alexametrics
Selasa, 21 Sep 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Disambut Tangis Haru Warga, Ning Ita Bantu Lansia Kursi Roda

11 September 2021, 11: 10: 59 WIB | editor : Imron Arlado

JAWA POS RADAR MOJOKERTO

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi suami, Supriyadi Karima Syaiful, blusukan ke Sidomulyo/III ke rumah Yatimah. (SOFAN KURNIAWAN/radarmojokerto.id)

Jumat Barokah. Terobosan yang dicetuskan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari itu menjadi potret dekatnya seorang pemimpin dengan warganya. Di hari itu, Ning Ita, panggil akrab wali kota pertama di Mojokerto itu, didamping suaminya, Supriyadi Karima Syaiful, blusukan ke kampung-kampung. Menyapa dan membantu warga. Termasuk menuntaskan persoalan yang muncul.

PAGI itu, Ning Ita dan suami, Supriyadi Karima Syaiful, masuk ke salah satu kampung di Kota Mojokerto. Tepatnya Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon. Di sana, orang pertama di Pemkot Mojokerto itu menyapa dan berbaur dengan warganya.

Di lingkungan Sidomulyo/III, Ning Ita bersama suami mendatangi rumah Yatimah. Melihat kedatangan pemimpin kota itu, Yatimah menangis haru. Lansia kurang mampu yang menderita kelumpuhan kaki itu pun diajak ngobrol tentang banyak hal. Kesehatan dan seputar kehidupan sehari-hari. Nampak begitu dekat dan akrab.

Baca juga: Pemerintah Dorong KUR Klaster Perkuat Daya Tahan UMKM

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi suami, Supriyadi Karima Syaiful, blusukan ke Sidomulyo/III ke rumah Yatimah.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi suami, Supriyadi Karima Syaiful, blusukan ke Sidomulyo/III ke rumah Yatimah. (SOFAN KURNIAWAN/radarmojokerto.id)

Di akhir pertemuan, Ning Ita memberikan bantuan kursi roda. Tak hanya itu, masih ada bantuan lain. Perawatan gratis di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

’’Lansia kurang mampu atau yang tidak memiliki keturunan ini harus kita jamin kebutuhan makannya, juga kesehatanya. Tadi ada yang langsung kita bawa, kita antar ke rumah sakit, sepasang lansia suami istri kebetulan beliau ini tidak memiliki putra. Dan kondisi dua-duanya pernah mengalami patah tulang bahkan yang satunya belum bisa berjalan,’’ ungkapnya, Jumat (10/9).

Selain menjamin kebutuhan makan dan kesehatan bagi lansia kurang mampu, Ning Ita juga menjamin pendidikan bagi anak Yatim di Kota Mojokerto melalui kerja sama antara Pemkot Mojokerto dengan Baznas. Salah satunya melalui program ’’Satu Rumah Satu Sarjana’’.

’’Kita ingin dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia, maka anak- anak dari keluarga yang kurang mampu, namun memiliki semangat yang tinggi untuk mengejar cita- citanya untuk berpendidikan tinggi ini kita cover dengan program pendidikan gratis sampai sarjana,’’ jelasnya.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Pemkot Mojokerto tersebut juga menyempatkan menemui beberapa siswa berprestasi. Salah satunya Erwin Firmansyah, siswa SMPN 2 Mojokerto peraih juara 1 kejuaraan tolak peluru tingkat kota.

Selain mengunjungi lansia kurang mampu dan siswa berprestasi, agenda Jumat Barokah di Kelurahan Mentikan juga diwarnai pemberian apresiasi bagi anak - anak yang patuh menggunakan masker saat di luar rumah. Bahkan, Ning Ita melakukan pengecekan terhadap pembersihan parit dan penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB). (nop/adv)

(mj/ram/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya