alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Isnanik, S.Pd. SD, Lahirkan Lulusan Berkualitas lewat Penanaman Karakter

MENDIDIK siswa berprestasi tak hanya dikuatkan melalui pencapaian prestasi. Penanaman karakter juga bisa menjadi upaya mencetak generasi unggul.

Hal ini diungkapkan Kepala SD Negeri Brayung 2 Isnanik, S.Pd, SD. Hampir empat bulan menjabat, wanita kerap disapa Nanik ini mengatakan penanaman karakter menjadi program prioritas yang dijalankannya. Sebab, lewat penanaman karakter, siswa akan terbiasa melakukan tindakan terpuji. ’’Era digitalisasi membawa pengaruh yang sangat berdampak pada karakter siswa. Nah, lewat metode pembiasaan ini kita ingin menanamkan karakter siswa yang bisa membawa pengaruh baik pada masyarakat,’’ ungkapnya.

Penanaman karakter itu, lanjut dia, diterapkan mulai dari nilai religius. Seperti kegiatan Jumat Amal, Gemajuza serta istighosah bersama. ’’Selain menumbuhkan karakter bertakwa, anak-anak juga diharapkan bisa memiliki karakter peduli terhadap sesama,’’ ulasnya. Tak hanya itu, ada pula penanaman karakter toleransi. Itu diimplementasikan melalui program Emas. Yakni akronim dari emansipasi sesama siswa.

Baca Juga :  Prioritaskan Program yang Menyentuh Langsung Masyarakat

Lalu, wanita 52 tahun ini menuturkan selain menanamkan karakter bernilai religius, SD Negeri Brayung 2 juga berkomitmen menjadikan siswa berkarakter patriotisme dan cinta tanah air. Melalui pelaksanaan apel pagi setiap hari sebelum memulai pelajaran. ’’Selama apel mereka juga diwajibkan menyanyikan Indonesia Raya dan membaca Pancasila. Setelah itu, ada pembacaan surat-surat pendek serta salawat Nabi Muhammad,’’ jelasnya.

Penerapan lain, yakni siswa diajarkan untuk mencintai kebersihan dan lingkungan. Bentuk kegiatannya lewat pelaksanaan Sabtu Bersih. ’’Dilaksanakan setiap minggu pertama dan ketiga. Sedangkan untuk minggu kedua dan keempat setiap Sabtu kita gunakan untuk senam pagi,’’ beber dia.

Dari sejumlah penerapan tersebut, Nanik menuturkan, pihaknya berharap saat lulus nanti, mereka terbiasa dengan kebiasaan yang sudah ditanamkan sejak di sekolah. Kemudian, penanaman karakter ini, bisa diterapkan ke kehidupan sehari-hari. ’’Sehingga, kita harapkan SD Negeri Brayung 2 memiliki lulusan berkarakter dari penerapan pembiasaan ini,’’ tandasnya. (oce/fen)

Baca Juga :  Jinem, S.Pd, Targetkan Tiap Tahun Raih Prestasi

MENDIDIK siswa berprestasi tak hanya dikuatkan melalui pencapaian prestasi. Penanaman karakter juga bisa menjadi upaya mencetak generasi unggul.

Hal ini diungkapkan Kepala SD Negeri Brayung 2 Isnanik, S.Pd, SD. Hampir empat bulan menjabat, wanita kerap disapa Nanik ini mengatakan penanaman karakter menjadi program prioritas yang dijalankannya. Sebab, lewat penanaman karakter, siswa akan terbiasa melakukan tindakan terpuji. ’’Era digitalisasi membawa pengaruh yang sangat berdampak pada karakter siswa. Nah, lewat metode pembiasaan ini kita ingin menanamkan karakter siswa yang bisa membawa pengaruh baik pada masyarakat,’’ ungkapnya.

Penanaman karakter itu, lanjut dia, diterapkan mulai dari nilai religius. Seperti kegiatan Jumat Amal, Gemajuza serta istighosah bersama. ’’Selain menumbuhkan karakter bertakwa, anak-anak juga diharapkan bisa memiliki karakter peduli terhadap sesama,’’ ulasnya. Tak hanya itu, ada pula penanaman karakter toleransi. Itu diimplementasikan melalui program Emas. Yakni akronim dari emansipasi sesama siswa.

Baca Juga :  Ernawati SPd, MPd, Cetak Siswa Religius dan Berkarakter

Lalu, wanita 52 tahun ini menuturkan selain menanamkan karakter bernilai religius, SD Negeri Brayung 2 juga berkomitmen menjadikan siswa berkarakter patriotisme dan cinta tanah air. Melalui pelaksanaan apel pagi setiap hari sebelum memulai pelajaran. ’’Selama apel mereka juga diwajibkan menyanyikan Indonesia Raya dan membaca Pancasila. Setelah itu, ada pembacaan surat-surat pendek serta salawat Nabi Muhammad,’’ jelasnya.

Penerapan lain, yakni siswa diajarkan untuk mencintai kebersihan dan lingkungan. Bentuk kegiatannya lewat pelaksanaan Sabtu Bersih. ’’Dilaksanakan setiap minggu pertama dan ketiga. Sedangkan untuk minggu kedua dan keempat setiap Sabtu kita gunakan untuk senam pagi,’’ beber dia.

Dari sejumlah penerapan tersebut, Nanik menuturkan, pihaknya berharap saat lulus nanti, mereka terbiasa dengan kebiasaan yang sudah ditanamkan sejak di sekolah. Kemudian, penanaman karakter ini, bisa diterapkan ke kehidupan sehari-hari. ’’Sehingga, kita harapkan SD Negeri Brayung 2 memiliki lulusan berkarakter dari penerapan pembiasaan ini,’’ tandasnya. (oce/fen)

Baca Juga :  Sensus Penduduk 2020 Lanjutan, Sensus Spesial Edition

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/