alexametrics
Rabu, 16 Jun 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto
Disparpora Kabupaten Mojokerto

Sektor Wisata Dijadikan Pendongkrak Pemulihan Ekonomi Nasional

10 Juni 2021, 10: 30: 59 WIB | editor : Imron Arlado

radarmojokerto.jawapos.com

PEMULIHAN EKONOMI: Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Kepala Disparpora Amat Susilo mengajak pelaku usaha bidang usaha pariwisata se-Kabupaten bergeliat memulihkan ekonomi, di Hotel Grand Whiz Trawas, Selasa (8/6) siang. (Khudori Aliandu/radarmojokerto.jawapos.com)

MESKI digitalisasi sangat diperlukan di masa pandemi Covid-19, salah satu hal yang tidak bisa digantikan adalah peningkatan pariwisata. Namun untuk mewujudkan hal tersebut, harus ada komitmen bersama agar protokol kesehatan terus terjaga dengan baik dan konsisten.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Kepala Disparpora Amat Susilo, menekankan hal ini ke peserta pembinaan dan pemberdayaan ekonomi kreatif di bidang usaha pariwisata, di Hotel Grand Whiz Trawas, Selasa (8/6). ’’Tidak semua aktifvitas bisa dilakukan dengan digitalisasi pada pandemi ini. Salah satunya adalah sektor pariwisata sekaligus ekonomi yang menyertai,’’ ungkap Ikfina.

Artinya apa?, lanjut Bupati perempuan pertama Kabupaten Mojokerto ini, di sinilah para pelaku usaha sektor wisata harus komitmen dengan disiplin prokes. Yakni, bagaimana bisa menjaga prokes, namun tetap bisa beraktivitas normal untuk segera bangkit dari dampak Covid-19. ’’Pemkab Mojokerto ingin agar sektor wisata jadi pendongkrak pemulihan ekonomi nasional. Namun saya juga harus mengatakan, bahwa tempat wisata akan garing, jika tidak didukung keunikan lain,’’ tandasnya.

Baca juga: Lulusannya Dinanti Kalangan Industri, Dalam dan Luar Negeri

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat mengamati produk batik di hotel Grand Whiz Trawas, Rabu (9/6).

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat mengamati produk batik di hotel Grand Whiz Trawas, Rabu (9/6). (Khudori Aliandu/radarmojokerto.jawapos.com)

Ia mencontohkan, kuliner atau barang kerajinan dan sejenisnya harus menyertai objek wisata. ’’Nah, ini peluang kita untuk mendongkrak nilai jual wisata dengan prospek lebih luas,’’ tegasnya.

Ikfina juga menyebut instruksi Presiden Joko Widodo akhir Juni, pertumbuhan ekonomi nasional harus bisa mencapai 7 persen. ’’Jadi, kita harus responsif terhadap keadaan saat ini. Kendalikan gas dan rem,’’ pesan Bupati.

Sementara itu, Kepala Disparpora Amat Susilo menegaskan, pembinaan ekonomi kretaif ini berlangsung selama tiga hari. Yakni 8-10 Juni 2021. Dengan peserta sebanyak 35 orang yang memiliki usaha batik dan bordir se-Kabupaten Mojokerto.

Selama menjalani pembinaan, mereka bakal digembleng dengan ilmu baru dari narasumber berkompeten di bidangnya. ’’Yang utama, mereka kita ajak dalam upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19,’’ ungkapnya. 

(mj/ori/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya