alexametrics
Minggu, 25 Jul 2021
radarmojokerto
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Sempat Kerokan, Tukang Service Kulkas Tewas

14 Juli 2021, 08: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

BERJIBAKU: Petugas gabungan mengevakuasi korban yang tercebur sumur Dusun Jatisari, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Selasa (13/7) pagi.

BERJIBAKU: Petugas gabungan mengevakuasi korban yang tercebur sumur Dusun Jatisari, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Selasa (13/7) pagi. (MARTDA VADETYA/radarmojokerto.id)

KUTOREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto - Warga Dusun Jatisari, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto dihebohkan dengan ditemukannya jasad Slamet Ridawan, 41, di dalam sumur, Selasa pagi (13/7). Tim gabungan berhasil mengevakuasi jasad korban dari sumur yang tak jauh dari rumahnya itu usai berjibaku sekitar enam jam lamanya.

Kakak ipar korban, Siti Timah mengatakan, kali pertama kejadian itu diketahui istri korban, Umi Laili Sofiyana, pukul 02.00 kemarin. Korban yang sempat minta kerokan sang istri itu keluar rumah dini hari. Hingga Umi mendengar suara berisik dari luar rumahnya. Lantas Umi mencari tahu asal suara tersebut lalu mendapati tutup sumur yang berada di samping rumahnya itu rusak.

”Katanya korban ini keluar rumah sekitar pukul 02.00. Sebelumnya sempat minta kerokan ke istrinya, karena mengeluh meriang. Terus istrinya ketiduran, tiba-tiba dengar suara keras itu kebangun dan dicari itu,” jelasnya. Ketua RT 3 RW 6 Dusun Jatisari, Suherman menambahkan, pihaknya mengetahui insiden nahas tersebut usai mendapat laporan dari istri korban. ”Istri korban manggil saya, kalau suaminya itu hilang, yang sepertinya jatuh ke sumur. Setelah saya lihat ternyata tutup sumurnya sudah rusak dan ada gelembung udara di dalam airnya,” terangnya.

Baca juga: Vaksinasi Gotong Royong untuk Penuhi Permintaan Masyarakat

Korban usai berhasil dievakuasi dari dalam sumur.

Korban usai berhasil dievakuasi dari dalam sumur. (MARTDA VADETYA/radarmojokerto.id)

Dia lantas melaporkan insiden tersebut kepada Petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto. Sejak pukul 04.00 petugas bersama Polsek/Koramil Kutorejo dan potensi relawan mulai melakukan evakuasi.  Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas sempat kesulitan lantaran kondisi sumur. Terdapat sebuah curuk di dasar sumur dengan kedalaman sekitar 15 meter tersebut. Sehingga, petugas harus naik turun guna memastikan keberadaan korban.

Sejumlah peralatan rescue dan alat bantu pernapasan pun digunakan. Hal tersebut guna mengantisipasi ketika sumur mengeluarkan gas beracun. Bahkan, warga sekitar sempat menguras sumur dengan mengunakan empat diesel guna mengurangi sedimen air. Hingga akhirnya isak tangis keluarga pecah saat jasad pria yang bekerja sebagai tukang service kulkas itu berhasil dievakuasi petugas sekitar pukul 10.30 kemarin.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto Lutfi Hariono mengatakan, dua unit PMK BPBD Kabupaten Mojokerto dilibatkan dalam proses evakuasi. Diduga, korban sengaja menceburkan diri ke dalam sumur. ”Diduga korban melompat ke dalam sumur. Sebab, menurut saksi (istri korban), dia melihat keluar rumah dan mencari suaminya tapi tidak ada. Namun, sumur dalam kondisi rusak seperti habis dijatuhi benda berat,” tukasnya. (vad)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya