alexametrics
Minggu, 25 Jul 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto
BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto

Masa Tua Ceria Berbekal Jaminan Kesehatan

12 Juni 2021, 21: 40: 42 WIB | editor : Imron Arlado

radarmojokerto.jawapos.com

Darmi, 69 merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) masih tetap semangat untuk olahraga walaupun kondisi sekarang terkena penyakit lambung dan hipertensi. (H. Achmad Basuni/jawapos.radarmojokerto.com)

Usia boleh tua tapi hidup harus tetap semangat dan ceria. Diusianya 69 tahun ini, Darmi yang merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) masih tetap semangat untuk olahraga walaupun kondisi sekarang terkena penyakit lambung dan hipertensi.  Ia telah memanfaatkan dan merasakan kartu jkn-kis nya ketika harus mendapatkan pelayanan kesehatan di salah satu rumah sakit.

“Awalnya saya sudah tidak enak badan , sadar kalau asam lambung kambuh dan kondisi saya semakin lemah, tidak berhenti muntah sampai badan lemas. Takut terjadi apa-apa, saya langsung dibawa kerumah sakit oleh keluarga, Sesampai di rumah sakit langsung di tangani dengan cepat oleh dokter dan tim medis. dengan cepat dengan melihat. Dari hasil visum asam lambung saya naik dan harus menjalani rawat inap,” cerita Darmi

Pengalamannya mendapatkan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) membuat Darmi merasa puas, mulai dari administrasi sampai dengan rawat inap sangat baik. Respon tenaga medis pun dengan cekatan melayani pada  peserta. Kamarnya bersih sekali dan nyaman. Tidak membedakan pasien dan juga tidak ada biaya yang ditagihkan selama perawatan dan pulang. Benar-benar nyata program JKN-KIS.

Baca juga: Golkar-United Russia Party MoU Sepakati Dorong Penguatan Investasi

“Sesampai di IGD rumah sakit, kondisi saya semakin parah. Dari hasil pemeriksaan  didapatkan asam lambung yang naik dan memerlukan perawatan. Saya sangat bangga dilayani dengan baik  oleh perawat dan dokter. Alhamdulillah selama 5 hari di rawat inap asam lambung sudah mulai normal. Sekarang sudah lumayan, nafsu makan juga sudah kembali,” ceritanya.

Selain itu ia merasa terbantu dengan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Kebetulan juga Darmi memiliki riwayat hipertensi atau yang biasa disebut darah tinggi. Ia cukup puas dengan program ini karena selain edukasi mengenai gaya hidup sehat, Darmi juga bisa mendapatkan pemeriksaan rutin dan senam dan bisa berkumpul dengan keluarga prolanis. Namun kini, di tengah-tengah kondisi pandemi ini, ia memutuskan untuk olah raga di rumah saja.

“Saya dan keluarga berterima kasih kepada rumah sakit dan BPJS Kesehatan. Kerja sama yang bagus ini, akan banyak membantu orang khususnya mengenai jaminan kesehatan. Dulu orang takut soal biaya, tapi sekarang sudah ada solusinya. Saya harap masyarakat tahu akan pentingnya menjadi peserta BPJS Kesehatan terlebih demi kebaikan dan jangan lupa untuk tepat waktu membayar iurannya,” tutupnya. (ar/gy)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya