alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Abdul Majid, S.Pd, Cetak Generasi Beriman dan Bertakwa

LINGKUNGAN sekolah juga menentukan daya tumbuh kembang seorang anak dalam mengenyam ilmu pendidikan. Beruntungnya, SD Negeri Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto didirikan di sekitar lingkungan bernuansa agamis sehingga itu semakin mendukung penciptaan karakter siswa bertakwa.

Kepala SD Negeri Sumolawang Abdul Majid, S.Pd mengatakan sekolah dengan 272 murid ini terletak di lingkungan yang berbudaya religius. Sehingga, selama tiga tahun kepemimpinannya, ia mengedepankan program mencetak siswa berkarakter iman dan takwa.

Itu setelah didukung dengan suasana lingkungan yang support terhadap pertumbuhan anak usia SD. ’’Semua kegiatan belajar mengajar kita selipkan dengan penanaman karakter beriman dan bertakwa. Karena memang berangkatnya dari latar belakang lingkungan sekitar sekolah yang dikelilingi pondok pesantren,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Bukan Tak Masuk Akal, Tetapi Melampaui Akal

Pria kerap disapa Majid ini menuturkan, setiap pagi sebelum jam masuk, pihaknya rutin memainkan lantunan ayat suci Alquran melalui pengeras suara untuk didengarkan warga sekolah. Itu diputar sekitar 15 menit. Lalu, saat hendak memulai pelajaran, siswa dibiasakan untuk membaca doa sesuai kepercayaan masing-masing. ’’Itu wajib dilakukan setiap hendak memulai pelajaran,’’ tutur mantan Kepala SDN Brayung 2 itu.

Lalu, sebelum pulang, siswa wajib membaca tiga surat pendek Alquran dan dilanjutkan membaca doa selesai pelajaran. Adapun, di hari tertentu, siswa juga mendapatkan kegiatan tambahan demi mewujudkan generasi beriman dan bertakwa. Yakni pada hari Kamis dan Jumat. ’’Kalau Kamis itu biasanya siswa kita pakai untuk setor hafalan surat lewat program Gemajuza. Kalau jumat kita adakan doa bersama dan istighosah,’’ bebernya.

Baca Juga :  Annora Magga Gautami Ketagihan Ikut Lomba

Warga Dusun Unggahan, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri ini menyebutkan, setiap siswa kelas VI ditargetkan hafal surat Yasin saat lulus nanti. Ini menjadi salah satu bukti implementasi pada penerapan program pendidikan berkarakter iman dan takwa. Kedepannya, lanjut Majid, ia tengah berfokus pada pembentukan ekstrakurikuler Banjari. Hal itu dinilai untuk menguatkan profil SD Negeri Sumolawang yang berkarakter religus. ’’Untuk semakin menguatkan siswa menjadi generasi yang beriman dan bertakwa. Insya Allah, mulai tahun ini ekskulnya kita rintis,’’ pungkasnya. (oce/fen)

LINGKUNGAN sekolah juga menentukan daya tumbuh kembang seorang anak dalam mengenyam ilmu pendidikan. Beruntungnya, SD Negeri Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto didirikan di sekitar lingkungan bernuansa agamis sehingga itu semakin mendukung penciptaan karakter siswa bertakwa.

Kepala SD Negeri Sumolawang Abdul Majid, S.Pd mengatakan sekolah dengan 272 murid ini terletak di lingkungan yang berbudaya religius. Sehingga, selama tiga tahun kepemimpinannya, ia mengedepankan program mencetak siswa berkarakter iman dan takwa.

Itu setelah didukung dengan suasana lingkungan yang support terhadap pertumbuhan anak usia SD. ’’Semua kegiatan belajar mengajar kita selipkan dengan penanaman karakter beriman dan bertakwa. Karena memang berangkatnya dari latar belakang lingkungan sekitar sekolah yang dikelilingi pondok pesantren,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Generasi Kreatif Berbekal Literasi dan Budidaya Tanaman

Pria kerap disapa Majid ini menuturkan, setiap pagi sebelum jam masuk, pihaknya rutin memainkan lantunan ayat suci Alquran melalui pengeras suara untuk didengarkan warga sekolah. Itu diputar sekitar 15 menit. Lalu, saat hendak memulai pelajaran, siswa dibiasakan untuk membaca doa sesuai kepercayaan masing-masing. ’’Itu wajib dilakukan setiap hendak memulai pelajaran,’’ tutur mantan Kepala SDN Brayung 2 itu.

Lalu, sebelum pulang, siswa wajib membaca tiga surat pendek Alquran dan dilanjutkan membaca doa selesai pelajaran. Adapun, di hari tertentu, siswa juga mendapatkan kegiatan tambahan demi mewujudkan generasi beriman dan bertakwa. Yakni pada hari Kamis dan Jumat. ’’Kalau Kamis itu biasanya siswa kita pakai untuk setor hafalan surat lewat program Gemajuza. Kalau jumat kita adakan doa bersama dan istighosah,’’ bebernya.

Baca Juga :  Mudik Sebagai Tradisi Islam

Warga Dusun Unggahan, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri ini menyebutkan, setiap siswa kelas VI ditargetkan hafal surat Yasin saat lulus nanti. Ini menjadi salah satu bukti implementasi pada penerapan program pendidikan berkarakter iman dan takwa. Kedepannya, lanjut Majid, ia tengah berfokus pada pembentukan ekstrakurikuler Banjari. Hal itu dinilai untuk menguatkan profil SD Negeri Sumolawang yang berkarakter religus. ’’Untuk semakin menguatkan siswa menjadi generasi yang beriman dan bertakwa. Insya Allah, mulai tahun ini ekskulnya kita rintis,’’ pungkasnya. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/