alexametrics
Minggu, 25 Jul 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Omzet Pedagang Kambing Anjlok

22 Juli 2021, 13: 05: 59 WIB | editor : Imron Arlado

JAWAPOS RADARMOJOKERTO

TAK MENENTU: Harto saat memberi makan kambing kurban yang dijajakan di Jalan RA Basuni, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko. (MARTDA VADETYA/radarmojokerto.id)

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Idul Adha kali ini tak membuat para pedagang kambing kurban tersenyum. Pasalnya, dengan pemberlakukan PPKM Darurat, penjualan mereka pun mendadak sepi. Bahkan, omzet mereka turun hingga 60 persen.

Seperti yang dialami Harto, 43. Pedagang kambing kurban di pinggir Jalan RA Basuni Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko ini. Ia mengaku, mengalami penurunan penjualan yang sangat drastis. Bahkan, penjualannya anjlok hingga 60 persen dibanding tahun lalu.

Kini dia hanya mampu menjual sekitar 40 ekor kambing kurban saja. Padahal, tahun 2020 lalu, ia mampu menjual hingga 100 ekor kambing. ”Sekarang menurun. Jadi jumlah kambingnya kita kurangi  biar nggak terlalu rugi,” ujar pedagang kambing yang sudah rutin berjualan sejak 18 tahun silam ini.

Baca juga: Hindari Lockdown, IGD Berlakukan Sistem Buka Tutup

Kondisi yang dialaminya tersebut dipengaruhi sejumlah kebijakan yang kian memperketat kegiatan Idul Adha. Menurutnya, pembeli kambing kurban merangkak meningkat ketika mendekati hari H Idul Adha 20 Juli. ”Memang waktu malam takbiran itu ramai pembeli,” sebutnya. Itu karena sebagian pembeli merasa terbebani dengan perawatan kambing bila membeli hewan pemamah biak tersebut jauh-jauh hari.

Harto menambahkan, harga kambing kurban yang dijualnya bervariatif. Per ekor, ia memasang tarif Rp 3,5 juta hingga Rp 6,5 juta. Harga tersebut dipengaruhi dari bobot, jenis, hingga ukuran kambing. ”Kalau luar kota dari Surabaya, Sidoarjo, sama Jombang. Mereka nyarinya kesini,” ujar pria asal Dusun Kedungpring, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko ini.

Rata-rata kambing yang dijualnya adalah jenis kambing jawa. Sebab, selain harganya yang relatif terjangkau, kambing jenis ini masih banyak diminati pembeli ketimbang jenis yang lain. Dia mengambil sejumlah kambing dagangannya ini dari peternak di wilayah Wonosalam, Jombang. (vad/)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya