota tuan rumah bersama Porprov VIII. ’’Kami juga ingin menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Sehingga medali juga bisa kami rebut sebanyak-banyaknya di Porprov VIII nanti,’’ ungkapnya.

Saat ini, peringkat Kabupaten Mojokerto masih terpuruk di posisi 21 dari 38 daerah se-Jatim. Dengan raihan medali sebanyak 6 emas, 5 perak, dan 21 perunggu atau terkumpul 55 poin. Tiga medali emas terakhir disumbangkan cabor menembak dan woodball yang didapat saat bertanding di hari Rabu (29/6) dan Kamis (30/6). Yang masing-masing diraih petembak putri, Nasya Salsabilla saat turun di nomor air rifle multi range putri.

Baca Juga :  Sedikit Lagi Tembus 20 Besar
- Advertisement -

Lalu, kuartet Achmad Fawwas Muizzuddin, Febri Tri Dana, dan Fadhil Muhammad, dan Ziddan Alvi Sahri yang turun cabor woodball nomor men team fairway. Serta kuartet Arninda Bellcasya, Ayu Putri Febriana Ningrum, Fadhluna Hibbani, dan Magfiro Al Kholika Wati yang turun di nomor women team stroke. Meskipun terseok-seok, namun raihan itu dianggap sudah lebih baik dari Porprov tahun 2019 lalu yang hanya bertengger diurutan 31. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/