alexametrics
Minggu, 25 Jul 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Bansos Terdampak PPKM, Bulog Siapkan 2 Ribu Ton Beras

20 Juli 2021, 13: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

JAWAPOS RADARMOJOKERTO

CEK KUALITAS: Petugas memeriksa beras di Gudang Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya Selatan di Jalan By Pass, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Senin (19/7). (RIZAL AMRULLOH/radarmojokerto.id)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya Selatan menyiapkan beras 2 ribu ton lebih untuk tambahan bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah Mojokerto Raya dan Jombang akan dijatah 10 kilogram (kg).

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya Selatan Lela Nurita mengatakan, tambahan bantuan beras diberikan bagi penerima dua program bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Yakni Program Keluarga Harapan dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di masa PPKM darurat. ’’Masing-masing KPM menerima 10 kg. Baik penerima manfaat PKH maupun BST,’’ teranganya.

Lela menyatakan, berdasarkan data yang diterimanya dari Kemensos, sedikitnya terdapat 94.322 KPM PKH dan 63.078 KPM BST yang tersebar di tiga daerah di bawah Bulog Kantor Cabang Surabaya Selatan. Sehingga jumlah sasaran mencapai 213.699 KPM yang meliputi Kabupaten dan Kota Mojokerto serta Kabupaten Jombang. ’’Jadi, yang kami siapkan kurang lebih sekitar 2.130 ton beras,’’ bebernya.

Baca juga: Pemkab Bentuk Tim Pemulasaraan Jenazah Desa-Kecamatan

Namun, ungkap Lela, data sasaran penerima tambahan bansos beras itu tidak menutup kemungkinan mengalami perubahan. Sebab, pihaknya masih perlu melakukan validasi dengan dinas sosial (dinsos) di masing-masing daerah. ’’Karena yang kami pegang datanya Kemensos. Sehingga kami perlu duduk bersama untuk mencocokkan prihal data penerima,’’ ulasnya.

Meski demikian, stok beras sudah disiapkan di gudang Bulog Kantor Cabang Surabaya Selatan. Lela memaparkan, setidaknya sudah ada 535 yang dilakukan repacking dengan kemasan 10 kg. Sedangkan sisanya masih menunggu dropping kantong beras yang sedang dipesan dari pabrik.

Terkait jadwal pendistribusian, Lela menyebut pihaknya masih menunggu petunjuk dari Perum Bulog pusat. Pasalnya, kata dia, proses lelang transporter untuk pendistribusian beras diperkirakan baru rampung Rabu (21/7) besok. ’’Setelah ditunjuk transporter-nya, nanti dari depan pintu gudang akan ada pihak ketiga yang mengangkut sampai ke KPM,’’ papar Lela.

Berdasarkan data KPM yang diterima Bulog Kantor Surabaya Selatan, jumlah penyaluran beras terbanyak akan didistribusikan ke Kabupaten Jombang sejumlah 1.167 ton. Kemudian disusul Kabupaten Mojokerto dengan 819 ton dan Kota Mojokerto sekitar 150 ton.

Bantuan tersebut menambah PKH dan BST yang disalurkan kepada warga terdampak Covid-19. Namun, tambahan bantuan beras hanya dibagikan pada masa PPKM darurat 3-20 Juli ini.

(mj/ram/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya