alexametrics
Selasa, 21 Sep 2021
radarmojokerto
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Pengganjal Ban Dilepas, Pajero Terjun ke Sungai

02 Agustus 2021, 08: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

JAWAPOS RADARMOJOKERTO

MENUNGGU EVAKUASI: Warga memantau mobil yang terjun di Sungai Sungai Gembolo, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Minggu pagi (1/7). (SOFAN KURNIAWAN/radarmojokerto.id)

PUNGGING, Jawa Pos Radar Mojokerto – Nasib sial dialami Mujiono, 58, Minggu (1/8) pagi. Mobil kesayangannya mendadak terjun ke Sungai Gembolo, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging. Pajero putih itu bergerak mundur setelah pengganjal ban dilepas.

Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Randy Asdar mengatakan, Mitsubishi Pajero bernopol S 1958 NH tersebut terparkir di halaman rumah pemiliknya. Sekitar pukul 07.30, Mujiono hendak memanasi mesin mobil berwarna putih itu. Sebelum menaiki kendaraan, ia mengambil balok paving yang mengganjal ban belakang.

Namun, belum sampai mesin dihidupkan, tiba-tiba mobil bergerak mundur. ”Mundur dengan sendirinya hingga masuk ke dalam sungai,” terang Randy. Setelah ganjal itu diambil, mobil terus bergerak mundur hingga terjun ke Sungai Gembolo yang berada di sisi selatan rumah Mujiono. ”Dengan kedalaman kurang lebih tujuh meter,” imbuhnya.

Baca juga: Bupati Genjot Target Vaksinasi Tembus 70 Persen

Rumah Mujiono tepat berada di sisi utara Sungai Gembolo. Mobil terparkir di halaman rumahnya menghadap utara. Pelataran itu memang tampak tak rata, sedikit miring sehingga ban belakang diganjal paving. Namun, saat penahan ban itu diambil, mobilnya malah mundur meluncur ke jurang sungai.

Posisi mobil yang terdampar di bibir sungai juga tampak tak mengalami kerusakan serius. Kejadian ini diduga akibat rem tangan kendor. Saat diparkir, hand rem tidak dalam posisi benar.  Proses evakuasi mobil dilakukan dengan bantuan mobil derek. ”Korban nihil, hanya kerugian material,” ungkapnya. 

(mj/ADI/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya