alexametrics
32.8 C
Mojokerto
Friday, October 7, 2022

CATEGORY

Sejarah dan Mojopedia

Pemandian Tirta Suam Sekar Putih, Sebagai Irigasi dan Sarana Rekreasi

TERPANCARNYA air dari bekas sumur pengeboran di Sekar Putih membuat tanah di sekitarnya yang semula tadah hujan menjadi lahan basah. Sumber air itu pun kemudian dimanfaatkan warga untuk mengairi persawahan sepanjang musim.

Pemandian Tirta Suam Sekar Putih, Eksplorasi Yodium Hasilkan Air Panas Alami

DI Kota Mojokerto pernah memiliki kolam pemandian air panas. Padusan dari sumber alami itu dulu dikenal dengan Pemandian Tirta Suam Sekar Putih. Mata air itu terpancar akibat dari aktivitas eksplorasi atau pengeboran bumi.

Misteri Jembatan Ireng, Matinya Tiga Pribumi karena Kerja Rodi

Jembatan Ireng penghubung Desa Ngingasrembong dan Desa Karangkedawang, Kecamatan Sooko, berumur lebih dari seabad. Konon, bekas jembatan angkutan tebu era kolonial itu berlumur darah pribumi. Tiga orang diceritakan tewas kelaparan selama proses pembangunan jembatan.

Arkeolog Sinyalir Ada Permukiman Kuno Zaman Majapahit

TEKA-teki Situs Gemekan di Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, perlahan terkuak. Arkeolog BPCB Jatim menduga, ada permukiman kuno di sekitar candi.

Sempat Beralih Fungsi untuk Penanda Buka Puasa

MESKI dari hasil simulasi sirine dipastikan telah berfungsi, namun penyampaian peringatan dini masih harus dibantu dengan keterlibatan masyarakat. Karena jumlahnya hanya satu unit, maka tanda bahaya diteruskan dengan membunyikan alat yang menghasilakan suara.

Riwayat Sirene di Kota Mojokerto, Pemberi Peringatan Dini dari Bahaya

KOTA Mojokerto pernah memiliki sirene atau alat yang berfungi untuk memberi peringatan tanda bahaya dengan pengeras suara. Sayangnya, keberadaan sistem peringatan dini itu kini telah hilang. Dulu, perangkat tersebut didirikan di pusat kota, tepatnya di sisi selatan alun-alun.

Dinding Luar Situs Gemekan Rusak

EKSKAVASI tahap tiga Situs Gemekan, Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, telah rampung. Namun, hingga kini, tim ekskavasi belum menampakkan seluruh pagar keliling meski. Bahkan, struktur pagar luar yang baru ditemukan sebagian disinyalir rusak akibat aktivitas pertanian.

Kompleks Permukiman Bangsawan Majapahit

EKSKAVASIi tahap satu Situs Watesumpak, Dusun/Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, rampung kemarin. Arkeolog BPCB Jatim menyebut, situs cagar budaya di antara areal pertanian itu merupakan struktur kompleks pemukiman bangsawan era Majapahit.

Bekas Pemakaman Abad 18

TEMUAN kerangka manusia di Situs Watesumpak, Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, akhirnya di relokasi ke tempat pemakaman umum desa, kemarin pagi. Arkeolog menduga area situs tersebut tempat pemakaman pada abad ke-18.

Empat Objek Diusulkan sebagai Cagar Budaya

PEMKOT Mojokerto bakal kembali menambah daftar bangunan cagar budaya peringkat kota. Kali ini, empat titik bersejarah tengah dilakukan pengkajian untuk diusulkan ke Pemprov Jatim.

Berita Terbaru

/