alexametrics
Selasa, 21 Sep 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Warga Rela Antre demi Mendapat Vaksin

15 September 2021, 10: 40: 59 WIB | editor : Imron Arlado

JAWA POS RADAR MOJOKERTO

ANTUSIAS: Warga mengantre demi mendapatkan vaksinasi Covid-19 di Dinkes Kabupaten Mojokerto, Selasa (14/9). (SOFAN KURNIAWAN/radarmojokerto.id)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ratusan warga mengantre memenuhi kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, kemarin pagi (14/9). Mereka menunggu giliran vaksinasi Covid-19 yang kuotanya terbatas dan baru dibuka Senin (13/9) lalu. Saking ramainya, mereka bahkan memilih duduk di tepi selokan. Kiki, warga asal Kecamatan Gedeg mengaku dirinya sudah antre sejak pukul 08.00.

Itu pun saat mengambil nomor antrean dia sudah mendapat nomor urut 219. Hingga pukul 09.30, dia tak kunjung mendapatkan vaksinasi akibat ramainya warga yang hendak divaksin. ”Nunggunya ya berdiri ya jongkok. Jadi yang tua-tua saja di duluin dapat tempat duduk. Kasian juga yang duduk di situ (selokan) kalau berdiri kakinya lumayan agak susah,” tutur wanita 28 tahun itu. Kiki mengaku bukti vaksinasi nanti digunakan untuk persyaratan bekerja.

Selama ini, ibu dua anak tersebut tidak tahu jika ada vaksinasi di puskesmas setempat sekitar tempat tinggalnya. Sehingga saat ada kabar dinkes menyediakan vaksin, dia bergegas mendapatkan vaksinasi massal tersebut. ”Tidak pernah dengar ada vaksin di tempat saya tinggal. Baru dapat informasi kalau di dinkes ada. Ya sudah, langsung ke sini,” terang wanita yang bekerja di Desa Kenanten, Kecamatan Puri tersebut.

Baca juga: Lima Kali Raih WTP, Menkeu Apresiasi Pemkot

Sementara itu, Sekretaris Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Ulum Rokhmat Rokhmawan tak menampik adanya keramaian yang terjadi pada vaksinasi massal di kantor dinkes. Sebab, memang sebelumnya vaksinasi itu sudah digelar sejak Senin (13/9), namun di hari pertama pesertanya hanya mencapai 50 orang. Padahal, kuota yang disediakan per harinya sebanyak 300 orang. ”Nah, untuk hari kedua ini (kemarin, Red) memang sudah kita prediksikan bakal ramai. Artinya kan warga akhirnya antusias untuk ikut vaksin,” ungkap dia.

Plt Direktur RSUD R.A Basoeni ini menambahkan, sasaran vaksinasi ini tak hanya bagi warga Kabupaten Mojokerto saja. Dinkes tetap melayani jika ada warga luar kota yang turut divaksinasi. Baik vaksinasi dosis tahap pertama maupun tahap kedua, menggunakan vaksin sinovac dan astra zeneca. ”Namun, tetap kita prioritaskan yang warga kabupaten dulu. Semua kita sediakan,” terangnya. Kendati demikian, Ulum menyatakan, vaksinasi di faskes baik 27 puskesmas serta 14 rumah sakit dan klinik tetap berjalan seperti biasa.

Total ada sekitar 1.500-an dosis yang tersedia di kantor dinkes untuk pelaksanaan vaksinasi sampai Jumat nanti. Tidak menutup kemungkinan, lanjut dia, karena memicu keramaian, pihaknya bakal menyediakan titik lain agar vaksinasi bisa berjalan dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes). ”Ini sudah masuk evaluasi kita, akan disiapkan satu titik lagi agar tidak terjadi keramaian lagi,” tandasnya. 

(mj/OCE/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya