alexametrics
32.8 C
Mojokerto
Friday, October 7, 2022

Bersaing Tunjukkan Kualitas Editing Video

Tahapan Tes Open Recruitment Calon Content Creator

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Divisi Media Sosial dan Online Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) menggelar tes praktik editing video dan kameramen, bagi calon content creator di kantor JPRM, Kamis (22/9). Dari tujuh pelamar, enam calon content creator hadir untuk mengikuti tahapan tes ini. Mereka berasal dari Mojokerto dan Jombang.

Direktur JPRM M. Nur Kholis berkesempatan membuka proses tes, sekaligus memberikan pengantar dan arahan. Diterangkan, JPRM selalu memberikan ruang dan kesempatan bagi kalangan milenial. Khususnya, pelaku content creator untuk bergabung dengan media lokal terbesar di Mojokerto Raya ini.

”Ini adalah babak baru bagi JPRM. Karena ke depan kita harus memperkuat semua platform media sosial. Salah satunya adalah dengan open recruitment content creator,” ujar Nur Kholis. Hadir dalam kesempatan ini adalah jajaran direksi JPRM. Di antaranya, general manajer (GM) Abi Mukhlisin, manajer keuangan Niko Suseno, manajer SDM dan Quality Control Fredy Hariawan, manajer Media Sosial dan Online Mochamad Chariris, serta manajer Event dan Pengembangan Bisnis Arief Hikmawan.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi, BCA Mojokerto Kunjungi Kantor JPRM

Sebelum menjalani praktik editing videografi, keenam calon content creator lebih dulu melalui uji hunting berita. Dalam hal ini, turun langsung melakukan liputan di kawasan cagar budaya nasional, Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Satu peserta dituntut mampu mempraktikkan pengambilan gambar pesona candi peninggalan Majapahit, dengan teknik dan skill kreatif.

Di antaranya, di Candi Tikus, Candi Bajang Ratu, Kolam Segaran, Candi Kedaton Sumur Upas, Candi Brahu, dan kompleks Mahavihara Mojopahit atau Buddha Tidur. Untuk menunjukkan skill dalam membuat konten pada platform media sosial, calon content creator juga diuji melakukan editing video. Dengan konsep kekinian berdurasi 30 detik untuk media sosial, dan minimal 2 menit penayangan platform Youtube, Radar Mojokerto Televisi (RMTV).

Baca Juga :  Mertua Paksa Menantu Bercerai

’’Harapan kami, ke depan kita harus memiliki televisi. Dan nanti akan menjadi konvergensi media. Artinya, core (bisnis) kita tetap cetak, namun devisi media sosial dan online ini harus diperkuat,” terang Nur Kholis.

Tidak kurang dari 2 jam enam calon content creator mampu merampungkan proses editing video yang konsepnya menyesuaikan dengan RMTV, dan platform media sosial milik JPRM. Bahkan, mereka bersaing secara kualitas dalam bidang editing video. Mengemas konten dengan apik, kreatif, edukatif, informatif, sekaligus menghibur. (ris/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/