Kamis, 20 Jan 2022
Radar Mojokerto
Home / Sambel Wader
icon featured
Sambel Wader
Rindahwati S.Kep.NS, MM

Ajak Milenial Terjun ke Sektor Pertanian

02 Januari 2022, 06: 00: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Ajak Milenial Terjun ke Sektor Pertanian

Rindahwati, Ketua Fraksi Nasdem-Hanura DPRD Kabupaten Mojokerto (dok Rindahwati for jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

Lahir dan dibesarkan di daerah Pacet yang lekat dengan dunia pertanian membuat Rindahwati seolah tak bisa lepas dari hal-hal yang berbau pertanian. Kini, selain menjadi anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, dia pula menjadi Duta Petani Andalan naungan Kementerian Pertanian.

Apa saja yang dilakukan oleh duta petani yang dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo tersebut? Ditemui di kantor DPRD Kabupaten Mojokerto, politisi asal Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini membeberkan tugas tambahan tersebut. ’’Ya, sebenarnya banyak sekali. Akan tetapi intinya, kami mengenalkan program-program pertanian. Termasuk, mengawal petani-petani milenial,’’ ujar dia ditemui selepas rapat paripurna, beberapa hari lalu.

Perempuan berjilbab ini menjelaskan, duta tersebut dipilih secara langsung oleh Kementerian Pertanian. Di Jawa Timur, terdapat beberapa duta yang membawahi beberapa daerah sosialisasi. Mereka bertugas mengenalkan program pertanian besutan Kementan hingga memberikan pendampingan di lapangan. ’’Kami juga dapat mengusulkan program hingga bantuan yang diperlukan petani. Karena, sebenarnya program pertanian itu banyak sekali sedangkan petani kita banyak yang belum tahu,’’ jelas dia.

Baca juga: Miskin Pangkal Kriminal

Ketua Fraksi Nasdem-Hanura ini menuturkan, seperti halnya program Asuransi Petani. Program itu sebenarnya sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Akan tetapi, kalangan petani di Kabupaten Mojokerto yang mengakses program itu amat minim. ’’Padahal, kalau gagal panen, mereka bisa dapat ganti rugi. Ternaknya mati kena penyakit, bisa dapat asuransi. Nah, ini kan baru dan sebenarnya sangat bermanfaat sekali bagi petani, peternak hingga pembudidaya,’’ tutur perempuan kelahiran Kesiman, Kecamatan Pacet ini.

Tak hanya soal asuransi petani. Kementan RI, sebut Rindahwati, memiliki segudang program yang bisa diakses petani. Mulai pelatihan, pemberian bibit, pupuk, hingga pendampingan penanaman komoditas unggulan. Hanya saja, sosialisasi program-program tersebut masih minim. ’’Nah, tugas kami agar petani ini kenal dan tahu. Sehingga, mereka mau mengakses program itu. Bermanfaat sekali. Seperti tahun lalu, kami inisiasi budidaya porang di Kemlagi,’’ tandas dia.

Yang terbaru, sambung Rindahwati, adalah program petani milenial. Program ini mengajak kalangan milenial alias anak muda agar mau terjun di sektor pertanian. Mereka bisa dikenalkan dengan berbagai program pertanian modern yang cocok bagi anak muda. Selain itu, mereka dapat pelatihan di Indonesia hingga luar negeri pula. ’’ sambung dia.

Kabupaten Mojokerto, nilai Rindahwati merupakan daerah yang didominasi kawasan pertanian. Untuk itu, potensi pengembangan pertanian di kabupaten masih luas dan memiliki prospek bagus. Itu ditunjang kebijakan pemerintah daerah yang mulai melirik pertanian sebagai sektor unggulan daerah. ’’Kami dengan Bu Ikfina sudah sepakat untuk mengembangkan pertanian lebih maju lagi. Lewat pelatihan, studi banding, sampai pemberian program bantuan ke petani,’’ tandasnya.

Sebagai Duta Petani Andalan, dirinya menambahkan tak lepas peran Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) dari Kementan RI. ’’Kami dibimbing Prof Dr Ir Dedi Nursyamsi, M Agr untuk berikan penyuluhan hingga strategi pembangunan pertanian di daerah,’’ tambah Rindahwati. (fen)

(mj/fen/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia