alexametrics
Selasa, 21 Sep 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Smooting, Tak Sekadar Lurus Natural

24 Juli 2021, 11: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

jawapos.radarmojokerto.com

Metode smooting jauh lebih diminati dibanding rebonding karena tak merusak rambut. MODEL: TATA NICA (Sofan Kurniawan/Radarmojokerto.jawapos.com)

Rambut lurus dan indah menjadi dambaan kaum hawa. Tak heran, berbagai jenis perawatan kerap dilakukan. Salah satunya dengan smoothing rambut untuk menjadikan rambut tak sekadar tampak lurus natural melainkan juga berkilau dan terasa lebih lembut. ’’Kalau dibilang tren sebenarnya, tren lama yang buat kaum hawa makin percaya diri. Rambut kan mahkota wanita, pasti mempercantik diri, tidak ada musimnya, terus merawat diri, salah satunya dengan smoothing ini,’’ ungkap Evilla Mitasari.

Wanita cantik asal Losari, Kecamatan Gedeg, ini mengaku, smoothing menjadi salah satu treatment untuk menjadikan rambut keriting tampak lurus alami dan lebih lembut. Dari tahun ke tahun, smoothing ini juga kian bagus dan memiliki banyak pilihan.

Seperti, smoothing dengan tambahan keratin. Dulu, smoothing hanya bisa bertahan 3-4 bulan. Namun, dengan smoothing keratin, rambut yang awalnya keriting bisa bertahan lurus lebih lama. ’’Semakin mulus, lurus, halus, semakin bagus, dan lebih tahan lama dari pada smoothing zaman dulu. Tapi harganya lebih mahal,’’ tandas wanita yang berprofesi sebagai musisi ini.

Baca juga: Merajut Sinergitas di Masa Pandemi

Selain smoothing, cat rambut dengan modifikasi berbagai warna juga lagi digandrungi kaum hawa. Utamanya dengan teknik peek a boo. Yakni, teknik mewarnai rambut dengan warna yang berbeda antara bagian luar dengan dalam rambut. ’’Itu yang lagi tren juga, dari berbagai salon itu banyak diburu. Di Mojokerto pun banyak, luarnya item dalamnya merah, pokoknya ada dua warna, luar dan dalam berbeda,’’ paparnya.

(mj/ori/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya