alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Tuesday, June 28, 2022

dr Dwi Rizki Wulandari, M.Pd, Kombinasikan Ilmu Kesehatan dengan Pendidikan

KEPAKARAN di bidang pendidikan dan kesehatan seolah melekat pada diri Direktur RSI Hasanah Muhammadiyah Mojokerto dr Dwi Rizki Wulandari, M.Pd. Ini bukan isapan jempol belaka. Buktinya, setelah menjadi dokter, dia juga mengambil magister pendidikan.

Wanita yang kerap disapa dr Kiki ini punya alasan tersendiri. Dirinya pernah menjadi pendidik di sekolah. Namun, seiring berjalannya waktu, dirinya kembali ke dunia pelayanan kesehatan.. ’’Mungkin banyak yang beranggapan aneh, tapi bagi saya itu merupakan hal yang seru,’’ ujarnya.

Wanita kelahiran Surabaya ini mengungkapkan, ilmu kependidikan yang didapatkan membantu tugasnya sebagai direktur rumah sakit. Sebab, bermanfaat dalam menelurkan kebijakan rumah sakit dalam menangani pasien. Sehingga, pasien tak hanya dibekali obat saja. Namun, juga harus ditelusuri penyebabnya serta cara pencegahan penyakit itu.

Baca Juga :  Jessica Putri Pratama, Jago Public Speaking dan Langganan Juara Vlog

’’Jadi semacam edukasi gitu. Saya kalau merawat pasien, itu pasti suka saya ajak bicara lama. Jadi, saya tahu yang salah dan titik penyebabnya dimana agar bisa diminimalisir penularannya,’’ jelas perempuan 48 tahun ini.

Masih kata dr Kiki, meski saat ini sudah menjabat sebagai direktur sejak 2016 silam, ia mengaku masih suka rindu berkutat menangani serta merawat pasien. Dia menuturkan, kesembuhan pasien seolah membawa kebahagiaan tersendiri baginya.

’’Saya kadang masih suka kangen saat merawat pasien. Tapi, saya menjalankan amanah sebagai direktur juga kan pasti bakal berdampak untuk jangka panjang. Lalu, kalau itu bisa dilakukan agar membawa kebaikan dalam jangka panjang, kenapa tidak,’’ ungkap dia.

Baca Juga :  Supriyanto, SH, Usulkan Pengembangan Kawasan Pariwisata Terintegrasi

Disinggung terkait harapannya terhadap RSI Hasanah di bawah kepemimpinannya, Kiki mengaku saat ini tengah fokus pada pembangunan serta pengembangan pelayanan. Wanita yang tinggal di Desa Podoroto Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang ini memaparkan, pengembangan itu dimulai dari merombak standar pelayanan rumah sakit yang akan diberikan pada warga.

’’Tahun depan, kami optimistis bisa memperluas wilayah rumah sakit. Kami juga optimis, meski dengan kondisi bangunan yang kecil, namun kualitas pelayanan tidak akan mengecewakan masyarakat. Kita mengacu pada perbaikan akreditasi yang menjadi dasar pengembangan layanan untuk ke depannya,’’ tandas dr Kiki. (oce/fen)

KEPAKARAN di bidang pendidikan dan kesehatan seolah melekat pada diri Direktur RSI Hasanah Muhammadiyah Mojokerto dr Dwi Rizki Wulandari, M.Pd. Ini bukan isapan jempol belaka. Buktinya, setelah menjadi dokter, dia juga mengambil magister pendidikan.

Wanita yang kerap disapa dr Kiki ini punya alasan tersendiri. Dirinya pernah menjadi pendidik di sekolah. Namun, seiring berjalannya waktu, dirinya kembali ke dunia pelayanan kesehatan.. ’’Mungkin banyak yang beranggapan aneh, tapi bagi saya itu merupakan hal yang seru,’’ ujarnya.

Wanita kelahiran Surabaya ini mengungkapkan, ilmu kependidikan yang didapatkan membantu tugasnya sebagai direktur rumah sakit. Sebab, bermanfaat dalam menelurkan kebijakan rumah sakit dalam menangani pasien. Sehingga, pasien tak hanya dibekali obat saja. Namun, juga harus ditelusuri penyebabnya serta cara pencegahan penyakit itu.

Baca Juga :  Dosa Jariah Media Sosial

’’Jadi semacam edukasi gitu. Saya kalau merawat pasien, itu pasti suka saya ajak bicara lama. Jadi, saya tahu yang salah dan titik penyebabnya dimana agar bisa diminimalisir penularannya,’’ jelas perempuan 48 tahun ini.

Masih kata dr Kiki, meski saat ini sudah menjabat sebagai direktur sejak 2016 silam, ia mengaku masih suka rindu berkutat menangani serta merawat pasien. Dia menuturkan, kesembuhan pasien seolah membawa kebahagiaan tersendiri baginya.

’’Saya kadang masih suka kangen saat merawat pasien. Tapi, saya menjalankan amanah sebagai direktur juga kan pasti bakal berdampak untuk jangka panjang. Lalu, kalau itu bisa dilakukan agar membawa kebaikan dalam jangka panjang, kenapa tidak,’’ ungkap dia.

Baca Juga :  Qirana Zhafira Pangestu, Gemar Ikuti Segala Lomba
- Advertisement -

Disinggung terkait harapannya terhadap RSI Hasanah di bawah kepemimpinannya, Kiki mengaku saat ini tengah fokus pada pembangunan serta pengembangan pelayanan. Wanita yang tinggal di Desa Podoroto Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang ini memaparkan, pengembangan itu dimulai dari merombak standar pelayanan rumah sakit yang akan diberikan pada warga.

’’Tahun depan, kami optimistis bisa memperluas wilayah rumah sakit. Kami juga optimis, meski dengan kondisi bangunan yang kecil, namun kualitas pelayanan tidak akan mengecewakan masyarakat. Kita mengacu pada perbaikan akreditasi yang menjadi dasar pengembangan layanan untuk ke depannya,’’ tandas dr Kiki. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/