alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Qirana Zhafira Pangestu, Gemar Ikuti Segala Lomba

SEBAGAI generasi muda, sudah seharusnya untuk produktif. Dengan mengikuti banyak kegiatan bermanfaat, maka mental kompetitor pun akan terbentuk. Hal inilah yang tertanam dari Qirana Zhafira Pangestu, 8.

Menjadi finalis paling muda dalam lomba Bocah Mojopahit 2022 Kabupaten Mojokerto, tak menyurutkan semangat pelajar MI Nurul Huda I ini meraih kesuksesan. Berkat kegigihannya, ia berhasil merebut dua kategori kejuaraan dalam lomba Bocah Mojopahit 2022. ”Alhamdulillah kemarin dapat dua juara. Yang satu kategori favorit, satu lagi kategori bocah wadon kreatif. Nggak nyangka,” ujar bocah yang masih duduk di kelas II MI ini.

Putri sulung pasangan Deny M. Yasin dan Arini Wara P ini tak memungkiri, dirinya suka mengikuti segala jenis lomba sejak lama. Mulai lomba mengaji, berenang, hingga modelling. Bagi dia, ikut kompetisi adalah sesuatu yang menantang. ”Kalau ditunjuk guru gitu, pasti saya ikut. Kalau ada kompetisi apapun pasti saya iyakan. Biar nggak minder,” bebernya.

Baca Juga :  Suwadi, Lahirkan Generasi Siswa Cakap Literasi

Qirana mengatakan, sikap optimis mengikuti berbagai lomba itu, tak lepas dari dukungan orang tua. Dia melanjutkan, semua lomba yang dijajalnya selalu diiringi restu oleh kedua orang tuanya. Sehingga, sebelum dia bersaing dalam perlombaan, Qirana selalu minta doa sang ibu dan ayahnya. ”Karena, kalau tidak ada doa dari orang tua kurang sreg,” sebutnya.

Disinggung terkait rencananya ke depan, Qirana mengaku bakal mencoba perlombaan di bidang lainnya. Tak hanya itu, pasca menyandang gelar Bocah Mojopahit, bocah kelahiran 20 Februari 2014 ini bakal mengikuti kursus public speaking. ”Saya jadi lebih suka cerita semenjak ikut lomba itu. Akhirnya sama mama, saya disuruh ikut pelatihan public speaking, biar semakin pinter ngomong,” tandasnya. (oce/ron)

Baca Juga :  Tasbiroh, S.Pd.I, Karakter Akhlakul Karimah Jadi Kebutuhan Siswa

SEBAGAI generasi muda, sudah seharusnya untuk produktif. Dengan mengikuti banyak kegiatan bermanfaat, maka mental kompetitor pun akan terbentuk. Hal inilah yang tertanam dari Qirana Zhafira Pangestu, 8.

Menjadi finalis paling muda dalam lomba Bocah Mojopahit 2022 Kabupaten Mojokerto, tak menyurutkan semangat pelajar MI Nurul Huda I ini meraih kesuksesan. Berkat kegigihannya, ia berhasil merebut dua kategori kejuaraan dalam lomba Bocah Mojopahit 2022. ”Alhamdulillah kemarin dapat dua juara. Yang satu kategori favorit, satu lagi kategori bocah wadon kreatif. Nggak nyangka,” ujar bocah yang masih duduk di kelas II MI ini.

Putri sulung pasangan Deny M. Yasin dan Arini Wara P ini tak memungkiri, dirinya suka mengikuti segala jenis lomba sejak lama. Mulai lomba mengaji, berenang, hingga modelling. Bagi dia, ikut kompetisi adalah sesuatu yang menantang. ”Kalau ditunjuk guru gitu, pasti saya ikut. Kalau ada kompetisi apapun pasti saya iyakan. Biar nggak minder,” bebernya.

Baca Juga :  Juara OSN Matematika Tingkat SMP

Qirana mengatakan, sikap optimis mengikuti berbagai lomba itu, tak lepas dari dukungan orang tua. Dia melanjutkan, semua lomba yang dijajalnya selalu diiringi restu oleh kedua orang tuanya. Sehingga, sebelum dia bersaing dalam perlombaan, Qirana selalu minta doa sang ibu dan ayahnya. ”Karena, kalau tidak ada doa dari orang tua kurang sreg,” sebutnya.

Disinggung terkait rencananya ke depan, Qirana mengaku bakal mencoba perlombaan di bidang lainnya. Tak hanya itu, pasca menyandang gelar Bocah Mojopahit, bocah kelahiran 20 Februari 2014 ini bakal mengikuti kursus public speaking. ”Saya jadi lebih suka cerita semenjak ikut lomba itu. Akhirnya sama mama, saya disuruh ikut pelatihan public speaking, biar semakin pinter ngomong,” tandasnya. (oce/ron)

Baca Juga :  Gagas Sekolah Berwawasan Literasi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/