alexametrics
Rabu, 16 Jun 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Berebut Kursi Sekda, Empat Pejabat Bersaing Ketat

08 Juni 2021, 12: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

radarmojokerto.jawapos.com

Panitia Seleksi (Pansel) JPTP Sekdakot Mojokerto menetapkan empat pejabat di lingkungan Pemkot Mojokerto berhak maju ke tahapan berikutnya.

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Mojokerto telah memasuki babak baru. Persaingan menuju kursi sekdakot dipastikan berjalan ketat. Sebab, seluruh pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Senin (7/6), Panitia Seleksi (Pansel) JPTP Sekdakot Mojokerto menetapkan empat pejabat di lingkungan Pemkot Mojokerto berhak maju ke tahapan berikutnya. Berdasarakan surat pengumuman Nomor 004/PANSEL_JPTPSEKDA/2021, pejabat yang berhasil melenggang yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gaguk Tri Prasetyo; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Agung Moeljono Soebagijo; Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Anang Fahruroji; serta Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Novi Rahardjo.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembambangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto Muhammad Imron menyatakan, dengan lolosnya empat pejabat tersebut, maka tidak ada pelamar yang dinyatakan gugur di tahap seleksi awal lelang jabatan sekdakot. ’’Jadi, dari empat orang pendaftar itu semuanya lolos administrasi,’’ terangnya.

Baca juga: Utamakan Kepuasan dan Kenyamanan Peserta

Dengan lolosnya empat pejabat tersebut, maka mereka sudah menggenggam tiket mengikuti tahapan selter berikutnya. Pagi ini, para calon sekdakot dijadwalkan melaksanakan assesment center yang digelar di Ruang Nusantara Pemkot Mojokerto.

Imron mengatakan, tahapan seleksi lanjutan itu digelar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur (Jatim). ’’Ada tes psikologinya, ada studi kasusnya. Pada intinya uji kompetensi manajerial dan kompetensi sosio kultural,’’ ulasnya.

Selain itu, keempat kandidat sekdakot juga harus bersaing dalam seleksi kompetensi teknis. Masing-masing akan menjalani tes pembuatan dan presentasi makalah serta wawancara di hadapan lima orang pansel di Hotel Premier Place Jalan Raya Juanda, Sidoarjo, Kamis (10/6) nanti.

Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto ini menyebutkan, dari rangkaian seleksi tersebut bakal menjadi acuan bagi pansel untuk mengerucutkan calon sekdakot menjadi tiga nama terbaik. ’’Karena dari rangkaian seleksi nantinya akan dapat menggambarkan atau bisa diketahui kompetensi dan keahlian dari masing-masing peserta yang digunakan untuk menentukan hasil akhir,’’ tandasnya.

Disinggung terkait peluang, Imron menyatakan, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki jabatan Sekdakot Mojokerto. Sebab, keempat pejabat mampu memenuhi syarat dan ketentuan administrasi saat proses pendaftaran.

Sedikitnya, terdapat 14 poin persyaratan untuk bisa melamar kursi yang sebelumnya diduki Harlistyati yang purnatugas per 1 Juni lalu. Di antaranya, harus memiliki kompetensi manajerial, kompetensi teknis dan kompetensi sosial. Selain itu, memiliki rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas yang baik. Termasuk sehat jasmani dan rohani serta telah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan Surat Pemberitahunan Tahunan (SPT) Tahun 2020. ’’Poin persyaratan sudah dipenuhi semua oleh calon. Jadi semuanya berpeluang,’’ imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto dari laporan LHKPN periodik 2020 di laman resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), calon sekda dengan harta kekayaan tertinggi dimiliki Novi Rahardjo. Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto itu tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp 4,8 miliar.

Berikutnya disusul Agung Moeljono Soebagijo dengan harta kekayaan yang dimiliki sebesar Rp 1,4 miliar. Sedangkan Gaguk Tri Prasetyo dan Anang Fahruroji masing-masing memiliki harta kekayaan sebesar Rp 695 juta dan Rp 611 juta.

(mj/ram/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya