Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Desa Kita Maju Bersama

F
Penulis: Fendy Hermansyah❯
M. Nur Kholis, Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto.
M. Nur Kholis, Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto.

Advertisement

 

Oleh: M. Nur Kholis

Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto

Advertisement

SETELAH 18 tahun vakum, Jawa Pos Radar Mojokerto Award kembali hadir. Kami pernah menggelar event serupa tiga tahun berturut-turut, 2006, 2007, dan 2008. Tahun-tahun berikutnya berhenti total. Mengapa berhenti? Terlalu panjang ceritanya, kalau diuraikan dalam tulisan ini. 

Dan, sejatinya rencana kembali menggelar Radar Mojokerto Award ini, muncul sejak empat tahun lalu, bersamaan dengan hadirnya rubrik ”desakita”. Dari evaluasi, kami ingin lebih serius dan harus menjadi program strategis jangka panjang Radar Mojokerto. 

Landasannya harus jelas, cantolannya harus jelas, dan narasinya harus jelas. Singkat cerita, rubrik ”desakita” di Radar Mojokerto dan Radar Jombang menjadi pemantik. Rubrik ”desakita” yang nonstop terbit setiap hari bukan hanya sekadar sebuah catatan tentang desa, namun harus ada nilai lebih. Rasanya hanya kami, koran cetak harian (Radar Mojokerto dan Radar Jombang) yang memiliki rubrik ”desakita”. Hanya sebuah keyakinan, masa depan kami juga ada di desa. 

Advertisement

Otonomi daerah bukan hanya terlihat kota/kabupaten, tetapi sudah jauh masuk ke desa. Kami hanya ingin menumpang: kalau desa maju, Kabupaten Mojokerto maju, Kota Mojokerto maju, Jawa Timur maju, Indonesia maju, Radar Mojokerto mudah-mudahan juga terus maju. Untuk itu, kami ingin terus bisa membersamai desa-desa. Desa kita maju bersama.

Tak cukup di koran cetak, rubrik ”desakita” kami perkuat di online dengan desakita.co yang dikelola bareng Radar Mojokerto dan Radar Jombang. Dan, tak cukup pula hanya diberitakan, kami berpikir harus ada apresiasi kepada desa-desa yang memiliki kelebihan dan keunggulan. 

Wacana empat tahun lalu itu, insya Allah hari ini, Selasa, 7 Juli 2026, kami kami wujudkan. Apalagi, faktanya banyak desa di Kabupaten Mojokerto luar biasa hebat. Namun, pada akhirnya terpilih 16 desa untuk kami berikan apresiasi. Kami tak sendirian, kami juga melibatkan banyak pihak untuk menentukannya. 

Rencana pemberian apresiasi kepada desa ini juga sudah kami sampaikan kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Bapak Yandri Susanto. Pak Menteri Yandri sangat mendukung inovasi yang dilakukan Radar Mojokerto. Terima kasih Pak Menteri atas saran dan masukannya. 

Advertisement

Artikel Terkait

Kembangkan Rubrik Desakita Lebih Menarik dan Tematik

Kembangkan Rubrik Desakita Lebih Menarik dan Tematik

KEDATANGAN rombongan Staf Khusus Menteri Desa dan PDT M. Afif Zamroni di kantor Jawa Pos Radar Mojokerto disambut hangat Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto M. Nur Kholis bersama kru. Dalam kunjungan yang berlangsung selam

KH Asep Saifuddin Chalim: Saya Akan Setia Membersamai Dunia Pendidikan 

KH Asep Saifuddin Chalim: Saya Akan Setia Membersamai Dunia Pendidikan 

PENGASUH Lembaga Pendidikan Unggulan Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, KH Asep Saifuddin Chalim menyatakan komitmennya untuk membersamai dunia pendidikan di Mojokerto. Hal itu dilak

Mendes PDT: Rubrik Desakita Jawa Pos Radar Mojokerto Layak Diganjar Penghargaan Nasional

Mendes PDT: Rubrik Desakita Jawa Pos Radar Mojokerto Layak Diganjar Penghargaan Nasional

Mendes PDT Yandri Susanto menyampaikan apresiasinya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM). Yandri menilai dedikasi JPRM yang meliput desa setiap hari patut diganjar penghargaan nasional. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer