SEBAGAI program pemberdayaan ekonomi keumatan, masjid berusia 159 tahun tersebut juga sukses mengembangkan inovasi baru. Diwujudkan melalui launching parfum Famoo yang diproduksi secara kreatif dan kekinian oleh remaja masjid (remas). Bahkan, pemasaran produknya kini mampu menembus pasar regional Jawa Timur.
’’Ke depan, kami berharap masjid agung ini dapat terus berinovasi dalam hal memberikan kenyamanan, ketenangan, dan kemakmuran bagi jemaah, termasuk melalui program ekonomi keumatan,’’ tandas Bidang Idaroh H. Achmad Rusyad Manfaluti.
Wakil Ketua Takmir Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto Dr. KH. Akhmad Jazuli Aziz, SH, M.Si, menambahkan, penghargaan Masjid Award tersebut tentu menjadi pemantik bagi para pengurus masjid agar semakin inovatif dalam menjalankan fungsi-fungsi kemasjidan.
’’Sebab, masjid yang baik adalah masjid yang memberikan manfaat secara luas. Bukan sekadar sebagai tempat ibadah, namun juga menjadi pusat pendidikan, pembinaan, dan pemberdayaan umat,’’ tegas pria yang menjabat Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Jawa Timur ini. (ris/fen)
Editor : Fendy Hermansyah