Pengurus TITD Kelenteng Hok Sian Kiong, Kota Mojokerto Gede Sidarta mengatakan, penataan menyambut perayaan Tahun Baru Imlek di kelenteng tertua yang dibangun pada 23 Desember 1823 ini memang dilakukan jauh-jauh hari.
Menyusul, puncak Tahun Baru Imlek hampir bersamaan dengan datangnya bulan suci Ramadan. ”Tempat Ibadah Tri Dharma tersebut dicat ulang dan dipasang hiasan lampion di halaman depan. Untuk penyucian rupang para dewa, pengurus kelenteng berencana melaksanakan pada 11 Februari mendatang,” terangnya.
Imlek 2026 dalam hitungan Kongzili masuk pada tahun 2577 dan merupakan tahun Kuda Api atau fire horse. Kaum Tionghoa berharap di tahun Kuda Api ini menjadi energi besar bagi mereka untuk memulai bisnis dan menjalankan kehidupan sosial. ”Semoga di tahun Kuda Api mendatang ekonomi Indonesia semakin bergeliat positif,” tandas Gede. (fan/ris)
Editor : Fendy Hermansyah