alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Sunday, July 3, 2022

dr Dwi Rizki Wulandari, M.Pd, Kombinasikan Ilmu Kesehatan dan Pendidikan

KEPAKARAN di bidang pendidikan dan kesehatan, seolah melekat pada diri Direktur RSI Hasanah Muhammadiyah Mojokerto dr Dwi Rizki Wulandari, M.Pd. Buktinya, setelah menjadi dokter, dia juga mengambil magister pendidikan.

Wanita yang akrab disapa dr Kiki ini memiliki alasan tersendiri. Dirinya pernah menjadi pendidik di sekolah. Namun, seiring berjalannya waktu, ia kembali ke dunia pelayanan kesehatan. ’’Mungkin banyak yang beranggapan aneh. Tapi, bagi saya itu merupakan hal yang seru,’’ ujarnya.

Wanita kelahiran Situbondo ini mengungkapkan, ilmu kependidikan yang didapatkan membantu tugasnya sebagai direktur rumah sakit. Sebab, bermanfaat dalam menelurkan kebijakan rumah sakit dalam menangani pasien. Sehingga, pasien tak hanya dibekali obat saja. Namun, juga harus ditelusuri penyebabnya serta cara pencegahan penyakit itu.

’’Jadi semacam edukasi. Kalau merawat pasien, saya pasti suka ajak bicara yang lama. Jadi, saya tahu yang salah dan titik penyebabnya di mana agar bisa diminimalisir penularannya,’’ jelas perempuan 43 tahun ini.

Baca Juga :  Tiara Salymavarielia Putri, Lolos Jambore Nasional Pramuka 2022

Meski saat ini sudah menjabat sebagai direktur sejak 2016 silam, dr Kiki mengaku masih rindu berkutat menangani serta merawat pasien. Dia menuturkan, kesembuhan pasien seolah membawa kebahagiaan tersendiri. ’’Kadang, saya masih suka kangen saat merawat pasien. Tapi, saya menjalankan amanah sebagai direktur juga kan pasti bakal berdampak untuk jangka panjang. Lalu, kalau itu bisa dilakukan agar membawa kebaikan dalam jangka panjang, kenapa tidak,’’ ungkap dia.

Disinggung terkait harapannya terhadap RSI Hasanah ke depan, Kiki mengaku tengah fokus pembangunan serta pengembangan pelayanan. Wanita yang tinggal di Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang ini memaparkan, pengembangan itu mulai dari melakukan perombakan standar pelayanan rumah sakit yang akan diberikan pada warga.

Baca Juga :  Relokasi Kantor dan Kembangkan Lahan Parkir

’’Tahun depan, kami optimistis bisa memperluas wilayah rumah sakit. Kami juga optimis, meski dengan kondisi bangunan yang kecil, namun kualitas pelayanan tidak akan mengecewakan masyarakat. Kita mengacu pada perbaikan akreditasi yang menjadi dasar pengembangan layanan untuk ke depannya,’’ tandas dr Kiki.

Terbaru, RSI Hasanah berhasil menyandang peringkat kedua sebagai Rumah Sakit Terbaik di Kota Mojokerto. Penghargaan tersebut diberikan Wali Kota Ika Puspitasari dalam acara Festival Buruh Internasional tahun 2022 yang digelar oleh LKS Tripartit Kota Mojokerto. ”Alhamdulillah, kita berhasil meraih penghargaan tersebut berdasarkan penilaian dari kesejahteraan SDM serta keharmonisan antarmanajemen dan pekerja yang ada di RSI Hasanah,” pungkasnya. (oce/ron)

KEPAKARAN di bidang pendidikan dan kesehatan, seolah melekat pada diri Direktur RSI Hasanah Muhammadiyah Mojokerto dr Dwi Rizki Wulandari, M.Pd. Buktinya, setelah menjadi dokter, dia juga mengambil magister pendidikan.

Wanita yang akrab disapa dr Kiki ini memiliki alasan tersendiri. Dirinya pernah menjadi pendidik di sekolah. Namun, seiring berjalannya waktu, ia kembali ke dunia pelayanan kesehatan. ’’Mungkin banyak yang beranggapan aneh. Tapi, bagi saya itu merupakan hal yang seru,’’ ujarnya.

Wanita kelahiran Situbondo ini mengungkapkan, ilmu kependidikan yang didapatkan membantu tugasnya sebagai direktur rumah sakit. Sebab, bermanfaat dalam menelurkan kebijakan rumah sakit dalam menangani pasien. Sehingga, pasien tak hanya dibekali obat saja. Namun, juga harus ditelusuri penyebabnya serta cara pencegahan penyakit itu.

’’Jadi semacam edukasi. Kalau merawat pasien, saya pasti suka ajak bicara yang lama. Jadi, saya tahu yang salah dan titik penyebabnya di mana agar bisa diminimalisir penularannya,’’ jelas perempuan 43 tahun ini.

Baca Juga :  RSI Hasanah Gelar Gathering Pekerja Pers Mojokerto

Meski saat ini sudah menjabat sebagai direktur sejak 2016 silam, dr Kiki mengaku masih rindu berkutat menangani serta merawat pasien. Dia menuturkan, kesembuhan pasien seolah membawa kebahagiaan tersendiri. ’’Kadang, saya masih suka kangen saat merawat pasien. Tapi, saya menjalankan amanah sebagai direktur juga kan pasti bakal berdampak untuk jangka panjang. Lalu, kalau itu bisa dilakukan agar membawa kebaikan dalam jangka panjang, kenapa tidak,’’ ungkap dia.

Disinggung terkait harapannya terhadap RSI Hasanah ke depan, Kiki mengaku tengah fokus pembangunan serta pengembangan pelayanan. Wanita yang tinggal di Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang ini memaparkan, pengembangan itu mulai dari melakukan perombakan standar pelayanan rumah sakit yang akan diberikan pada warga.

Baca Juga :  Mariyam, S.Pd, Kejar Pencapaian Prestasi dan Cetak Siswa Religius
- Advertisement -

’’Tahun depan, kami optimistis bisa memperluas wilayah rumah sakit. Kami juga optimis, meski dengan kondisi bangunan yang kecil, namun kualitas pelayanan tidak akan mengecewakan masyarakat. Kita mengacu pada perbaikan akreditasi yang menjadi dasar pengembangan layanan untuk ke depannya,’’ tandas dr Kiki.

Terbaru, RSI Hasanah berhasil menyandang peringkat kedua sebagai Rumah Sakit Terbaik di Kota Mojokerto. Penghargaan tersebut diberikan Wali Kota Ika Puspitasari dalam acara Festival Buruh Internasional tahun 2022 yang digelar oleh LKS Tripartit Kota Mojokerto. ”Alhamdulillah, kita berhasil meraih penghargaan tersebut berdasarkan penilaian dari kesejahteraan SDM serta keharmonisan antarmanajemen dan pekerja yang ada di RSI Hasanah,” pungkasnya. (oce/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/